PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Dukung Pengelolaan Sampah di Jawa Barat

Friday, 31 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot (tengah kedua dari kanan) bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (tengah kedua dari kiri) beserta para stakeholder secara simbolis melakukan penimbunan pasir bersama-sama pada acara Groundbreaking Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka di Bandung, Jawa Barat pada Rabu (29/7). Kegiatan ini menandai dimulainya pengerjaan fisik proyek tersebut dan ditargetkan selesai pada 2029.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot (tengah kedua dari kanan) bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (tengah kedua dari kiri) beserta para stakeholder secara simbolis melakukan penimbunan pasir bersama-sama pada acara Groundbreaking Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka di Bandung, Jawa Barat pada Rabu (29/7). Kegiatan ini menandai dimulainya pengerjaan fisik proyek tersebut dan ditargetkan selesai pada 2029.

daelpos.com  – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan pemerintah melalui pembelian listrik yang dihasilkan dari fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Proyek PSEL yang kini memasuki tahap konstruksi tersebut ditargetkan beroperasi pada 2029 dan mampu mengolah hingga 2.131 ton sampah per hari serta menghasilkan listrik berkapasitas 40,79 megawatt (MW) atau mencapai 310 gigawatt-hour (GWh) per tahun.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan proyek tersebut, pada Maret 2026 PLN telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dengan PT Jabar Environmental Solutions (PT JES), badan usaha pelaksana proyek yang ditunjuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Melalui perjanjian tersebut, listrik yang dihasilkan PSEL Legok Nangka akan disalurkan ke sistem kelistrikan PLN untuk dimanfaatkan oleh masyarakat.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot mengatakan, PSEL Legok Nangka merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat penanganan sampah perkotaan sekaligus mengembangkan pemanfaatannya menjadi energi (waste to energy). Proyek ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan persoalan sampah sebelum 2029 melalui pengelolaan dari hulu ke hilir dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Groundbreaking hari ini bukan sekadar menandai dimulainya pembangunan sebuah infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih bersih, lebih hijau, dan berkelanjutan,” ucap Yuliot dalam acara Groundbreaking PSEL Legok Nangka di Bandung, Jawa Barat pada Rabu (29/7).

Dirinya berharap PSEL Legok Nangka dapat menjadi model pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi yang bisa diterapkan di berbagai daerah serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

See also  Pertagas Ambil Bagian dalam Pertamina Berkah, Salurkan Santunan Sosial di Berbagai Daerah

“Dengan kapasitas pembangkit yang signifikan dan dukungan pelaksanaan investasi, proyek ini diharapkan memberikan manfaat nyata melalui pengurangan volume sampah, penyediaan energi bersih, penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas ekonomi daerah, pengurangan emisi serta perbaikan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Yuliot.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, PSEL Legok Nangka merupakan solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di kawasan Bandung Raya sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi dan lingkungan melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi. Menurutnya, proyek ini dan PSEL lain di wilayahnya akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Jawa Barat.

”Ini akan menjadi salah satu alat picu untuk membangun sebuah sistem pengelolaan sampah yang modern. Kemudian juga mendidik masyarakat tertib dan hidup bersih. Yang kemudian juga meningkatkan kualitas udara, serta meningkatkan kualitas lingkungan,” ujar Dedi.

Selain menjadi solusi pengelolaan sampah, Dedi mengatakan proyek ini juga akan memperkuat pasokan energi bersih yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan industri dan investasi di Jawa Barat.

“Yang kedua berkahnya adalah kita akan mendapatkan energi listrik yang tentunya memberikan sumbangsih bagi kekuatan PLN untuk memiliki energi besar bagi kehidupan industri,” katanya.

Sementara itu, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar mengatakan, pihaknya siap menjalankan arahan Pemerintah dalam mendukung PSEL, salah satunya PSEL Legok Nangka sebagai solusi nyata darurat sampah sekaligus langkah menuju swasembada energi. Periode PJBL selama 20 tahun yang telah disepakati menjadi bentuk komitmen PLN dalam mendukung keberlanjutan PSEL Legok Nangka. Melalui perjanjian tersebut, PLN memberikan kepastian pembelian listrik yang dihasilkan, sehingga mendukung pengembangan proyek waste to energy secara berkelanjutan.

See also  Perkuat Pasokan Energi Primer Pembangkit PLN EPI Pastikan Keandalan Listrik Selama Ramadhan

“PLN siap mengeksekusi PJBL sesuai arahan pemerintah. Kami akan menyerap produksi listrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah ini dan menyalurkannya kepada masyarakat. Melalui PJBL selama 20 tahun, kami memberikan kepastian agar proyek ini dapat berjalan secara berkelanjutan,” kata Suroso.

Suroso menambahkan, selain memperkuat bauran energi bersih, pengembangan PSEL Legok Nangka juga menunjukkan bahwa sektor ketenagalistrikan dapat berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan lingkungan melalui pemanfaatan sampah menjadi energi.

“Melalui PSEL, kita bukan hanya memelihara lingkungan baik ke depannya, namun juga menghasilkan listrik yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini merupakan energi terbarukan yang secara cycle akan terus-menerus sepanjang ada sampah, maka akan dihasilkan listrik yang dapat dimanfaatkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian
Sambut MotoGP 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi dan Akomodasi
PLN Nusantara Power Bersama Warga Rawat Sungai Maron, dari Lingkungan Hingga Penghidupan
Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha
PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027
PLN EPI Borong Tiga Penghargaan, Raih Dua Platinum ICA–ISDA dan Apresiasi Kepemimpinan Perempuan
Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan, CC PLN 123 Raih Penghargaan di TBCCI 2026
Tag :

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 12:31 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian

Friday, 2 October 2026 - 07:09 WIB

Sambut MotoGP 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi dan Akomodasi

Thursday, 1 October 2026 - 17:33 WIB

PLN Nusantara Power Bersama Warga Rawat Sungai Maron, dari Lingkungan Hingga Penghidupan

Thursday, 1 October 2026 - 14:56 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Thursday, 1 October 2026 - 14:49 WIB

PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB