Pemerintah Terapkan MLFF Bertahap, Prioritaskan Kesiapan Sistem dan Pengguna

Friday, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah memastikan bahwa implementasi sistem transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) saat ini masih berada pada tahap pra-uji coba, yang mencakup pelaksanaan functional test, dan belum memasuki fase uji coba secara luas.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian menegaskan bahwa pengembangan MLFF merupakan bagian dari transformasi sistem layanan jalan tol nasional yang dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Implementasi MLFF tidak bisa hanya dilihat sebagai penerapan teknologi, tetapi merupakan transformasi sistem secara menyeluruh. Karena itu, setiap tahapan harus dilakukan secara hati-hati agar sistem berjalan optimal dan tidak menimbulkan risiko di lapangan,” ujar Wilan.

Lebih lanjut, Wilan menjelaskan bahwa saat ini pengembangan MLFF masih berada pada tahap awal (pra-uji coba) sebelum masuk ke fase uji coba yang lebih luas.

“Saat ini kami masih berada pada tahap pra-uji coba yang mencakup functional test. Tahapan ini penting untuk memastikan kesiapan sistem sebelum masuk ke fase uji coba dan evaluasi secara menyeluruh,” jelasnya.

Selain aspek teknologi, kesiapan pengguna menjadi faktor kunci dalam implementasi MLFF. Meskipun penetrasi penggunaan smartphone di masyarakat relatif tinggi, masih terdapat tantangan terkait literasi digital, akses teknologi, serta kepatuhan pengguna dalam mengikuti sistem yang berlaku.

“Adopsi sistem baru membutuhkan kesiapan perilaku. Oleh karena itu, perlu disiapkan proses adaptasi dan sosialisasi agar masyarakat dapat menggunakan sistem ini dengan baik,” tambah Wilan.

Di sisi lain, kesiapan ekosistem juga menjadi perhatian utama pemerintah. Penguatan koordinasi terus dilakukan bersama Badan Usaha Pelaksana MLFF dan para pemangku kepentingan terkait, termasuk dalam penyelarasan regulasi, integrasi sistem, keamanan data, serta dukungan operasional guna memastikan implementasi MLFF dapat berjalan dengan baik.

See also  RAPBN 2026: K/L dan TKD Dorong Pemerataan Daerah

Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan implementasi MLFF sangat bergantung pada sinergi antara kesiapan teknologi, kesiapan pengguna, dan kesiapan ekosistem. Oleh karena itu, implementasi dilakukan secara bertahap untuk memastikan sistem berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan MLFF ke depan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas, efisiensi perjalanan, serta kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Fokuskan Rp114,59 Triliun untuk Infrastruktur Penopang Produktivitas 2027
Hutama Karya Grup Bantu Pemulihan Warga Terdampak Banjir Bandang Solok
Anggaran 2027 Rp2,785 Triliun, Mendes Yandri Fokus Perkuat BUM Desa
Viva Yoga: Monitoring TEP 2026 Harus Perkuat Transformasi Transmigrasi
Guru Besar ITPLN Ingatkan Syarat Ekspor Listrik Indonesia
Gandeng Komisi Informasi Pusat, Hutama Karya Mantapkan Layanan PPID Digital dan Inklusif
Kementerian PU Normalisasi Batang Baliang Pascabanjir Bandang di Kabupaten Solok
Perkuat Kapasitas Mahasiswa 3T untuk Bangun Daerah, DEN Apresiasi ITPLN

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 06:47 WIB

Kementerian PU Fokuskan Rp114,59 Triliun untuk Infrastruktur Penopang Produktivitas 2027

Friday, 25 September 2026 - 06:41 WIB

Hutama Karya Grup Bantu Pemulihan Warga Terdampak Banjir Bandang Solok

Friday, 25 September 2026 - 06:35 WIB

Anggaran 2027 Rp2,785 Triliun, Mendes Yandri Fokus Perkuat BUM Desa

Thursday, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Viva Yoga: Monitoring TEP 2026 Harus Perkuat Transformasi Transmigrasi

Thursday, 24 September 2026 - 14:12 WIB

Guru Besar ITPLN Ingatkan Syarat Ekspor Listrik Indonesia

Berita Terbaru

Energy

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026

Friday, 25 Sep 2026 - 20:34 WIB