Prediksi Ilmuwan Singapura: Corona di Indonesia Berakhir Mulai Juni

Sunday, 26 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Para ilmuwan di Universitas Teknologi dan Desain Singapura (SUTD) memprediksi wabah COVID-19 di Indonesia bakal kelar bulan Juni nanti. Menurut mereka, saat ini Indonesia sudah memasuki masa puncak.

Prediksi ini dibuat oleh Laboratorium Inovasi Berbasis Data (DDI SUTD) dan ditampilkan di situsnya, bertajuk ‘Kapankah COVID-19 Akan Berakhir?’, diakses detikcom, Minggu (26/4/2020).

Mereka tak hanya membuat perkiraan untuk Indonesia. Ada 27 negara lain yang ikut diprediksi oleh akademisi dari SUTD ini.

Mereka membuat prediksi ini berdasarkan data yang terus diperbaharui, terakhir pada 26 April 2020. Metode yang digunakan adalah model SIR, atau susceptible (rentan), infected (tertular), recovered (sembuh), diterapkan untuk memperkirakan kurva siklus hidup pandemi virus Corona ini. Mereka menerapkan kode-kode dari Milan Batista, ilmuwan dari Universitas Ljubljana, Slovenia. Juga, mereka memanfaatkan data dari situs Our World in Data.

Namun demikian, Laboratorium Inovasi Berbasis Data SUTD ini memperingatkan bahwa penelitian yang mereka tampilkan di situs itu hanya bertujuan untuk pendidikan dan riset, serta bisa jadi memuat kesalahan (eror).

Berikut adalah hasil hitung-hitungan mereka mengenai berakhirnya virus Corona di Indonesia:

Indonesia

Tanggal titik balik dari puncak: 20 April 2020

Berakhir 97%: 7 Juni 2020

Berakhir 99%: 24 Juni 2020

Berakhir 100%: 7 September 2020

Setiap hari, data sebagai dasar perhitungan diperbaharui, sehingga hasilnya juga bisa berubah. Misalnya untuk Indonesia, data tanggal 25 April sedikit berbeda. Pada 25 April, tanggal wabah COVID-19 berakhir 97% ada pada 6 Juni 2020, sedangkan data tanggal 26 April tanggal berakhir 97% ada pada 7 Juni 2020.

“Dalam hal ini, tanggal akhir yang diperkirakan adalah waktu untuk mencapai 97% dari total kasus epidemi yang diharapkan,” tulis DDI SUTD.

See also  Lonjakan Kasus COVID-19, Kakorlantas Ubah Mobil Pelayanan Lalin

Pada kurva untuk Indonesia yang diperbaharui tanggal 25 April, terlihat kapan puncak Corona tercapai, yakni pada 19-20 April 2020.

Saat puncak itu, kasus baru positif COVID-19 di Indonesia diprediksi mencapai 350 kasus per hari. Namun kasus baru positif COVID-19 yang benar-benar terjadi di Indonesia diperkirakan lebih dari itu, yakni mencapai puncaknya hingga nyaris 450 kasus per hari. (*)

Berita Terkait

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 October 2026 - 12:49 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Wednesday, 14 October 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terbaru

Energy

Dosen ITPLN Suroso Pimpin PLN, Ini Harapan Kampus

Saturday, 17 Oct 2026 - 13:21 WIB