Kemenkop dan UKM Siap Bantu Penguatan KUMKM Kabupaten Tanimbar Jelang Beroperasinya Blok Masela

Wednesday, 26 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementrian Koperasi dan UKM siap memberikan penguatan pada Koperasi dan UMKM di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Provinsi Maluku, dalam mengantisipasi multiplier effect (dampak berantai) di bidang perekonomian menjelang beroperasinya blok migas Masela.

“Blok Masela adalah mega proyek yang tentunya akan memberikan banyak dampak perekonomian bagi masyarakat di Kabupaten Tanimbar. Koperasi dan UMKM di sana tentunya juga harus siap menyambutnya dalam arti menjadi kekuatan ekonomi yang mampu menjadi mitra blok Masela,” kata Sekretaris Kemenkop dan UKM, Prof Dr Rully Indrawan, usai menerima kunjungan Bupati KKT Petrus Fatlolon di jakarta, Rabu (26/2/2020).

Rully menegaskan, komitmen Kemenkop dan UKM untuk membantu penguatan KUMKM di KKT nantinya dilakukan melalui penguatan fasilitas usaha maupun SDM dan bantuan strategis lainnya agar KUMKM di KKT bisa mengimbagi perkembangan perekonomian di KKT yang akan banyak berubah dengan beroperasinya blok Masela.

Terlebih Kabupaten Tanimbar sendiri merupakan salah satu wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Maluku, dimana sesuai arahan Presiden Jokowi, merupakan wilayah yang menjadi prioritas agar tercipta kesejahteraan berkeadilan,” tegas Prof Rully.

Wilayah KKT ini secara geografis juga berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia. Dulunya, KKT ini bernama Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) yang resmi berubah nama menjadi KKT sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 2 tahun 2019.

Tiga Kendala

Sementara itu Bupati KKT Petrus Fatlolon mengatakan, kedatangannya ke Kemenkop dan UKM ini adalah mengundang Menkop dan UKM Teten Masduki untuk menghadiri rakor Koperasi dan UKM se provinsi Maluku, yang akan digelar di Saumlalki KKT pada 3 Maret 2020.
” Sekaligus kami meminta bantuan penguatan pelaku ekonomi di KKT yang mayoritasnya adalah koperasi dan UMKM, ” kata Petrus.

See also  Jambore Nasional Pendamping Desa Gus Halim: Desa Hari Ini Begitu Maju

Saat ini katanya jumlah jumlah penduduk 127.279 jiwa, dimana jumlah UMKM nya sekitar 700 sampai 800 orang. Sedang Koperasi ada 184 yang 160 koperasinya masih aktif.
Potensi perekonomian rakyat yang bisa dikembangkan adalah di.bidang perikanan, pertanian dan pariwisata. ” Kami juga memiliki 227 pulau yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata,” tambahnya.

Petrus memaparkan setidaknya ada tiga kendala yang dihadapi pemerintah KKT dalam mengembangkan perekonomian rakyat di daerahnya. ” Pertama masalah kesiapan SDM, lalu masalah permodalan dan ketiga masalah sarana dan prasarana yang masih minim,” tambahnya.

Petrus menegaskan pihaknya ingin segera melakukan penguatan perekonomian rakyat KKT, apalagi ada instruksi dari Presiden agar ada percepatan beroperasinya blok Masela. ” Awalnya direncanakan tahun 2026 namun kami berusaha agar 2024 di akhir masa pemerintahan, Presiden bisa meresmikan ekspor perdana LNG blok Masela ini,” katanya.

Berdasarkan data SKK Migas, pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela mampu menciptakan dampak berantai bagi perekonomian nasional, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dari sisi Produk Domestik Bruto (PDB), dampak produksi gas Blok Masela yang dimulai dari 2022 sampai 2055 mencapai USD 153,6 miliar. Terdiri dari masa konstruksi (2022-2027) sebesar USD 7,5 miliar dan masa operasi (2027-2055) USD 146,1 miliar.

Dari sisi pendapatan rumah tangga diproyeksi mencapai sebesar USD 33,2 miliar. Terdiri dari masa konstruksi sebesar USD 3,1 miliar. Pada masa operasi diproyeksi mencapai USD 30 miliar.

Sebelumnya, dengan total investasi Blok Masela yang mencapai USD 19,8 miliar, pemerintah Republik Indonesia berencana untuk lebih meningkatkan jaringan energi melalui pengembangan pipa gas dan infrastruktur listrik di seluruh negeri, dari Sabang ke Merauke dan dari Miangas ke Pulau Rote.[]

Berita Terkait

DPD RI Dukung Pengembangan Bandar Antariksa Biak Lewat Kemitraan Indonesia–Rusia
Kementerian PU Pastikan Jembatan Enang-Enang Kini Fungsional Secara Terbatas, Penanganan Permanen Dipercepat
Hutama Karya Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat untuk Dukung Pembangunan Infrastruktur yang Taat Hukum
Inovasi Stick on Wall Percepat Finishing Sekolah Rakyat Sumedang, Siap Sambut Tahun Ajaran Baru
Hutama Karya Garap Pemulihan Prasarana Peribadatan Pascabencana di Sumatera Utara
Dikelilingi Perkebunan Pohon Jati, Sekolah Rakyat Indramayu Punya Lapangan Sepak Bola Rumputnya Standar FIFA
Punya Panorama Pegunungan, Sekolah Rakyat Bogor Siap Jadi Kawasan Pendidikan Modern
Harga Pupuk Turun, Transmigrasi Siap Dukung Swasembada Pangan

Berita Terkait

Thursday, 2 July 2026 - 17:50 WIB

DPD RI Dukung Pengembangan Bandar Antariksa Biak Lewat Kemitraan Indonesia–Rusia

Thursday, 2 July 2026 - 13:33 WIB

Kementerian PU Pastikan Jembatan Enang-Enang Kini Fungsional Secara Terbatas, Penanganan Permanen Dipercepat

Wednesday, 1 July 2026 - 18:10 WIB

Hutama Karya Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat untuk Dukung Pembangunan Infrastruktur yang Taat Hukum

Wednesday, 1 July 2026 - 12:37 WIB

Inovasi Stick on Wall Percepat Finishing Sekolah Rakyat Sumedang, Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Tuesday, 30 June 2026 - 12:32 WIB

Hutama Karya Garap Pemulihan Prasarana Peribadatan Pascabencana di Sumatera Utara

Berita Terbaru