Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta

Sunday, 21 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – Transmigrasi masa depan tidak lagi bisa dibaca dengan kacamata lama: sekadar memindahkan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain. Di hadapan Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa abad ke-21 harus menjadi era transmigrasi pengetahuan, teknologi, dan talenta.

“Jika abad ke-20 adalah era transmigrasi penduduk, maka abad ke-21 harus menjadi era transmigrasi pengetahuan, teknologi, dan talenta,” ujar Menteri Iftitah dalam pidatonya pada Pertemuan MDGB PTNBH di Kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung, Jumat (19/6).

Menurutnya, Indonesia tidak kekurangan orang pintar. Kampus-kampus terbaik melahirkan ribuan sarjana, magister, doktor, dan profesor setiap tahun. Namun tantangan terbesar bangsa bukan hanya mencetak talenta, melainkan memastikan talenta terbaik bersedia hadir dan bekerja untuk Indonesia.

“Bangsa ini membutuhkan lebih banyak orang yang bersedia menggunakan kepintarannya untuk Indonesia. Kita tidak sedang mencari talenta terbaik untuk dirinya sendiri. Kita sedang mencari talenta terbaik yang bersedia mengabdi untuk bangsanya,” tegasnya.

Iftitah menjelaskan, transmigrasi dan perguruan tinggi sesungguhnya memiliki misi yang sama sebagai instrumen peradaban. Kampus membangun pusat keunggulan ilmu pengetahuan, sementara transmigrasi membangun pusat pertumbuhan baru.

“Jika kampus menciptakan pengetahuan, maka kawasan transmigrasi menyediakan ruang tempat pengetahuan itu diuji, diterapkan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Iftitah juga menyampaikan apresiasi kepada PTNBH yang telah menjadi mitra Kementerian Transmigrasi dalam Program Transmigrasi Patriot. Pada 2025, tujuh PTNBH telah terlibat, yakni UI, IPB, ITB, Unpad, Undip, UGM, dan ITS. Tahun ini, kolaborasi diperluas dengan bergabungnya Unair, UB, dan Unhas.

Ia berharap, ke depan seluruh PTNBH dapat terlibat dalam gerakan besar membangun Indonesia melalui distribusi pengetahuan, teknologi, dan talenta ke seluruh Nusantara.

See also  Erick Cabut Permenpora 14/2024, LaNyalla Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah

“Kami ingin menghadirkan ilmu pengetahuan. Kami ingin mendekatkan kampus dengan masyarakat. Kami ingin menjadikan kawasan transmigrasi sebagai laboratorium hidup pembangunan Indonesia,” katanya.

Iftitah menambahkan, kawasan transmigrasi harus menjadi tempat teori bertemu praktik, riset bertemu kebutuhan nyata, dan inovasi bertemu masyarakat. Dengan begitu, ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti di kampus, tetapi melahirkan kesejahteraan nyata bagi rakyat.

“Perguruan tinggi yang hebat bukan hanya yang dikenal dunia. Perguruan tinggi yang hebat adalah yang paling dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pascagempa Flores, PLN Salurkan Bantuan Tanggap Darurat dan Pasang Penerangan di Posko Pengungsian
Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa
Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT
Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat
Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia
Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih
Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan
Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai

Berita Terkait

Sunday, 16 August 2026 - 19:37 WIB

Pascagempa Flores, PLN Salurkan Bantuan Tanggap Darurat dan Pasang Penerangan di Posko Pengungsian

Sunday, 16 August 2026 - 09:58 WIB

Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa

Saturday, 15 August 2026 - 17:03 WIB

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Thursday, 13 August 2026 - 15:56 WIB

Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat

Wednesday, 12 August 2026 - 19:30 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia

Berita Terbaru

foto istimewa

Energy

Pertalite Berpotensi Dibatasi, Ini Wacananya

Sunday, 16 Aug 2026 - 18:38 WIB