Momentum Ramadan, PLN EPI Bangun Harmoni untuk Kinerja Berkelanjutan

Tuesday, 10 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama bertajuk “The Light of Ramadan: One Heart, One Harmony” di Centennial Tower, Jakarta. Momentum Ramadan 1447 H ini dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas, serta menumbuhkan nilai integritas dan kepedulian sosial di lingkungan perusahaan.

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama bertajuk “The Light of Ramadan: One Heart, One Harmony” di Centennial Tower, Jakarta. Momentum Ramadan 1447 H ini dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas, serta menumbuhkan nilai integritas dan kepedulian sosial di lingkungan perusahaan.

daelpos.com – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama bertajuk “The Light of Ramadan: One Heart, One Harmony” di Centennial Tower, Jakarta. Momentum Ramadan 1447 H ini dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas, serta menumbuhkan nilai integritas dan kepedulian sosial di lingkungan perusahaan.

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Komisaris, Direksi, dan pegawai PLN EPI tersebut menghadirkan tausiyah inspiratif dari Ustadz Muhammad Nur Maulana, atau yang dikenal sebagai Ustadz Maulana. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan penuh semangat, Dai Kondang Asal Makassar Sulawesi Selatan ini mengajak seluruh insan PLN EPI untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum transformasi diri melalui amalan-amalan yang diperbanyak di bulan suci.

Dalam ceramahnya, Ustadz Maulana menekankan sepuluh amalan utama Ramadan, yaitu memperbanyak membaca Al-Qur’an, menunaikan salat sunnah tarawih, meningkatkan sedekah, memperbanyak doa dan zikir, serta melaksanakan iktikaf di masjid. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur, menjaga lisan dan perbuatan, memberi makan orang yang berbuka, serta memperbanyak taubat dan istighfar sebagai bentuk kembali kepada Allah SWT. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk bersungguh-sungguh meraih Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan atau setara dengan lebih dari 83 tahun 4 bulan kebaikan.

“Ramadan adalah bulan latihan integritas. Jika kita mampu menjaga lisan, menjaga hati, dan memperbanyak amal di bulan ini, maka insyaAllah nilai itu akan terbawa dalam kehidupan dan pekerjaan kita,” ujar Ustadz Maulana dengan penuh semangat.

Komisaris Utama PLN EPI, Nikson Silalahi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperdalam nilai spiritual sekaligus memperkuat harmoni dalam lingkungan kerja.

See also  Dukung Produksi dan Lapangan Kerja, Pertamina Dampingi UMKM Pasok Pasar Nasional

“Ramadan mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengendalian diri, dan kepedulian. Melalui kebersamaan ini, saya berharap seluruh insan PLN EPI semakin solid, menjaga integritas, serta memperkuat harmoni dalam setiap langkah dan tanggung jawab pekerjaan,” ujar Nikson.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menegaskan bahwa soliditas dan kolaborasi menjadi fondasi utama dalam menjaga kinerja perusahaan yang berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh insan PLN EPI. Semoga semangat Ramadan menjadi energi positif untuk terus meningkatkan solidaritas, kolaborasi, dan komitmen dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Rakhmad.

Sebagai wujud kepedulian sosial, PLN EPI turut menyerahkan Bingkisan Ramadan kepada Yayasan Raudhatul Jannah Firdaus. Langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada operasional bisnis, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan suasana kebersamaan yang hangat, mempertegas nilai One Heart, One Harmony sebagai semangat yang menyatukan seluruh insan PLN EPI.

Melalui momentum ini, PLN EPI menegaskan bahwa harmoni dan integritas bukan sekadar tema Ramadan, melainkan fondasi dalam setiap kontribusi perusahaan. Karena ketika hati menyatu dalam harmoni, energi yang dihasilkan bukan hanya untuk menerangi negeri, tetapi juga untuk menguatkan kebersamaan dan keberlanjutan.

Berita Terkait

Inilah Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman
Jelang Lebaran 2026, Pertamina Bentuk Satgas Ramadan-Idulfitri
PLN EPI Kirim 6.700 Ton Cangkang Sawit ke PLTU Balikpapan, Direktur Biomassa Optimis Capai Target 2026
Direksi dan Komisaris Pertamina Pantau Operasional Satgas Ramadan di Medan dan Rokan
Siagakan Energi Bersih 24 Jam, Pertamina NRE Aktifkan Satgas RAFI 2026
Perkuat Fundamental Bisnis dan Infrastruktur, PGN Catat Pertumbuhan Pendapatan 5% Sepanjang 2025
Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
Berkah Ramadan, UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet Hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026

Berita Terkait

Tuesday, 10 March 2026 - 10:35 WIB

Momentum Ramadan, PLN EPI Bangun Harmoni untuk Kinerja Berkelanjutan

Tuesday, 10 March 2026 - 00:31 WIB

Inilah Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

Tuesday, 10 March 2026 - 00:27 WIB

Jelang Lebaran 2026, Pertamina Bentuk Satgas Ramadan-Idulfitri

Monday, 9 March 2026 - 20:39 WIB

PLN EPI Kirim 6.700 Ton Cangkang Sawit ke PLTU Balikpapan, Direktur Biomassa Optimis Capai Target 2026

Monday, 9 March 2026 - 09:59 WIB

Direksi dan Komisaris Pertamina Pantau Operasional Satgas Ramadan di Medan dan Rokan

Berita Terbaru

Berita Utama

Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Hingga Akhir Tahun

Tuesday, 10 Mar 2026 - 01:01 WIB

ilustrasi / foto ist

Ekonomi - Bisnis

OJK: Kinerja Perbankan Diproyeksikan Tetap Solid pada Triwulan I 2026

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:55 WIB

Ekonomi - Bisnis

BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:45 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Pramono Dukung Kebijakan Pembatasan Medsos bagi Anak

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:43 WIB