Dorong Pengasuhan Berkualitas, Pemprov DKI-Kemendukbangga Gelar GAMAS

Monday, 13 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) RI meninjau pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama ekolah (GAMAS) di SLBN 02 Jakarta, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat peran ayah sebagai bagian penting dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI, Wihaji, mengatakan bahwa program GAMAS bertujuan mendorong para ayah untuk meluangkan waktu mendampingi dan mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah sebagai bentuk kehadiran orang tua dalam kehidupan anak.

Menteri Wihaji menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) agar para ayah memperoleh kesempatan mengantar anak ke sekolah. “Pak Menteri PAN-RB sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kementerian dan lembaga di Indonesia agar memberikan dispensasi bagi para ayah untuk menyempatkan waktu mengantar anak mereka ke sekolah, di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Menurut Menteri Wihaji, SLBN 02 Jakarta dipilih sebagai lokasi peninjauan karena menjadi tempat belajar sekitar 90 anak berkebutuhan khusus yang didukung oleh orang tua dengan komitmen tinggi dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.

“Kehadiran ayah di SLB ini, akan terbangun kedekatan emosional, memberikan motivasi, dan menumbuhkan rasa percaya diri anak saat memulai tahun ajaran baru,” ungkapnya.

Menteri Wihaji menambahkan, sekitar 25 persen anak di Indonesia mengalami fenomena fatherless atau kehilangan figur ayah secara psikologis. Karena itu, para ayah diharapkan dapat hadir pada berbagai momen penting dalam kehidupan anak.

Menurutnya, ketidakhadiran orang tua berpotensi membuat peran tersebut tergantikan oleh penggunaan gawai secara berlebihan.

See also  Hari Ini Berlaku, Operasi Zebra Jaya 2021

“Rata-rata delapan hingga sepuluh jam setiap hari, algoritma gawai dapat memengaruhi pikiran dan perilaku anak-anak kita,” bebernya.

Menteri Wihaji juga menyampaikan bahwa hampir 250.000 anak berkebutuhan khusus saat ini menempuh pendidikan di satuan pendidikan formal di Indonesia, sementara di DKI Jakarta terdapat sekitar 6.000 anak berkebutuhan khusus yang mengenyam pendidikan.

Beliau turut mengapresiasi komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menyediakan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

“Ada 13 SLB di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta. Saya rasa semuanya memiliki fasilitas yang lengkap sehingga anak-anak yang lulus nantinya memiliki keterampilan untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta mendukung pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah melalui Surat Edaran Sekretaris Daerah yang mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk.

Selain itu, Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat peran ayah dalam pengasuhan melalui program Ayah Idaman (AMAN), sebagai ruang belajar dan berbagi pengalaman bagi para ayah dalam menerapkan pola asuh yang positif dan membangun kedekatan dengan anak.

“Ayah Idaman adalah sosok ayah yang hadir dan mengikuti perkembangan anak secara langsung bersama keluarga. Hal ini dimulai dengan membangun komunikasi, menjalankan fungsi agama, serta berbagai fungsi lainnya untuk membentuk keluarga yang ideal,” tandasnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah diharapkan dapat mendorong semakin banyak ayah untuk hadir dan terlibat aktif dalam pengasuhan. Kehadiran ayah bukan sekadar mengantar anak ke sekolah, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun kedekatan emosional, rasa aman, serta kepercayaan diri anak sebagai bekal menghadapi masa depan.

Berita Terkait

Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp44 Triliun dalam 100 Hari
Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Progres Pembangunan Stadion H. Agus Salim Garapan Hutama Karya
Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Flyover Sitinjau Lauik
Sulap Air Berkarat Jadi Layak Minum, TEP Unpad Bangun 6 Instalasi Air di Fakfak
Kado Hari Listrik Nasional ke-81, PLN EPI Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam
JRF 2026 dan Konser Ye Live Gerakkan Ekonomi Jakarta Rp625 Miliar
Bank Jakarta Borong Dua Penghargaan di Jakarta Financial Festival 2026

Berita Terkait

Friday, 30 October 2026 - 00:05 WIB

Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues

Thursday, 29 October 2026 - 08:38 WIB

Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Progres Pembangunan Stadion H. Agus Salim Garapan Hutama Karya

Wednesday, 28 October 2026 - 12:25 WIB

Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Flyover Sitinjau Lauik

Tuesday, 27 October 2026 - 16:18 WIB

Sulap Air Berkarat Jadi Layak Minum, TEP Unpad Bangun 6 Instalasi Air di Fakfak

Tuesday, 27 October 2026 - 16:01 WIB

Kado Hari Listrik Nasional ke-81, PLN EPI Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues

Friday, 30 Oct 2026 - 00:05 WIB