Kementerian PU Identifikasi Kerusakan Bendung dan Jaringan Irigasi D.I. Pante Lhong di Kabupaten Bireuen

Friday, 2 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan identifikasi kondisi Bendung dan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Pante Lhong seluas 6.562 hektare di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, sebagai langkah awal penanganan kerusakan infrastruktur irigasi akibat kejadian banjir dan limpasan air (overtopping).

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa dalam penanganan pascabencana Bendung dan jaringan D.I Pante Lhong harus tepat dan efisien sehingga diperlukan identifikasi terlebih dulu.

“Untuk D.I ini harus diidentifikasi dan dibuatkan desain penanganannya dulu karena sungainya melebar sangat signifikan supaya bendung ini dapat tetap dimanfaatkan. Dalam proses nanti kita akan melibatkan padat karya untuk normalisasi saluran irigasi agar bisa mengalirkan air ke sawah-sawah,”ujar Menteri Dody Hanggodo.

Bendung D.I. Pante Lhong merupakan sumber utama penyediaan air irigasi untuk layanan persawahan seluas 6.562 hektar melalui intake kiri. Berdasarkan hasil peninjauan awal, bendung saat ini tidak dapat berfungsi secara optimal akibat endapan sedimen yang terjadi pada bangunan intake dan apron mercu.

Kerusakan juga teridentifikasi pada tanggul kanan di bagian hulu bendung, serta adanya endapan sedimen pada trashrack, kantong lumpur, dan pembilas kantong lumpur. Kondisi tersebut diperparah dari kejadian overtopping yang menyebabkan putusnya tanggul sungai di hulu hingga berdampak pada tubuh bendung.

Agar Bendung D.I. Pante Lhong dapat kembali difungsikan, diperlukan penanganan berupa pembangunan kembali tanggul, normalisasi trashrack, serta normalisasi kantong lumpur.

Selain kerusakan pada bangunan utama bendung, hasil identifikasi juga menunjukkan kerusakan signifikan pada jaringan irigasi dan area persawahan D.I. Pante Lhong. Sejumlah saluran tertutup mengalami keruntuhan akibat genangan, serta hilangnya tanggul pada beberapa ruas saluran akibat limpasan air.

Endapan sedimen juga ditemukan pada saluran sekunder serta area persawahan, dengan luasan sawah terdampak mencapai sekitar ±1.282 hektare. Kondisi ini menyebabkan terganggunya distribusi air irigasi dan menurunnya fungsi layanan irigasi bagi petani.

See also  Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Bagikan 500 Ribu Masker Cegah Penyebaran Covid – 19

Untuk memulihkan fungsi jaringan irigasi dan area persawahan, diperlukan pekerjaan rehabilitasi saluran yang rusak, normalisasi saluran, serta rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak banjir. Total kebutuhan anggaran penanganan jaringan irigasi dan area persawahan D.I. Pante Lhong diperkirakan sebesar ± Rp79 miliar.

Nantinya untuk identifikasi dan desain permasalahan bendung akan diserahkan ke Direktorat Bina Teknik Direktorat Jenderal Sumber Daya air

“Untuk identifikasi dan desain permasalahan bendung dan Jaringan Irigasi nanti bisa melalui Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air sehingga dapat diketahui seperti apa penangananya yang nantinya secara bertahap bisa dapat mengairi persawahan,“ujar Menteri Dody Hanggodo.

Kementerian PU melalui perencanaan teknis penanganan infrastruktur irigasi D.I. Pante Lhong ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan layanan irigasi, menjaga keberlanjutan produksi pertanian, serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bireuen dan sekitarnya.(*)

Berita Terkait

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi
Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor
Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman
Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu
Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas
BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:17 WIB

Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Monday, 21 September 2026 - 14:35 WIB

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Monday, 21 September 2026 - 14:05 WIB

Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor

Sunday, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Sunday, 20 September 2026 - 00:29 WIB

Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu

Berita Terbaru

News

Puluhan Anak TK Belajar Palestina Lewat Permainan Interaktif

Wednesday, 23 Sep 2026 - 07:03 WIB