DPR Dorong Pembangunan Infrastruktur di Labuan Bajo

Monday, 17 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Komisi X DPR RI Fahmi Alaydroes menekankan agar pemerintah meningkatkan pembangunan sarana infrastruktur penunjang pariwisata dalam rangka menarik minat pengunjung ke destinasi pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Infrastruktur penunjang pariwisata yang berada di destinasi wisata Labuan Bajo, masih banyak yang kurang. Misalnya saja MCK yang kurang terawat, tempat ibadah dan posko kesehatan yang fasilitasnya masih minim,” kata Fahmi di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Provinsi NTT, Jumat (14/2/2020).

Menurutnya, pariwisata yang terdapat di Provinsi NTT sudah mendunia. Salah satunya adalah satwa Komodo yang tersebar di Taman Nasional (TN) Komodo yang bernilai tinggi dan hanya ada satu-satunya di seluruh dunia.

Politisi PKS itu berharap agar fasilitas sarana dan prasarana pendukung lainnya dapat lebih ditingkatkan untuk memberikan rasa nyaman dalam berwisata. Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang pariwisata dan mendukung upaya pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bidang pariwisata khususnya di Labuan Bajo.

Upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo dilakukan pemerintah secara bertahap, dengan memprioritaskan pembenahan infrastruktur. Dimulai dengan menata Waterfront Labuan Bajo yang dilakukan dengan membangun promenade atau zona pejalan kaki, dilengkapi dengan fasilitas yang nyaman, termasuk taman, kios-kios dan menara pandang di Puncak Waringin.

“Jika pembangunan infrastruktur untuk Labuan Bajo selesai tahun 2020 ini, saya yakin wisatawan dalam ataupun luar negeri akan banyak yang datang ke sini, untuk menikmati keindahan alam Labuan Bajo,” kata Fahmi seraya menambahkan Labuan Bajo yang berada di Pulau Flores itu, merupakan gerbang bagi wisatawan yang ingin meneruskan eksplorasinya hingga ke Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar.

See also  Mardani: Saatnya Berpikir Membangun Ekosistem Green Economy Policy

Kondisi saat ini, di pesisir pantai Labuan Bajo menjadi tempat bersandarnya kapal wisata jenis pinisi dan yach. Namun, akses pariwisata yang seyogyanya menjadi pintu masuk wisatawan melalui laut itu masih bercampur dengan kegiatan peti kemas. “Ini destinasi wisata premium, jadi penanganan dan penataannya harus serius, supaya bisa menarik banyak wisatawan dalam ataupun luar negeri,” harapnya.[]

Berita Terkait

Hutama Karya Dukung Lahirnya Inovator Konstruksi Masa Depan di International BIM Innovation Contest Undip 2026
Eks Hotel Sultan Dieksekusi 18 Juni, Negara Ambil Alih Blok 15 GBK
Transformasi RSUD Muara Dua, Hutama Karya Perkuat Infrastruktur Kesehatan Berbasis Teknologi dan Human-Centered Design
Tinjau Rumah Hunian Aceh Tamiang, Menteri Dody Pastikan Kenyamanan Masyarakat
Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua
Cegah Mangkrak, Menteri Dody Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan
Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar
Indonesia Perkuat Strategi Pembiayaan Tahun 2026

Berita Terkait

Friday, 29 May 2026 - 14:19 WIB

Hutama Karya Dukung Lahirnya Inovator Konstruksi Masa Depan di International BIM Innovation Contest Undip 2026

Thursday, 28 May 2026 - 14:28 WIB

Eks Hotel Sultan Dieksekusi 18 Juni, Negara Ambil Alih Blok 15 GBK

Monday, 25 May 2026 - 18:07 WIB

Transformasi RSUD Muara Dua, Hutama Karya Perkuat Infrastruktur Kesehatan Berbasis Teknologi dan Human-Centered Design

Monday, 25 May 2026 - 00:01 WIB

Tinjau Rumah Hunian Aceh Tamiang, Menteri Dody Pastikan Kenyamanan Masyarakat

Saturday, 23 May 2026 - 05:32 WIB

Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua

Berita Terbaru

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno / foto ist

Megapolitan

Jakarta Gelar Indonesia World Dance Festival 2026

Saturday, 30 May 2026 - 16:46 WIB