Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara

Monday, 5 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, SH., M.Kn. / foto ist

Anggota DPD RI Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, SH., M.Kn. / foto ist

daelpos.com – Anggota DPD RI Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, SH., M.Kn., menyoroti pentingnya penguatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam menghadapi semakin kompleksnya tantangan pengelolaan dan pemeriksaan keuangan negara.

Hal itu disampaikan Dwi Ajeng saat Anggota DPD RI Komite IV mendalami gagasan dan kapasitas para calon Anggota BPK RI pada dua hari proses pendalaman yang dilaksanakan di Jakarta, 26 – 27 September 2026.

Menurut Dwi Ajeng, penguatan BPK tidak cukup hanya ditopang oleh kapasitas teknis pemeriksaan, tetapi juga perlu diarahkan pada kemampuan lembaga dalam mendorong perbaikan tata kelola keuangan negara dan daerah secara berkelanjutan.

“Kita tidak hanya melihat kemampuan teknis pemeriksaan, tetapi juga bagaimana BPK dapat memastikan hasil pemeriksaan memberikan manfaat nyata bagi perbaikan tata kelola keuangan negara dan daerah,” ujar Dwi Ajeng.

Ia menilai, dinamika pengelolaan keuangan negara yang semakin kompleks membutuhkan lembaga pemeriksa yang memiliki kapasitas kuat, kredibel, serta mampu menjaga kualitas dan relevansi fungsi pemeriksaan. Karena itu, pendalaman terhadap kapasitas dan gagasan para calon Anggota BPK menjadi bagian penting untuk memastikan kepemimpinan BPK ke depan mampu menjawab tantangan tersebut.

Selain kapasitas, Dwi Ajeng menekankan pentingnya integritas dan independensi sebagai fondasi dalam menjalankan mandat BPK.

“BPK yang kuat membutuhkan kepemimpinan yang berintegritas dan independen. Dua hal ini menjadi fondasi penting agar fungsi pemeriksaan keuangan negara dapat berjalan secara kredibel dan memberikan kepercayaan publik,” tegasnya.

Dwi Ajeng menambahkan, proses pendalaman calon Anggota BPK merupakan bagian dari tanggung jawab kelembagaan DPD RI untuk melihat secara menyeluruh kapasitas, gagasan, serta komitmen para calon dalam memperkuat fungsi pemeriksaan dan tata kelola keuangan negara.

See also  Dukung Green Tourism, PLN Siap Hadirkan Solusi Energi Bersih di Taman Wisata Candi

Berdasarkan hasil uji kelayakan dan kepatutan, Komite IV DPD RI menetapkan 10 calon untuk mengisi dua jabatan Anggota BPK RI periode 2026–2031 yang akan direkomendasikan kepada DPR RI.

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru
HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir
HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional
HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun
Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim
Rocky Gerung Masuk Wantimpres, Prabowo Tekankan Posisi Etis
bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset
10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan, DPD RI Tekankan Integritas dan Independensi

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Monday, 5 October 2026 - 13:28 WIB

Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara

Monday, 5 October 2026 - 13:26 WIB

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Monday, 5 October 2026 - 13:14 WIB

HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional

Saturday, 3 October 2026 - 18:52 WIB

HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Monday, 5 Oct 2026 - 13:26 WIB

foto ist

Berita Utama

HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional

Monday, 5 Oct 2026 - 13:14 WIB

News

Pecah Rekor! Indonesia Ukir 9 Rekor Dunia dan Asia

Monday, 5 Oct 2026 - 13:09 WIB