Bendungan Keureuto Jaga Pasokan Air di Aceh Tetap Aman saat Musim Kemarau

Tuesday, 4 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kehadiran Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menjadi salah satu strategi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam menjaga ketersediaan air, terutama saat menghadapi musim kemarau panjang dan fenomena El Nino. Infrastruktur sumber daya air tersebut merupakan bendungan prioritas yang turut diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 10 Juli 2026 lalu.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan pengelolaan sumber daya air harus mampu menjamin ketersediaan air bagi masyarakat maupun sektor pertanian guna mengantisipasi dampak kekeringan pada periode musim kemarau.

“Kementerian PU terus mengoptimalkan operasi bendungan dan infrastruktur sumber daya air agar kebutuhan air baku, irigasi, dan pengendalian banjir tetap terjaga. Dengan pengelolaan yang optimal, kami memastikan pasokan air bagi masyarakat tetap aman dan berkelanjutan,” kata Menteri Dody.

Bendungan Keureuto merupakan salah satu bendungan terbesar di Provinsi Aceh yang memiliki kapasitas tampung mencapai 215,94 juta meter kubik, serta luas genangan sekitar 896,39 hektare.

Dari sisi manfaat, Bendungan Keureuto mampu mengairi daerah irigasi seluas 14.695 hektare melalui jaringan irigasi sepanjang 75,94 kilometer. Dampaknya, indeks pertanaman (IP) meningkat dari 200 persen menjadi 300 persen, yang memungkinkan petani melakukan tanam hingga tiga kali dalam setahun, dengan rata-rata produksi padi mencapai 5,5 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektar.

Infrastruktur tersebut dirancang sebagai bendungan multiguna yang mendukung layanan irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, dan pengembangan energi baru terbarukan. Selain menyediakan air baku sebesar 0,65 meter kubik per detik, bendungan ini juga berperan dalam mengurangi potensi banjir di wilayah hilir seluas sekitar 627 hektare.

Potensi pemanfaatan energi dari bendungan ini diperkirakan mencapai 185,62 MW melalui kombinasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung.

See also  Kemendagri Minta Gubernur Segera Tindaklanjuti Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021

Keberadaan Bendungan Keureuto diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat, menjadi penggerak peningkatan produksi pertanian, sekaligus menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi potensi kekeringan saat musim kemarau dan fenomena El Nino. Hal tersebut sejalan dengan Visi PU 608, melalui infrastruktur yang tepat sasaran dan memberikan nilai tambah bagi sektor-sektor produktif, sehingga setiap investasi infrastruktur mampu menghasilkan dampak ekonomi yang lebih besar, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan target menurunkan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) hingga di bawah 6.(#PU608)

Berita Terkait

Hutama Karya dan Kementerian PU Perkuat Komitmen Jaga Mutu Konstruksi Jalan Tol
Mendes Yandri Apresiasi Desa Berkinerja Baik, Tekankan Pencegahan Stunting
Dari Air untuk Sawah hingga Energi Mandiri, Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE
Mendes Tantang GMH Majukan Desa, Kolaborasi Wujudkan Asta Cita
Menteri Rosan Jajaki Investasi Hilirisasi Aspal Buton, Tekstil, dan Energi di Shanghai
Kinerja Solid dan Sehat, BNI Catat Laba Operasional Sebesar Rp27,5 Triliun
Ketua DPD RI Sultan Dorong REI Jadi Motor Percepatan Program 3 Juta Rumah
Kementerian PU Targetkan Bendali Hulu Sungai Ampal Tuntas Desember 2026, Reduksi 15% Banjir Balikpapan

Berita Terkait

Friday, 30 October 2026 - 17:42 WIB

Hutama Karya dan Kementerian PU Perkuat Komitmen Jaga Mutu Konstruksi Jalan Tol

Friday, 30 October 2026 - 00:08 WIB

Mendes Yandri Apresiasi Desa Berkinerja Baik, Tekankan Pencegahan Stunting

Thursday, 29 October 2026 - 13:00 WIB

Dari Air untuk Sawah hingga Energi Mandiri, Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Thursday, 29 October 2026 - 08:35 WIB

Mendes Tantang GMH Majukan Desa, Kolaborasi Wujudkan Asta Cita

Thursday, 29 October 2026 - 08:30 WIB

Menteri Rosan Jajaki Investasi Hilirisasi Aspal Buton, Tekstil, dan Energi di Shanghai

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026

Friday, 30 Oct 2026 - 18:33 WIB

Megapolitan

Bank Jakarta Perluas Akses Modal, UMKM Tak Ketergantungan Pinjol

Friday, 30 Oct 2026 - 17:55 WIB