Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Tenggang dan Sringin, Jawa Tengah

Saturday, 25 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah mengerahkan berbagai jenis pompa air berkapasitas besar untuk mempercepat penurunan genangan banjir yang melanda wilayah Tenggang dan Sringin, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat siang (24/10/2025). Total sebanyak 30 unit pompa dikerahkan ke lokasi terdampak, terdiri atas 5 unit fixed pump, 3 unit floating pump, dan 22 unit mobile pump dengan total kapasitas mencapai 23.820 liter per detik (lps).

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen Kementerian PU dalam memberikan dukungan penuh terhadap penanganan bencana di seluruh wilayah Indonesia. “Kami terus memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak. Kementerian PU akan memberikan dukungan penuh dalam menangani dampak banjir, baik melalui pengerahan peralatan maupun tenaga teknis di lapangan,” kata Menteri Dody.

Adapun pompa-pompa tersebut difokuskan di beberapa rumah pompa utama, yakni Rumah Pompa Tenggang dengan kapasitas total 9.750 lps, Rumah Pompa Sringin berkapasitas 6.000 lps, Rumah Pompa Waru berkapasitas 3.500 lps, serta Rumah Pompa Terboyo (belakang RSI Sultan Agung) dengan kapasitas 4.570 lps. Seluruh unit bekerja secara simultan untuk mempercepat aliran air menuju saluran pembuangan utama.

Selain pengoperasian pompa, Kementerian PU juga melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi tanggul dan pintu air di sekitar wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sistem pengendalian banjir berfungsi optimal serta mengantisipasi potensi kenaikan debit air akibat curah hujan tinggi.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Dwi Purwantoro menjelaskan, seluruh tim teknis di lapangan terus bekerja untuk memastikan operasi pompa berjalan lancar. “Kementerian PU terus memantau kondisi debit air dan cuaca untuk memastikan peralatan berfungsi optimal serta mengantisipasi potensi genangan susulan,” ujar Dirjen Dwi Purwantoro.

See also  Madrid Tawarkan Rp 1,9 Triliun Plus Bintang Favorit untuk Pemain Bidikan Manchester United

Dengan langkah cepat tersebut, genangan air di sebagian besar wilayah Tenggang dan Sringin mulai berangsur surut. Kementerian PU memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait akan terus dilakukan hingga kondisi kembali normal sepenuhnya. (*)

Berita Terkait

Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua
Cegah Mangkrak, Menteri Dody Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan
Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar
Indonesia Perkuat Strategi Pembiayaan Tahun 2026
Kementerian PU Perkuat Layanan Air Minum SPAM Semongkat untuk 29 Desa di Sumbawa
Lewat Patriot Move 2026, Menko AHY dan Menteri Iftitah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi
Bangun RSUD Berkualitas di Maluku, Hutama Karya Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Kepulauan
Menkop UMKM Larang Marketplace Naikkan Biaya Admin Seller
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 23 May 2026 - 05:32 WIB

Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua

Saturday, 23 May 2026 - 05:19 WIB

Cegah Mangkrak, Menteri Dody Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan

Friday, 22 May 2026 - 00:19 WIB

Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar

Thursday, 21 May 2026 - 15:15 WIB

Indonesia Perkuat Strategi Pembiayaan Tahun 2026

Wednesday, 20 May 2026 - 10:40 WIB

Kementerian PU Perkuat Layanan Air Minum SPAM Semongkat untuk 29 Desa di Sumbawa

Berita Terbaru

News

Viva Yoga: 61 Bupati Usulkan Kawasan Baru Transmigrasi

Sunday, 24 May 2026 - 11:07 WIB

News

DPD RI Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan

Sunday, 24 May 2026 - 10:52 WIB

foto ist

Ekonomi - Bisnis

BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis

Saturday, 23 May 2026 - 22:26 WIB