Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Wednesday, 12 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong ekonomi digital menjadi mesin pertumbuhan baru yang mampu meningkatkan produktivitas, investasi, lapangan kerja, dan nilai tambah bagi Indonesia.

Kepala Badan Ekosistem Digital Kadin Indonesia Firlie H. Ganinduto mengatakan, pengembangan ekonomi digital perlu difokuskan pada tiga sektor, yakni data center, artificial intelligence (AI), dan aset digital atau kripto.

Hal itu disampaikan Firlie dalam Opening Ceremony Indonesia Technology & Innovation (INTI) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (11/8).

“Ekonomi digital adalah masa depan. Tantangannya adalah bagaimana kita menjadikan mesin pertumbuhan baru yang menciptakan produktivitas, investasi, lapangan kerja dan nilai tambah di Indonesia,” ujar Firlie.

Firlie menilai pemanfaatan AI harus dibuat lebih aplikatif dan mudah diakses pelaku usaha, termasuk UMKM. AI, misalnya, dapat digunakan untuk membaca permintaan pasar, menyusun promosi, mengelola persediaan hingga meningkatkan layanan pelanggan.

“Fokus kita pengembangan AI ini harus menuju pada aplikatif. Jadi bukan hanya kita bicara teknologi, tapi bagaimana AI itu bisa dipergunakan bagi kegiatan sehari-hari,” katanya.

Dia menambahkan, pengembangan AI juga membutuhkan dukungan data center, talenta digital, serta sistem yang mampu menjaga kedaulatan dan keamanan data.

Selain itu, penerapan ethical AI juga penting agar teknologi digunakan secara bertanggung jawab dan tidak disalahgunakan.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Boni Pudjianto mengatakan, AI kini telah diterapkan dalam berbagai sektor, mulai dari industri, pemerintahan, pendidikan hingga transaksi elektronik.

Di sisi lain, Kementerian Perindustrian terus mendorong produksi teknologi dalam negeri. Staf Ahli Menteri Bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0 Kemenperin Andi Rizaldi mengatakan, pemerintah menyediakan program sertifikasi TKDN gratis bagi pelaku usaha yang memenuhi kriteria.

See also  Capaian Vaksinasi Covid-19 Indonesia Masuk 5 Besar Dunia

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat manufaktur dan mendorong produk teknologi serta inovasi buatan produsen lokal.

Berita Terkait

Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran
Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026
HUT RI ke-81, KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen dan Tarif Rp8
AUM BNI Private Tumbuh 21%, Wealth Management Makin Solid
Sambut 74 Peserta Magang Nasional, Menteri Rini: Belajarlah Bagaimana Negara Bekerja untuk Masyarakat
Dukung DOB Papua Tengah, Kementerian PU Pacu Pembangunan Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP
Prabowo Full Support FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah
Butuh Rp8.705 T, Pasar Modal Jadi Andalan Pembiayaan Pembangunan

Berita Terkait

Wednesday, 12 August 2026 - 15:31 WIB

Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Wednesday, 12 August 2026 - 15:21 WIB

Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran

Wednesday, 12 August 2026 - 13:23 WIB

Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

Tuesday, 11 August 2026 - 17:42 WIB

HUT RI ke-81, KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen dan Tarif Rp8

Tuesday, 11 August 2026 - 15:12 WIB

AUM BNI Private Tumbuh 21%, Wealth Management Makin Solid

Berita Terbaru

ilustrasi / fot ist

Ekonomi - Bisnis

Ekspor Nonmigas Tumbuh, Defisit Neraca Dagang Juni 2026 Susut

Wednesday, 12 Aug 2026 - 15:46 WIB

Berita Utama

Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Wednesday, 12 Aug 2026 - 15:31 WIB

Berita Utama

Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran

Wednesday, 12 Aug 2026 - 15:21 WIB