BNI Dukung Danantara Hadirkan Hunian Layak bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

Friday, 2 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyatakan dukungan terhadap target pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI) Danantara Indonesia dalam penyediaan 15.000 Hunian Danantara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menghadirkan hunian yang layak dan bermartabat bagi korban bencana sebagai wujud nyata kehadiran negara.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi BNI dalam pembangunan Huntara di Kabupaten Aceh Tamiang. Pada tahap pertama, dari total 600 unit Huntara yang dibangun di wilayah tersebut, BNI berkontribusi sekitar 20 persen atau sebanyak 120 unit hunian.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, COO Danantara Indonesia Dony Oskaria, serta Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia Rohan Hafas melakukan peninjauan langsung kesiapan Hunian Danantara untuk segera dihuni oleh masyarakat terdampak bencana pada Kamis, 1 Januari 2026.

Peninjauan tersebut juga dihadiri pimpinan perusahaan BUMN yang terlibat dalam pembangunan Hunian Danantara, termasuk Direktur Information Technology BNI Toto Prasetio.

Dalam arahannya di lokasi, Presiden Prabowo menegaskan percepatan pembangunan Huntara merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi dan membantu rakyat yang terdampak bencana. Presiden menekankan pentingnya sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia agar penanganan pascabencana dapat berjalan cepat, efektif, dan terintegrasi.

Presiden juga menilai pembangunan Huntara yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat sebagai capaian yang patut diapresiasi. Menurutnya, kerja cepat tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memastikan masyarakat terdampak segera mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Selain hunian, Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan pemulihan layanan dasar bagi masyarakat terdampak, termasuk fungsi sekolah, puskesmas, dan rumah sakit agar dapat segera kembali beroperasi.

See also  Panggung Inklusif, Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Kementerian Investasi

“Saya juga minta perhatian bahwa kalau bisa sekolah-sekolah juga diperhatikan, sama puskesmas dan rumah sakit supaya bisa berfungsi secepatnya kembali,” tegas Prabowo.

Sebelumnya, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani melaporkan pembangunan Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah memasuki tahap akhir dan siap diserahterimakan kepada pemerintah daerah. Penyerahan tahap pertama sebanyak 600 unit Hunian Danantara dijadwalkan pada 8 Januari 2026.

Selain unit hunian, kawasan Hunian Danantara juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, antara lain taman bermain, jaringan WiFi, musala, fasilitas umum, serta kamar mandi dan sanitasi.

“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah ditetapkan sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” ujar Rosan.

Rosan menambahkan, dalam tiga bulan ke depan Danantara menargetkan penyelesaian total 15.000 unit Hunian Danantara yang tersebar di tiga provinsi, yakni sekitar 12.000 unit di Aceh, sekitar 2.000 unit di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, serta sekitar 500 unit di Sumatra Barat.

Pada kesempatan yang sama, COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menyoroti disiplin eksekusi dan intensitas kerja BUMN dalam mengejar target waktu yang ketat.

“Pembangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan dalam rentang waktu yang sangat terbatas. BUMN bekerja dengan intensitas tinggi, mulai dari percepatan konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu secara simultan agar target tercapai sebelum awal tahun,” jelas Dony.

Terpisah, Direktur Information Technology BNI Toto Prasetio mengatakan keterlibatan BNI dalam pembangunan Huntara merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung percepatan penanganan pascabencana agar masyarakat terdampak dapat segera memperoleh tempat tinggal yang layak, aman, dan humanis.

See also  Jasa Marga Raih Penghargaan CSA Awards 2024 Sebagai The Best Infrastructures Sector on the Main Board

Dia menjelaskan, kontribusi BNI merupakan bagian dari sinergi Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program BUMN Peduli Satu Hati untuk Sumatera di bawah koordinasi Danantara Indonesia, yang diarahkan untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara cepat, terukur, dan tepat sasaran.

Pembangunan Hunian Danantara di Aceh Tamiang dilaksanakan melalui kolaborasi BUMN karya yang dikoordinasikan oleh PT Hutama Karya (Persero) sebagai koordinator pelaksana. Lokasi pembangunan berada di Jalan Banda Aceh–Medan, Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

“Dukungan BNI tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik hunian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak agar dapat bangkit secara bertahap,” kata Toto.

Ke depan, BNI menegaskan akan terus melakukan pendampingan seiring proses pembangunan Hunian Danantara dan tahapan pemulihan pascabencana, guna memastikan rehabilitasi berjalan secara terintegrasi, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.

Berita Terkait

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung
Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram
BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo
Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit
BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis
Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan
JTTS Hidupkan Ratusan UMKM, Hutama Karya Sulap Rest Area Jadi Motor Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 14:25 WIB

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung

Thursday, 28 May 2026 - 14:43 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram

Tuesday, 26 May 2026 - 23:17 WIB

BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo

Monday, 25 May 2026 - 17:32 WIB

Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit

Saturday, 23 May 2026 - 22:26 WIB

BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis

Berita Terbaru

Nasional

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 Jun 2026 - 21:56 WIB

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB