ITPLN Ditantang Teliti Listrik Arus Laut

Monday, 2 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) membuka peluang kolaborasi riset bagi mahasiswa dan peneliti Institut Teknologi PLN (ITPLN) untuk mengembangkan teknologi energi baru terbarukan (EBT). Sejumlah inovasi yang tengah dikembangkan meliputi pembangkit listrik tenaga arus laut (PLTAL), green hydrogen, hingga virtual power plant (VPP) untuk memperkuat sistem kelistrikan masa depan.

General Manager PLN Puslitbang Mochamad Soleh mengatakan, perguruan tinggi, dosen, dan mahasiswa memiliki peran strategis dalam menghasilkan inovasi yang menjawab kebutuhan nyata industri ketenagalistrikan.

“Agenda penelitian perlu terus disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan sistem agar hasilnya tidak berhenti sebagai prototipe, tetapi dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Soleh dalam Kuliah Ahli Riset dan Inovasi, dikutip Senin, 2 November 2026.

Salah satu riset unggulan yang dipaparkan ialah PLTAL berbasis floater untuk memanfaatkan arus laut sebagai sumber listrik. Teknologi ini dikembangkan dengan melibatkan sejumlah institusi dan industri dalam negeri.

“Desain struktur floater melibatkan ITS dan pembangunannya oleh PT PAL Indonesia, sedangkan turbin dirancang BRIN bersama mitra industri,” katanya.

Menurutnya, PLN Puslitbang juga mengembangkan generator permanent magnet synchronous generator berkapasitas 200 kW bersama Ricky Elson. Hampir seluruh komponen teknologi tersebut ditargetkan berasal dari dalam negeri.

“Saat ini, PLTAL masih menjalani pengujian kinerja, stabilitas struktur, dan efisiensi konversi energi. Kami targetkan teknologi tersebut dapat diuji di sekitar Selat Lombok dalam dua tahun mendatang,” ucapnya.

Soleh menjelaskan, pengembangan PLTAL membuka banyak peluang penelitian, mulai dari pengujian performa turbin, stabilitas floater, hingga interaksi fluida apabila pembangkit dikembangkan dalam skala besar. Jika nantinya dibangun menjadi satu kawasan pembangkit atau farm dengan sejumlah turbin, diperlukan kajian lebih lanjut mengenai interaksi antarturbin dan optimalisasi produksi listrik.

See also  PLN EPI Dorong Bioenergi, Buka Peluang 150 Ribu Lapangan Kerja Hijau

“Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi energi arus laut yang besar, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Karena itu, keterlibatan mahasiswa dan akademisi diperlukan untuk mempercepat penguasaan teknologi dalam negeri,” jelasnya.

Selain energi laut, PLN Puslitbang mengembangkan Green Hydrogen Hub dengan konsep pemanfaatan hidrogen secara terintegrasi, mulai dari produksi, penyimpanan (storage), hingga pengisian bahan bakar kendaraan hidrogen. Berbeda dengan konsep hidrogen yang langsung dikonversi menjadi listrik melalui fuel cell, sistem ini memungkinkan hidrogen disimpan dan didistribusikan untuk berbagai kebutuhan.

PLN juga mengembangkan konsep virtual power plant (VPP) melalui integrasi pembangkit listrik tenaga surya atap (PLTS) dan baterai yang tersebar di berbagai lokasi. Sistem tersebut menggunakan Local Control Unit (LCU) dan pusat kendali untuk mengatur produksi listrik dari masing-masing sumber sesuai kebutuhan jaringan. Dengan demikian, energi dari rumah-rumah yang memiliki PLTS atap dapat dikelola sebagai satu kesatuan dan dikoordinasikan dengan pusat pengatur beban.

Inovasi lainnya ialah pengembangan Advanced Metering Infrastructure (AMI) untuk mengintegrasikan meter pintar dan perangkat komunikasi dari berbagai produsen agar dapat bekerja dalam satu jaringan. Riset ini mencakup pengujian interoperabilitas perangkat, pengembangan prototipe, serta pemanfaatan aset secara lebih fleksibel.

“Budaya riset harus dibangun melalui kebiasaan mengenali persoalan, berani menguji gagasan, belajar dari hasil pengujian, dan memastikan inovasi memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.

Ia pun mengajak mahasiswa dan peneliti ITPLN terlibat dalam pengembangan berbagai teknologi tersebut, termasuk melalui kolaborasi penelitian, pengujian prototipe, dan pengembangan solusi ketenagalistrikan yang mendukung transisi energi Indonesia.

Berita Terkait

Bahlil Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Kementerian ESDM
PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional Satya JKN Awards 2026, Perkuat Perlindungan Pekerja untuk Layanan Andal
Inovasi AI Limbah Elektronik Antar Mahasiswa ITPLN Juara 1
Pertamina Bawa 5 UMKM Lokal Buka Peluang Pasar Global di ASCOPE 2026
Pertamina Perluas Akses Pasar, Hadirkan SMEXPO di Bekasi
FOREK Hulu Migas 2026: Pertagas Tandatangan Kontrak PJBG dengan EMP Bentu Limited dan PGN hingga 2031
PLN EPI Dorong Penguatan Ekosistem Biomassa untuk Mendukung Transisi Energi
Dorong Lingkungan Kerja Inklusif dan Pemberdayaan Perempuan, PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 19:04 WIB

ITPLN Ditantang Teliti Listrik Arus Laut

Monday, 2 November 2026 - 10:03 WIB

PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional Satya JKN Awards 2026, Perkuat Perlindungan Pekerja untuk Layanan Andal

Monday, 2 November 2026 - 06:53 WIB

Inovasi AI Limbah Elektronik Antar Mahasiswa ITPLN Juara 1

Sunday, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Pertamina Bawa 5 UMKM Lokal Buka Peluang Pasar Global di ASCOPE 2026

Sunday, 1 November 2026 - 18:09 WIB

Pertamina Perluas Akses Pasar, Hadirkan SMEXPO di Bekasi

Berita Terbaru

Energy

ITPLN Ditantang Teliti Listrik Arus Laut

Monday, 2 Nov 2026 - 19:04 WIB

Salah satu implementasi pilar transformasi TLKM 30 unlock value, rampungnya pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia pada 30 September 2026.

Berita Terbaru

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Monday, 2 Nov 2026 - 18:15 WIB