Mendes Yandri Optimis Semua Desa Teraliri Listrik di Pemerintahan Prabowo

Wednesday, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto hadiri Rapat Evaluasi APBN 2025 hingga Bulan November dengan Komisi V DPR, Rabu (12/11/2025).

Mendes Yandri melaporkan jika hingga saat ini, penyerapan anggaran hingga 10 November 2025 baru 63,05 persen. Salah satu penyebabnya ada sekitar Rp288 Miliar anggaran masih terblokir.

Mendes Yandri melaporkan jika hingga kini masih banyak desa di Indonesia yang belum teraliri listrik.

“Ini jadi perhatian serius Pemerintah dan sudah dibahas dalam Sidang Kabinet,” kata Mendes Yandri dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi V Lazarus ini.

Ia menyatakan optimistis, seluruh desa di Indonesia akan memiliki akses listrik dalam periode Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Selain listrik, Mendes Yandri juga telah menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk penyediaan internet bagi desa-desa.

“Untuk sementara, diprioritaskan untuk desa-desa ekspor. Dan jika anggota Komisi V punya desa binaan, bisa dikolaborasikan,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Mendes Yandri menekankan bahwa pembangunan desa tidak bisa dilakukan secara sektoral. Ia mendorong sinergi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk memastikan infrastruktur dasar, termasuk listrik, air bersih, dan pendidikan, dapat dinikmati seluruh masyarakat desa.

Kemendes juga melaporkan jika miliki program satu lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di setiap desa.

Mendes Yandri menjelaskan, program tersebut akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).

“Itu karena pendidikan di tingkat desa itu masih rendah tentang PAUD, nah ini mungkin pengumuman juga pak ketua dan para anggota, jadi program kami itu ada 1 desa 1 PAUD,” kata Mendes Yandri.

Namun, Mendes Yandri mengakui terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaannya, terutama terkait lahan pembangunan.

See also  Museum Bing Slamet Diresmikan, Warisan Maestro untuk Generasi Baru

“Nah ini tapi persoalan tanah Pak. Tanahnya minimal 1.000 meter dan sebagainya,” kata Mantan Anggota DPR RI ini.

Turut hadir dampingi Mendes Yandri, Sekjen Taufik Madjid, Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemendes PDT.

 

Berita Terkait

Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100, Dinobatkan sebagai BUMN dengan Layanan Terbaik
Kementerian PU Salurkan 20.000 Liter Bantuan Air untuk Penanganan Karhutla dan Krisis Air Bersih di Kota Tarakan
Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi
Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas
Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya
53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang
Tag :

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 09:21 WIB

Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100, Dinobatkan sebagai BUMN dengan Layanan Terbaik

Friday, 16 October 2026 - 06:37 WIB

Kementerian PU Salurkan 20.000 Liter Bantuan Air untuk Penanganan Karhutla dan Krisis Air Bersih di Kota Tarakan

Thursday, 15 October 2026 - 08:15 WIB

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi

Thursday, 15 October 2026 - 08:07 WIB

Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan

Thursday, 15 October 2026 - 08:04 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas

Berita Terbaru