daelpos.com -Pemerintah menunjuk Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo. Penetapan tersebut dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PLN pada Rabu malam (14/10).
Suroso bukan sosok baru di lingkungan PLN. Ia memiliki pengalaman panjang di sektor ketenagalistrikan, mulai dari pembangkitan dan penyaluran listrik, pengaturan beban sistem, transformasi digital, hingga manajemen risiko.
Lahir di Klaten pada 12 Agustus 1971, Suroso merupakan lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia meraih gelar sarjana pada 1994 dan gelar master bidang Power System Engineering and Management dari University of Abertay, Inggris, pada 1999. Pada 2025, ia menyelesaikan pendidikan doktoral Teknik Elektro di ITB.
Kariernya di PLN antara lain sebagai General Manager Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi pada 2019–2021, serta General Manager Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali pada 2021–2022.
Selanjutnya, ia menjabat Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi pada 2022–2023, Direktur Manajemen Risiko sejak September 2023, dan Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan pada Juni 2025.
Dalam jabatan terakhirnya, Suroso terlibat dalam pengembangan proyek ketenagalistrikan dan percepatan energi baru terbarukan.
Penunjukan Suroso berlangsung di tengah tantangan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Sejumlah gangguan kelistrikan di berbagai wilayah, termasuk pemadaman di Batam, menjadi perhatian terhadap kualitas layanan perusahaan tersebut.
Di bawah kepemimpinan baru, Suroso menghadapi tantangan memperkuat keandalan sistem kelistrikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.








