daelpos.com – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) terus menggenjot program Desa Tematik karena merupakan salah satu program prioritas.
Beragam Desa Tematik yang dikembangkan, mulai Desa Padi hingga Desa Ikan Nila. Salah satu Desa Tematik yang juga digenjot adalah Desa Domba.
Untuk itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menggandeng Peternakan Domba yaitu Kurma Adzwa Farm yang dipimpin Ikhsan Davit Wijaya.
Pada Minggu (15/2/2026), Mendes Yandri menandatangani Nota Kesepahaman dengan peternakan yang berada di Desa Jomin Timur, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang ini.
Ruang lingkup MoU Kemendes PDT dan Kurma Adzwa Farm meliputi pemberdayaan masyarakat dalam rangka pengembangan peternakan domba. Selain itu meningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang peternakan.
Selanjutnya, penguatan kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan lembaga ekonomi lainnya dalam bidang peternakan.
Mendes Yandri mengaku sangat kagum dengan peternakan ini karena juga terdapat kolam ikan.
“Dengan MoU ini, Insya Allah kita akan mengembangkan desa-desa domba seperti Desa Tematik lainnya,” kata Mantan Wakil Ketua MPR ini.
Salah satu alasan mengembangkan Desa Domba karena tingginya kebutuhan akan daging hewan ini, termasuk jika dikaitkan dengan siklus Ibadah Haji seperti pembayaran Dam atau lainnya.
Kebutuhan saat Lebaran Idul Adha dan juga kebutuhan sehari-hari. Ini peluang bisnis yang sangat bagus.
“Olehnya, saya mengajak agar Desa Domba ini direplikasi juga di desa-desa lain di Indonesia,” kata Mendes Yandri.
Mantan Ketua Komisi VIII DPR ini menegaskan, perlunya membangun manajemen modern pengelolaan domba seperti pakan hingga distribusi.
Mendes Yandri kemudian meninjau langsung Kandang Domba milik Kurma Adzwa Farm sembari penjelasan dari Ikhsan.
Turut dampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Kepala BPI Mulyadin Malik, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, dan Kepala BPSDM Agustomi Masik.








