daelpos.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong ekonomi digital menjadi mesin pertumbuhan baru yang mampu meningkatkan produktivitas, investasi, lapangan kerja, dan nilai tambah bagi Indonesia.
Kepala Badan Ekosistem Digital Kadin Indonesia Firlie H. Ganinduto mengatakan, pengembangan ekonomi digital perlu difokuskan pada tiga sektor, yakni data center, artificial intelligence (AI), dan aset digital atau kripto.
Hal itu disampaikan Firlie dalam Opening Ceremony Indonesia Technology & Innovation (INTI) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (11/8).
“Ekonomi digital adalah masa depan. Tantangannya adalah bagaimana kita menjadikan mesin pertumbuhan baru yang menciptakan produktivitas, investasi, lapangan kerja dan nilai tambah di Indonesia,” ujar Firlie.
Firlie menilai pemanfaatan AI harus dibuat lebih aplikatif dan mudah diakses pelaku usaha, termasuk UMKM. AI, misalnya, dapat digunakan untuk membaca permintaan pasar, menyusun promosi, mengelola persediaan hingga meningkatkan layanan pelanggan.
“Fokus kita pengembangan AI ini harus menuju pada aplikatif. Jadi bukan hanya kita bicara teknologi, tapi bagaimana AI itu bisa dipergunakan bagi kegiatan sehari-hari,” katanya.
Dia menambahkan, pengembangan AI juga membutuhkan dukungan data center, talenta digital, serta sistem yang mampu menjaga kedaulatan dan keamanan data.
Selain itu, penerapan ethical AI juga penting agar teknologi digunakan secara bertanggung jawab dan tidak disalahgunakan.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Boni Pudjianto mengatakan, AI kini telah diterapkan dalam berbagai sektor, mulai dari industri, pemerintahan, pendidikan hingga transaksi elektronik.
Di sisi lain, Kementerian Perindustrian terus mendorong produksi teknologi dalam negeri. Staf Ahli Menteri Bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0 Kemenperin Andi Rizaldi mengatakan, pemerintah menyediakan program sertifikasi TKDN gratis bagi pelaku usaha yang memenuhi kriteria.
Program tersebut diharapkan dapat memperkuat manufaktur dan mendorong produk teknologi serta inovasi buatan produsen lokal.








