Inovasi Energi Bersih PLN Group Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Monday, 12 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak fasilitas Greenvoltaic Hydrogen Plant di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang yang memperoleh predikat Winner pada ASEAN Renewable Energy Project Awards 2026 kategori Emerging Low-Carbon Technologies, subkategori Green Hydrogen. Fasilitas ini mampu memproduksi hingga 43 ton hidrogen hijau per tahun dengan memanfaatkan pasokan listrik berbasis energi terbarukan.

Tampak fasilitas Greenvoltaic Hydrogen Plant di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang yang memperoleh predikat Winner pada ASEAN Renewable Energy Project Awards 2026 kategori Emerging Low-Carbon Technologies, subkategori Green Hydrogen. Fasilitas ini mampu memproduksi hingga 43 ton hidrogen hijau per tahun dengan memanfaatkan pasokan listrik berbasis energi terbarukan.

daelpos.com – PT PLN (Persero) melalui subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP) dan PT PLN Indonesia Power (PLN IP) meraih empat penghargaan ASEAN Energy Awards 2026 atas inovasi di bidang energi bersih yang berkelanjutan. Penghargaan yang diumumkan di Manila, Filipina, Rabu (7/10), ini memperkuat kontribusi PLN Group dalam mendorong transisi energi melalui pengembangan teknologi yang lebih efisien, rendah emisi, sekaligus menciptakan manfaat ekonomi.

Dalam ajang tingkat Asia Tenggara tersebut, PLN NP meraih dua predikat Winner dan satu First Runner-up. Predikat Winner diraih Greenvoltaic Hydrogen Plant di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang pada ASEAN Renewable Energy Project Awards 2026 kategori Emerging Low-Carbon Technologies, subkategori Green Hydrogen, serta Gedung Administrasi PLN NP Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang pada ASEAN Energy Efficiency and Conservation Awards 2026 kategori Green Building, subkategori Small and Medium Building. Sementara itu, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata meraih predikat First Runner-up pada ASEAN Renewable Energy Project Awards 2026 kategori On-Grid, subkategori Utility Scale.

Sementara itu, PLN IP meraih predikat Second Runner-up pada ASEAN Renewable Energy Project Awards 2026 melalui inovasi Powering Coal Generation through Biomass Integration and Smart Energy Management yang dikembangkan Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu, pada kategori Combined Heat and Power (CHP) Generation.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan capaian tersebut mencerminkan kontribusi PLN Group dalam mendukung agenda pemerintah untuk mempercepat transisi energi nasional. Menurutnya, transformasi sektor ketenagalistrikan tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan, tetapi juga pada pengembangan energi yang semakin bersih dan berkelanjutan.

“PLN terus bertransformasi. Sebab, baik saat ini maupun di masa depan, peran PLN tidak hanya sebatas menghasilkan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan energi yang semakin bersih dan berkelanjutan. Inilah arah transformasi yang terus kami dorong agar sektor ketenagalistrikan mampu menjawab kebutuhan masa depan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Darmawan.

See also  Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Infrastruktur Bencana Sumut

Sejalan dengan upaya tersebut, Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan bahwa transisi energi dapat didorong melalui aksi nyata mulai dari inovasi teknologi, optimalisasi aset yang ada, hingga pengembangan pembangkit energi terbarukan berskala besar.

“Transisi energi bukan hanya tentang mengganti sumber energi, tetapi juga tentang bagaimana kita berinovasi agar setiap aset dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat. Tiga penghargaan ini menjadi motivasi bagi PLN Nusantara Power untuk terus menghadirkan solusi energi bersih yang andal, efisien, dan memiliki nilai tambah bagi Indonesia,” ujar Ruly.

Salah satu inovasi yang mendapat pengakuan dalam ajang tersebut adalah Greenvoltaic Hydrogen Plant di PLTGU Muara Karang. Fasilitas ini mampu memproduksi hingga 43 ton hidrogen hijau per tahun dengan memanfaatkan pasokan listrik berbasis energi terbarukan melalui PLTS atap, serta Renewable Energy Certificate (REC) dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling.

“Selain mendukung transisi energi, pengembangan fasilitas ini juga memberikan manfaat ekonomi. Kami mencatat penghematan biaya listrik sekitar Rp1,19 miliar per tahun serta potensi pendapatan baru sebesar Rp2,74 miliar melalui perjanjian pembelian hidrogen dan oksigen. Model pengembangan fasilitas tersebut juga telah direplikasi di 22 pembangkit lain milik PLN Group, dengan total kapasitas produksi gabungan mencapai 203 ton hidrogen per tahun,” jelas Ruly.

Selain melalui pengembangan hidrogen hijau, PLN NP juga menerapkan inovasi efisiensi energi pada bangunan operasional. Salah satunya adalah Gedung Administrasi PLN NP UP Muara Karang, yang mengintegrasikan desain pasif dan aktif untuk mengoptimalkan konsumsi energi serta memanfaatkan panel surya dan hydrogen fuel cell sebagai sumber listrik.

See also  Pertamina Patra Niaga: Menjaga Energi Negeri

Upaya efisiensi tersebut sebelumnya mengantarkan gedung ini meraih Juara I kategori Gedung Hijau dalam Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2025. Prestasi tersebut kemudian mengantarkan gedung ini mewakili Indonesia dalam ASEAN Energy Awards 2026.

Sementara itu, PLTS Terapung Cirata di Jawa Barat meraih penghargaan pada kategori pengembangan energi terbarukan skala besar. Pembangkit berkapasitas 192 megawatt peak (MWp) yang dikelola PT Pembangkitan Jawa Bali Masdar Solar Energi (PMSE) ini memanfaatkan permukaan Waduk Cirata untuk menghasilkan listrik dari energi matahari tanpa memerlukan lahan darat yang luas.

Lebih lanjut, Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta mengatakan bahwa inovasi biomass integration dan smart energy management merupakan upaya mengoptimalkan pembangkit yang telah beroperasi melalui pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi alternatif dan pengelolaan energi yang lebih cerdas.

“Inovasi ini mencerminkan upaya kami dalam mengoptimalkan pembangkitan secara menyeluruh, mulai dari meningkatkan efisiensi operasional dan menjaga keandalan pasokan listrik hingga memperkuat aspek keberlanjutan melalui pemanfaatan energi alternatif dan pengurangan dampak lingkungan. Kami akan terus mendorong inovasi agar transformasi pembangkitan memberikan manfaat nyata bagi perusahaan dan mendukung transisi energi,” pungkas Bernadus.

Berita Terkait

ICONMOVE Warnai HUT ke-26 PLN Icon Plus dengan Semangat Hidup Sehat dan Kepedulian Sosial
Siap Jaga Keandalan Listrik Selama Perhelatan MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Pantau Langsung Lewat Control Room
Jelajahi 1.400 Kilometer Penuh Cerita, Peserta Pertamina Mandalika Ride Out Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
ITPLN Global Pals, Dorong Internasionalisasi Kampus Transisi Energi
PLN EPI Sabet Gold Winner AHI 2026, Komunikasi Program Gasifikasi Diapresiasi
Dirut PLN Resmikan Studio PRIMA PowerBIM, Perkuat Transformasi Digital Engineering PLN Enjiniring
Dari Barang Bekas Jadi Bernilai, Srikandi PLN Icon Plus Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Dari Hidrogen Hijau, Green Building hingga Surya Terapung, PLN Nusantara Power Grup Borong Tiga Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 18:32 WIB

ICONMOVE Warnai HUT ke-26 PLN Icon Plus dengan Semangat Hidup Sehat dan Kepedulian Sosial

Sunday, 11 October 2026 - 18:05 WIB

Siap Jaga Keandalan Listrik Selama Perhelatan MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Pantau Langsung Lewat Control Room

Sunday, 11 October 2026 - 13:19 WIB

Jelajahi 1.400 Kilometer Penuh Cerita, Peserta Pertamina Mandalika Ride Out Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sunday, 11 October 2026 - 06:34 WIB

ITPLN Global Pals, Dorong Internasionalisasi Kampus Transisi Energi

Sunday, 11 October 2026 - 06:29 WIB

PLN EPI Sabet Gold Winner AHI 2026, Komunikasi Program Gasifikasi Diapresiasi

Berita Terbaru

Menpora RI Erick Thohir menyerahkan trofi kepada Marco Bezzecchi sebagai juara Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB, Minggu (11/10). (foto:fajar/kemenpora.go.id)

Berita Utama

Erick Thohir: MotoGP Mandalika Bukan Sekadar Ajang Balap

Monday, 12 Oct 2026 - 13:17 WIB

Berita Utama

Apresiasi Nasabah, BNI Ajak Nikmati MotoGP dari Bukit 360 Mandalika

Monday, 12 Oct 2026 - 13:08 WIB

Berita Utama

Mentrans Dukung BP Batam Perluas Investasi di Rempang

Monday, 12 Oct 2026 - 12:58 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani / foto ist

Berita Terbaru

Puan Minta Keselamatan Korban Banjir Padang Jadi Prioritas

Monday, 12 Oct 2026 - 12:50 WIB