Borong 3 Penghargaan Gold Bintang 4, Hutama Karya Buktikan Komitmen pada TJSL & CSR Award BUMN Track 2026

Friday, 7 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali menorehkan prestasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan meraih tiga penghargaan Gold #Star 4 pada ajang TJSL & CSR BUMN Track Award 2026 yang mengusung tema “Transisi TJSL Menuju ESG Rating dan CSV”. Penghargaan tersebut diberikan pada Kamis (6/8) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, sebagai apresiasi atas implementasi program TJSL yang terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Hutama Karya berhasil meraih penghargaan Pilar Sosial (Gold #Star 4), Pilar Ekonomi (Gold #Star 4), dan Pilar Lingkungan (Gold #Star 4). Penghargaan diterima oleh Kepala Unit TJSL Hutama Karya, Dianita Saraswati, serta diserahkan oleh Wakil Ketua MPR RI, Dr. Eddy Soeparno, S.H., M.H.. Penghargaan ini menambah deretan apresiasi yang diterima Perseroan pada tahun 2026, setelah sebelumnya meraih TOP CSR Awards 2026 #Star 4, TOP Leader on CSR Commitment 2026, serta Golden Trophy TOP CSR Awards 2026, sebagai bentuk konsistensi perusahaan dalam menjalankan program TJSL yang berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil mengimplementasikan program TJSL yang selaras dengan strategi bisnis perusahaan, mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Penilaian juga mempertimbangkan aspek tata kelola program, inovasi, keberlanjutan, kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta pengukuran dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihasilkan dari pelaksanaan program TJSL.

Implementasi komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan TJSL yang dikembangkan pada tiga pilar pembangunan, yaitu sosial, ekonomi, dan lingkungan. Seluruh program dirancang untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan sekaligus memberikan dampak yang terukur bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional Perseroan.

See also  PLN Energi Primer Indonesia Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Seminar Beyond The Balance

Pada Pilar Sosial, Perseroan menghadirkan HK Mengajar, program yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan akses pembelajaran digital, pengembangan kompetensi, serta penguatan karakter peserta didik. Sepanjang 2026, program ini menjangkau lima institusi pendidikan di wilayah Sumatera, yakni SMKN 14 Medan, Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, SMAN 1 Bengkalis, dan SMAN 1 Kota Jambi.

Sementara itu, pada Pilar Ekonomi, Hutama Karya mengembangkan HK Peduli Kreatif sebagai program pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) melalui penguatan kapasitas pelaku usaha dan kemitraan berkelanjutan. Salah satu program unggulannya adalah Sentra Kriya Ogan Ilir, yang berfokus pada pemberdayaan pengrajin perak, tembaga, dan kain tenun gebeng untuk memperluas akses pasar sekaligus mendorong pengembangan pusat edukasi dan wisata berbasis UMKM di sekitar Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Program ini telah memberikan manfaat kepada 60 pengrajin, yang terdiri atas anggota Koperasi Gebeng Maju Berjaya dan Koperasi Usaha Karya Usang Sungging.

Pada Pilar Lingkungan, Hutama Karya menjalankan sejumlah program yang mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, di antaranya HK Waste Care, HK Bio Care, dan HK WASH Infra. Melalui HK WASH Infra, Perseroan menyediakan akses air bersih dan air siap minum berbasis teknologi Reverse Osmosis (RO) yang memanfaatkan sumber air hujan, sungai, maupun mata air. Program tersebut telah diimplementasikan di Padukuhan Gemawang, Kepanewon Mlati, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan manfaat yang dirasakan oleh 100 kepala keluarga, serta tengah dikembangkan di Desa Biyuku, Sumatera Selatan.

Pada kesempatan terpisah, Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen Perseroan dalam menghadirkan program TJSL yang tidak hanya selaras dengan prinsip keberlanjutan, tetapi juga mampu menciptakan dampak yang terukur bagi masyarakat.

See also  Peresmian “Kenali Peatland Education Center”, Wujud Komitmen Indonesia - Korea Melestarikan Ekosistem Gambut

“Bagi Hutama Karya, implementasi TJSL merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat dan perusahaan. Melalui berbagai program di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan, kami berupaya menghadirkan manfaat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Perseroan untuk terus memperkuat kualitas program TJSL agar memberikan dampak yang semakin luas dan berkelanjutan,” ujar Hamdani.

Program-program TJSL Hutama Karya dikembangkan dengan pendekatan creating shared value, sehingga tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Seluruh program disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat, terintegrasi dengan bisnis inti Perseroan, serta dilengkapi dengan pengukuran dampak yang mencakup aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Pencapaian ini semakin mempertegas komitmen Hutama Karya dalam mengintegrasikan implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ke dalam strategi bisnis perusahaan. Perseroan terus memperkuat tata kelola keberlanjutan melalui pembentukan Komite Sustainability, implementasi roadmap Environmental, Social, and Governance (ESG), serta pelaksanaan program TJSL yang diselaraskan dengan aktivitas operasional dan berbasis analisis risiko. Ke depan, Hutama Karya akan terus mendorong terciptanya nilai bersama (creating shared value) melalui program-program yang memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan nasional.

Berita Terkait

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi
Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi
Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang
Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo
Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut
Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam
Ekspedisi Patriot Bantu Warga Klamono Atasi Krisis Air Kolam

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 21:44 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi

Saturday, 3 October 2026 - 16:20 WIB

Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi

Friday, 2 October 2026 - 07:53 WIB

Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Thursday, 1 October 2026 - 19:01 WIB

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027

Wednesday, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo

Berita Terbaru

News

Barelang Jadi Ruang Belajar Global Transmigrasi

Sunday, 4 Oct 2026 - 08:22 WIB

Berita Utama

HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Saturday, 3 Oct 2026 - 18:52 WIB