Perjuangkan Pelestarian Aksara Kawi, LaNyalla Temui Fadli Zon

Wednesday, 1 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Upaya pelestarian budaya melalui pengayaan literasi menemui babak baru. Ini setelah, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima pemaparan Yayasan Satria Lelaku Nusantara dalam audensi berkaitan inisiasi pendirian website portal media Aksara Kawi, di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa 30 Juni 2026.

Pertemuan yang diinisiasi Anggota DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti itu menjadi pijakan besar atas pelestarian Aksara Kawi, sebagai bagian dari agenda revitalisasi tradisi lokal, penguatan riset, serta repatriasi benda bersejarah dari luar negeri. Sekaligus perluasan dampak regenerasi pembaca Aksara Kawi.

“Saya sengaja mendampingi para pegiat dan pelestari Aksara Kawi dari Jawa Timur untuk bertemu Pak Menteri Kebudayaan agar mendapat atensi dalam konteks pelestarian kebudayaan dan heritage yang ada Indonesia, mengingat Aksara Kawi ini telah berkembang di Jawa dan digunakan sekitar abad ke-8 hingga ke-16 Masehi,” tukas LaNyalla di kantor Kementerian Kebudayaan, Selasa (30/6/2026).

LaNyalla yang juga pembina Yayasan Satria Lelaku Nusantara, menegaskan bahwa Aksara Kawi bisa menjadi pintu untuk menguak warisan nilai budaya para leluhur. Dari pembacaan prasasti yang beraksara Kawi, kita bisa mengetahui nilai-nilai budaya, dari tata cara bermasyarakat, hingga keunggulan teknologi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengaku bangga atas inisiatif pendirian media tersebut. Bahkan, dia menekankan bahwa Aksara Kawi mendesak untuk diajukan melalui Urgent Safeguard pada UNESCO.

“Ini (Aksara Kawi) termasuk yang perlu kami prioritaskan untuk diajukan (ke UNESCO),” tandasnya.

Sementara itu, Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan juga menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan portal media tersebut.

“Kami siap berkolaborasi dengan teman-teman dari Jatim,” katanya.

Perlu diketahui, Yayasan Satria Lelaku Nusantara juga menginisiasi kegiatan Srawung Budaya Aksara Kawi di Gedung MCC, Kota Malang, 5 Juli nanti. Pimred Portal Media Aksara Kawi, Rachmad Setiawan, merencanakan soft launching untuk medianya dalam agenda pelestarian Aksara Kawi tersebut.

See also  PLN Terus Genjot Penambahan Charging Station Kendaraan Listrik di Berbagai Daerah

Yayasan tersebut juga terbuka kepada setiap pegiat Aksara Kawi yang ingin berkontribusi dalam media tersebut.

“Acara Srawung Budaya kita upayakan semakin maksimal dengan upaya kita merangkul semua pihak sebagai upaya pelestarian yang berkesinambungaan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Hutama Karya Gratiskan Uji Lab Gizi, Dorong 50 UMKM Jabodetabek Naik Kelas
Prabowo: Pendidikan Jadi Jalan Putus Kemiskinan, Kementerian PU Bangun 93 Sekolah Rakyat
Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, 13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan Kini Fungsional
Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran
Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026
HUT RI ke-81, KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen dan Tarif Rp8
AUM BNI Private Tumbuh 21%, Wealth Management Makin Solid

Berita Terkait

Friday, 14 August 2026 - 17:44 WIB

Hutama Karya Gratiskan Uji Lab Gizi, Dorong 50 UMKM Jabodetabek Naik Kelas

Friday, 14 August 2026 - 17:41 WIB

Prabowo: Pendidikan Jadi Jalan Putus Kemiskinan, Kementerian PU Bangun 93 Sekolah Rakyat

Thursday, 13 August 2026 - 18:02 WIB

Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, 13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan Kini Fungsional

Wednesday, 12 August 2026 - 15:31 WIB

Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Wednesday, 12 August 2026 - 15:21 WIB

Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Friday, 14 Aug 2026 - 17:34 WIB