daelpos.com – Menutup perjalanannya di Bumi Lancang Kuning, rangkaian kegiatan Hutan.ID Fest 2026 Chapter Pekanbaru resmi berakhir pada hari ini. Selama tiga hari pelaksanaannya, acara ini telah bertransformasi menjadi ruang perjumpaan yang hangat dan edukatif bagi masyarakat Pekanbaru hingga berbagai provinsi di sekitarnya. Kehadiran ribuan pengunjung dan antusiasme yang terbangun selama festival menjadi pendar harapan serta optimisme baru bagi terwujudnya masa depan hutan Indonesia yang lebih lestari.

Mengakar pada nilai-nilai tradisi, Hutan.ID Fest 2026 Chapter Pekanbaru dimeriahkan oleh beragam kegiatan yang merangkul lintas generasi. Masyarakat diajak menyelami makna kelestarian melalui sesi Story Telling dari Taman Nasional Tesso Nilo, menumbuhkan cinta lingkungan sejak dini lewat Lomba Gambar, serta mengasah kekompakan lewat Lomba Yel-Yel. Lebih dari itu, festival ini memberikan penghormatan mendalam pada tradisi lewat Lomba Gurindam, serta sajian pertunjukan khas Dendang Melayu dan “Nyanyian Panjang”. Beragam seni tutur ini dihadirkan sebagai wujud nyata apresiasi kultural masyarakat lokal yang sejak lama memiliki kebijaksanaan tersendiri dalam menjaga keharmonisan dengan rimba.
Acara penutupan yang sarat makna ini secara resmi ditutup oleh Plt. Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga Kementerian Kehutanan RI. Dalam pesannya, beliau menyoroti kekuatan tradisi nusantara yang selalu berjalan beriringan dengan napas pelestarian lingkungan.
“Kearifan lokal dan budaya kita dari generasi ke generasi telah mengajarkan nilai-nilai luhur tentang pentingnya menjaga alam. Nilai-nilai inilah yang menjadi pengingat kita untuk terus menjaga kelestarian alam, memastikan bahwa hutan kita tetap bernapas dan keindahannya dapat terus dinikmati oleh anak cucu kita ke depannya,” pesannya saat memberikan penutupan.
Melalui selesainya Hutan.ID Fest 2026 di Pekanbaru, diharapkan pesan-pesan penjagaan lingkungan tidak hanya berhenti di lokasi acara. Semangat, optimisme, dan nilai-nilai kearifan budaya yang dibawa pulang oleh setiap pengunjung diharapkan mampu menjelma menjadi tindakan-tindakan nyata di keseharian, memastikan bahwa alam Indonesia akan terus menjadi sumber kehidupan bagi generasi di masa yang akan datang.








