Kementerian PU Percepat Penanganan Sungai Batang Baliang di Solok

Monday, 28 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan tanggap darurat pascabanjir bandang Sungai Batang Baliang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dengan membagi pekerjaan ke dalam tiga segmen prioritas. Penanganan dilakukan dari hulu hingga hilir sungai, dengan fokus pada pembukaan alur, pembersihan material debris, pengendalian genangan, serta perkuatan tebing di lokasi yang berisiko terhadap fasilitas publik dan permukiman masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan penanganan pascabanjir bandang di Kabupaten Solok masih terus dilakukan oleh jajaran Kementerian PU. Pembersihan alur sungai menjadi bagian penting untuk mengembalikan kelancaran aliran sekaligus mengurangi risiko banjir susulan.

“Pekerjaan masih terus kita lanjutkan. Saat ini jajaran Sumber Daya Air melakukan pembersihan sungai dan muara untuk memperlancar aliran air serta mengurangi risiko terjadinya banjir susulan,” kata Menteri Dody.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang Kementerian PU Reski Wahyudi menambahkan, penanganan tanggap darurat dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di masing-masing bagian sungai.

“Penanganan kami bagi menjadi tiga segmen, mulai dari hulu, bagian tengah yang berdekatan dengan kawasan permukiman, hingga hilir di sekitar Box Culvert Jalan Lingkar Pintu Angin. Pembagian ini dilakukan agar penanganan dapat lebih fokus sesuai kondisi lapangan dan risiko di masing-masing lokasi,” ujarnya.

Pada Segmen 1 di bagian hulu, tepatnya di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok, pekerjaan difokuskan pada pembukaan alur sungai sepanjang 450 meter dan perkuatan tebing menggunakan boulder atau batu gajah sepanjang 480 meter. Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Kementerian PU mengerahkan 2 unit Excavator Standard PC 200, 2 unit Excavator Breaker, dan 10 unit Dump Truck.

Pekerjaan di segmen ini diarahkan untuk membuka kembali kapasitas alur sungai sekaligus mengurangi potensi limpasan yang dapat mengancam kawasan perkantoran dan fasilitas publik di sekitarnya.

See also  Kementerian PU Salurkan 226 Ribu Liter Air Bersih, Respons Kekeringan dan Karhutla di Kalbar

Selanjutnya, pada Segmen 2 di bagian tengah sungai, pekerjaan difokuskan pada kawasan lingkungan perumahan dan Perumnas Griya Arosuka. Pekerjaan meliputi pembukaan alur sungai sepanjang 1.450 meter serta perkuatan tebing menggunakan boulder dan bronjong batu secara setempat sepanjang 2.900 meter.

Pembukaan alur pada segmen ini didukung 1 unit Excavator Standard PC 200. Penanganan di kawasan tengah menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko terhadap permukiman masyarakat yang berada di sekitar alur Sungai Batang Baliang.

Sementara itu, pada Segmen 3 di bagian hilir, tepatnya di sekitar Box Culvert Jalan Lingkar Pintu Angin, pekerjaan difokuskan pada pengeringan dan pembersihan material debris yang menyumbat aliran serta pembukaan alur sungai.

Kementerian PU mengerahkan 1 unit Excavator Long Arm, 1 unit Excavator Standard, serta Mobile Pump yang dioperasikan bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Solok. Pekerjaan di lokasi ini dilakukan untuk mengurangi genangan, membersihkan hambatan aliran, dan memastikan air dapat kembali mengalir dengan lebih lancar.

Secara keseluruhan, hingga Jumat, 25 September 2026 pukul 16.30 WIB, Kementerian PU telah memobilisasi 5 unit Excavator, 3 unit Mobile Pump, dan 4 unit Dump Truck untuk mendukung penanganan tanggap darurat. Tim di lapangan terus melakukan pembersihan material, perbaikan alur sungai, serta penanganan genangan di sejumlah titik terdampak.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hujan dengan intensitas tinggi, Kementerian PU juga telah melakukan pembongkaran Box Culvert eksisting yang mengalami penyumbatan setelah berkoordinasi dengan instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran dan mengurangi risiko terjadinya genangan kembali.

Pembangunan Sabo Dam Disiapkan

Selain penanganan tanggap darurat, Kementerian PU juga menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang untuk meningkatkan ketahanan Sungai Batang Baliang terhadap ancaman aliran debris dan banjir bandang.

See also  KemenkopUKM Gelar Pelatihan Kewirausahaan Pariwisata di Magelang

Balai Teknik Sabo Kementerian PU merekomendasikan pembangunan dua Sabo Dam di Sungai Aie Baliang. Infrastruktur tersebut direncanakan untuk mengendalikan aliran debris, mengurangi kecepatan aliran, serta menjaga stabilitas dasar dan tebing sungai.

Pembangunan Sabo Dam diharapkan dapat memberikan perlindungan jangka panjang bagi kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok dan permukiman masyarakat di sekitar sungai dari potensi bencana serupa di masa mendatang.

Kementerian PU terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Solok dan instansi terkait untuk mempercepat pemulihan di lapangan. Upaya tersebut dilakukan agar fungsi sungai dapat segera dipulihkan, aktivitas masyarakat kembali berjalan, serta risiko terhadap masyarakat dan fasilitas publik dapat diminimalkan.

Untuk mendukung percepatan penanganan bencana, Kementerian PU juga membuka kanal pelaporan bagi masyarakat yang menemukan kondisi infrastruktur terdampak bencana atau membutuhkan penanganan terkait infrastruktur ke-PU-an. Laporan dapat disampaikan melalui WhatsApp Center Kementerian PU di nomor 0815-1000-0158. (#PU608)

Berita Terkait

Museum Bing Slamet Diresmikan, Warisan Maestro untuk Generasi Baru
Siswa dan Guru Bomberay Sulap Perpustakaan Jadi Ruang Baca Nyaman
Rahmat Erwin Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia, LaNyalla Apresiasi Atlet Jatim
Kementerian PU Lanjutkan Penanganan dan Optimalisasi Kolam Retensi SR Sudiang, Makassar
Permudah Transaksi Pelaku Usaha, Livin’ Merchant Dukung Pelaku Usaha Tumbuh Bersama di Era Digital
Kementerian PU Pastikan 3.450 Hektare Sawah Lamongan Tetap Terairi
Kementerian PU Fokuskan Rp114,59 Triliun untuk Infrastruktur Penopang Produktivitas 2027
Hutama Karya Grup Bantu Pemulihan Warga Terdampak Banjir Bandang Solok

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 00:00 WIB

Kementerian PU Percepat Penanganan Sungai Batang Baliang di Solok

Sunday, 27 September 2026 - 23:13 WIB

Museum Bing Slamet Diresmikan, Warisan Maestro untuk Generasi Baru

Sunday, 27 September 2026 - 10:31 WIB

Siswa dan Guru Bomberay Sulap Perpustakaan Jadi Ruang Baca Nyaman

Sunday, 27 September 2026 - 10:28 WIB

Rahmat Erwin Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia, LaNyalla Apresiasi Atlet Jatim

Sunday, 27 September 2026 - 00:00 WIB

Kementerian PU Lanjutkan Penanganan dan Optimalisasi Kolam Retensi SR Sudiang, Makassar

Berita Terbaru

Megapolitan

LRT Jakarta Layani Lebih dari 100 Ribu Penumpang

Sunday, 27 Sep 2026 - 23:28 WIB