Pramono: JSDP Solusi Limbah Jakarta

Thursday, 30 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukan kunjungan kerja ke lokasi proyek Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zona 1 Pluit di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (30/10).

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung perkembangan proyek strategis yang bertujuan menyediakan jaringan pipa air limbah terpusat dan terintegrasi di Ibu Kota.

Proyek ini dimulai sejak 2023. Untuk Zona 1 ditargetkan selesai pada 2027 dan akan melayani sekitar 220 ribu rumah tangga atau sekitar satu juta penduduk. Sedangkan pembangunan di Zona 0 yakni di Setiabudi sudah rampung dikerjakan.

“Sebenarnya proyek ini proyek yang sangat-sangat strategis. Sebagai kota global, kota inklusif, kota untuk ke depan, maka penanganan air limbah itu harus diatur dengan baik,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, proyek ini diperlukan bagi warga Jakarta untuk mengelola permasalahan limbah secara baik. Nantinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan pemerintah pusat akan mengatur layanan air bersih dan limbah secara bersamaan.

Ia meyakini pengaturan layanan air bersih dan limbah secara bersamaan akan memudahkan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat.

“Ke depan, saya akan mengatur nanti bersama-sama dengan pemerintah pusat untuk pengaturan air bersih dan limbah ini diatur secara bersamaan, menjadi di-bundling,” kata dia.

Pramono menyadari, pengerjaan proyek ini akan berdampak terhadap kemacetan lalu lintas. Namun ia menjelaskan bahwa pekerjaan proyek JSDP ini sebagian besar dilakukan di bawah tanah, bahkan hingga kedalaman 20 hingga 30 meter.

“Proyek ini berkaitan dengan kemacetan adalah hal yang tidak bisa dihindarkan. Tetapi karena pentingnya proyek ini harus dilakukan dan harus disiapkan di Jakarta sebagai kota masa depan, maka tetap harus dilakukan,” jelas dia.

See also  Pertamina–JOGMEC Perkuat Komitmen Transisi dan Keamanan Energi

Karena itu, ia mendorong agar komunikasi dengan masyarakat terkait proses pengerjaan proyek harus dilakukan secara transparan dan terbuka. Selain itu, Pemprov DKI juga akan tetap melakukan rekayasa lalu lintas agar berjalan lancar.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Dewi Chomistriana menambahkan, proyek JSDP sangat penting untuk kesehatan masyarakat karena bertujuan memisahkan air limbah dengan saluran air bersih, sekaligus mengurangi masalah pencemaran tanah.

“Ini sangat penting untuk Jakarta, untuk warga Jakarta. Dan proyek zona satu ini baru melayani 7,8 persen dari total penduduk DKI Jakarta,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, area pelayanan JSDP zona 1 mencakup sebagian wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang seluas 4.901 hektare. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) JSDP zona 1 terletak di area sebelah Barat Laut Waduk Pluit.

Berita Terkait

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi
Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor
Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman
Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu
Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas
BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:20 WIB

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP

Tuesday, 22 September 2026 - 22:17 WIB

Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Monday, 21 September 2026 - 14:35 WIB

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Monday, 21 September 2026 - 14:05 WIB

Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor

Sunday, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Berita Terbaru