Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden

Wednesday, 13 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menargetkan berbagai produksi lokal setiap desa di Sulawesi Selatan (Sulsel) mampu melakukan ekspor ke 59 negara di dunia.

Menurutnya, hal ini hanya perlu komitmen dan dikawal secara sungguh-sungguh oleh setiap Kepala Desa, agar dilanjutkan pada level pemberdayaan dan pendampingan terhadap masyarakat dan para pelaku ekonomi di tingkat desa.

“Saya kemarin sudah membuat kesepakatan, bahwa kita akan mengekspor bahan-bahan atau produk desa ke-59 negara, jadi Kepala Desa se-Sulawesi Selatan bisa membuat desa-desa tematik,” kata mantan Wakil Ketua MPR RI itu saat memberi arahan dalam Apel Siaga yang diikuti seluruh Kepala Desa se-Sulawesi Selatan, di Lapangan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Rabu (13/05/2026).

“Nanti di Sulsel dari dua ribu lebih desa itu bisa ekspor sereh, di samping kita juga untuk kebutuhan lokal,” imbuhnya.

Lebih luas, Mendes Yandri meyakini dengan jangkauan pasar yang lebih besar itu, perputaran ekonomi akan terus meningkat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara merata. Dan hal ini memungkinkan produsen lokal untuk memperbesar skala produksinya.

Di samping itu, yang perlu diperhatikan dalam menembus pasar global tersebut, produk lokal dituntut memenuhi standar internasional. Hal ini secara otomatis mendorong peningkatan kualitas dan standar produk.

“Biar rakyat di desa itu sejahtera, biar produksinya meningkat, biar produk-produk lokal Sulawesi Selatan mendunia. Karena kami di Kementerian Desa punya program desa ekspor,” papar Menteri asal Bengkulu Selatan ini.

Ia juga meminta seluruh Kepala Desa perlu memetakan komoditas unggulan desa baik itu pertanian, perkebunan, perikanan, atau kerajinan agar juga memiliki daya saing dan standar kualitas pasar global.

See also  Wapres Tinjau Paviliun Indonesia pada UNFCCC Sharm El-Sheikh

Program ini sejalan dengan Asta Cita ke-6, yaitu membangun dari desa dan bertujuan untuk mengubah paradigma desa dari objek pembangunan menjadi subjek atau pemeran utama ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal.

“Tadi saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur, saya akan datang kembali ke sini, membawa buyernya, membawa pembelinya, untuk kita teken kontrak dengan kepala desa,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, Inspektorat Jenderal Kemendes PDT, Masyhudi, dan Bustanul Arifin, Kepala Kesbangpol Prov. Sulsel.

Berita Terkait

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi
Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor
Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman
Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu
Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas
BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:20 WIB

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP

Tuesday, 22 September 2026 - 22:17 WIB

Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Monday, 21 September 2026 - 14:35 WIB

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Monday, 21 September 2026 - 14:05 WIB

Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor

Sunday, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Berita Terbaru