Kementerian PU Percepat Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Irigasi Pasca Gempa di NTT

Friday, 21 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan dampak bencana gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya dengan mempercepat identifikasi kerusakan infrastruktur sumber daya air serta dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan pascabencana dilakukan secara cepat dengan memprioritaskan keselamatan masyarakat serta memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera ditangani.

“Kami terus melakukan identifikasi dan penanganan terhadap infrastruktur yang terdampak gempa. Yang utama adalah memastikan keselamatan masyarakat, memenuhi kebutuhan dasar di lokasi terdampak, serta segera menyiapkan langkah penanganan agar fungsi infrastruktur dapat kembali berjalan,” kata Menteri Dody.

Hingga 20 Agustus 2026, kerusakan pada sejumlah jaringan irigasi di wilayah NTT telah teridentifikasi di antaranya pada Daerah Irigasi (DI) Mbay Kanan Lanjutan yang mengalami kerusakan pada struktur beton bertulang bangunan bagi, saluran, talang, badan jalan inspeksi, serta rumah jaga. Pada DI Mbay Kiri Lanjutan, teridentifikasi juga kerusakan saluran tersier sepanjang 250 meter serta patahan di tiga titik dengan luas lahan terdampak sekitar 175 hektare.

Sementara pada Sub DI Wae Cecu di DI Wae Mantar ditemukan kerusakan saluran primer sepanjang 100 meter akibat longsor. Kerusakan akibat longsoran tebing juga ditemukan pada saluran primer sepanjang 650 meter di Sub DI Wae Mau/Satarmese di DI Wae Mantar.

Penyaluran Air Bersih Terus Berlanjut

Selain identifikasi kerusakan infrastruktur, Kementerian PU juga terus memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak. Di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai telah dilakukan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter ke posko pengungsian.

Dukungan air bersih juga dilakukan di Desa Berangkolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai sebanyak total 20.000 liter yang disalurkan masing-masing 5.000 liter untuk pengungsian mandiri, 5.000 liter ke Kodim Reok, dan 10.000 liter ke Polsek Reok. Selain air bersih, Kementerian PU juga turut melakukan distribusi air mineral sebanyak 150 dus di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

See also  Sekjen Kemendagri Serahkan Bantuan Baznas ke Pegawai di Lingkungan Kemendagri dan BNPP

Kementerian PU akan terus melakukan pemantauan dan identifikasi terhadap infrastruktur yang terdampak bencana sebagai dasar penanganan lebih lanjut, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi terdampak sesuai dengan kondisi lapangan. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan
Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera
Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal
Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 17:25 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan

Thursday, 15 October 2026 - 13:06 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera

Wednesday, 14 October 2026 - 17:27 WIB

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Wednesday, 14 October 2026 - 11:12 WIB

Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Berita Terbaru