Dukung Visi Besar Presiden Prabowo, Kementerian PU Bangun Sekolah Indonesia di Riyadh dan Jeddah Arab Saudi Untuk Anak-anak WNI

Friday, 24 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – Riyadh, Arab Saudi – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memulai pembangunan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Riyadh dan Jeddah yang diperuntukkan bagi anak-anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal atau bekerja di Arab Saudi. Pembangunan sekolah ini menandai komitmen pemerintah untuk menghadirkan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh warga negara, dimanapun berada.

Pembangunan SILN Riyadh dan Jeddah merupakan wujud nyata visi besar Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan sebagai pilar utama kemandirian bangsa. Presiden, kata Menteri Dody, selalu menekankan bahwa kemajuan sejati tidak diukur dari kekayaan alam, tetapi dari kekuatan moral dan kualitas manusia.

Acara peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, di Kota Riyadh, Selasa (21/10/2025), dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri, dan masyarakat Indonesia di Riyadh.

“Hari ini bukan sekadar acara peletakan batu pertama. Hari ini adalah penanda semangat bangsa Indonesia untuk terus menanam ilmu, harapan, dan masa depan di mana pun warganya berada,” kata Menteri PU Dody Hanggodo dalam sambutannya.

“Visi ini kini diwujudkan dalam Asta Cita 2024–2029, yang menuntun Indonesia menjadi bangsa mandiri, berdaulat, dan berkeadilan. Sejalan dengan itu, melalui arah kebijakan PU608, Kementerian Pekerjaan Umum mendorong pembangunan infrastruktur rakyat yang bukan hanya tangguh secara teknis, tetapi juga menghadirkan keadilan sosial dan kemanfaatan lintas generasi,” tutur Menteri Dody.

Sekolah Indonesia Luar Negeri Riyadh berada di Jalan Ar Radadi, Al Maather, Arab Saudi. Konstruksi sekolah dibangun di atas lahan seluas 7.507 m2 dengan bagunan 3 lantai untuk menampung sekitar 570 siswa. Bangunan sekolah dilengkapi dengan 17 ruang kelas, 15 laboratorium dan ruang praktik, serta fasilitas publik seperti masjid, perpustakaan, lapangan mini soccer, roof garden, Auditorium/hall bersama, dan area makan dilengkapi kantin.

See also  Menelisik Penggunaan Anggaran Covid 19 untuk Cegah Korupsi

Sekolah ini mengusung konsep “School as Learning Community”, yaitu sekolah yang ramah anak, inklusif, dan terhubung dengan lingkungan sekitar. Setiap ruang di dalamnya dirancang sebagai tempat belajar yang inspiratif, di mana anak-anak Indonesia di Riyadh dapat tumbuh dengan bahagia dan bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

Sedangkan Sekolah Indonesia Luar Negeri Jeddah berdiri di atas lahan seluas 3.600 m2 yang berada di Al Andalus District atau sekitar 2 kilometer dari garis pantai, dan 12 kilometer dari King Abdulaziz International Airport. Bangunan sekolah ini rencananya menggantikan bangunan eksisting atau bangunan sekolah lama untuk jenjang SMA, setinggi 2 lantai yang telah berusia sekitar 20 tahun.

Sekolah tersebut berada di kawasan strategis Kota Jeddah yang dikelilingi berbagai fasilitas pendidikan dan publik. Sekolah ini berada di antara Al Bayan Model School, Al Bayan National Schools, dan Riyadh Primary School, serta berdekatan dengan masjid dan pusat layanan kesehatan (medical center) serta mudah diakses melalui tiga jalan utama, yakni Jalan Al Salehi, Jalan Al Bouraidi, dan Jalan Ibrahim Al Jaffali.

“Pembangunan SILN Riyadh dan Jeddah ini bukan sekadar proyek fisik. Ia adalah simbol kehadiran bangsa Indonesia di luar negeri, simbol kasih sayang negara kepada warganya, dan simbol persahabatan abadi antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody juga menekankan bahwa hubungan Indonesia dan Arab Saudi tidak hanya sebatas diplomatik antar pemerintah, tetapi hubungan batin antara dua bangsa yang diikat oleh iman, kehormatan, dan rasa saling menghargai.

“Melalui pendidikan, kita membangun kepercayaan dan peradaban. Melalui SILN Riyadh dan Jeddah, kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia hadir di dunia bukan sekadar untuk berdagang atau bekerja, tetapi untuk belajar, berbagi, dan membangun masa depan bersama,” ujar Menteri Dody.

See also  Tinjau Rusun Dosen Politeknik PU, Wamen Diana Pesan Diperbanyak Penghijauan

Atas nama Pemerintah Indonesia, Menteri Dody menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi atas dukungan dan persahabatan yang tulus dalam pembangunan sekolah ini. Menteri Dody juga berpesan agar pelaksanaan konstruksi sekolah dapat berjalan tepat waktu dengan mutu terbaik, sebagai bukti tata kelola yang baik dan kemajuan kedua bangsa.

“Hari ini kita tidak hanya meletakkan batu, tetapi menegakkan cita dan doa bangsa. Kita menanam nilai, semangat, dan keyakinan bahwa masa depan Indonesia akan selalu berakar pada ilmu pengetahuan dan akhlak mulia. Semoga dari sekolah ini lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak baik,” kata Menteri Dody.

“Dari tanah Riyadh yang penuh berkah ini, marilah kita teguhkan niat bahwa setiap langkah pembangunan adalah bentuk ibadah, dan setiap ruang yang kita bangun akan menjadi taman ilmu dan persahabatan,” tutup Menteri Dody. (*)

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB