MenkopUKM Kunjungi Pasar Beringharjo Pastikan Program PEN Tepat Sasaran

Thursday, 6 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dampak dari wabah Covid-19 memang begitu dahsyat menerpa para pelaku usaha. Tak terkecuali, bagi para pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta. “Omzet penjualan saya drop hingga 80%. Sekarang sudah ada peningkatan, tapi baru 20% saja, belum menutupi biaya produksi,” ucap pedagang bernama Istinah yang sudah berdagang disana selama 11 tahun.

Keluhan tersebut diungkapkan kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Pasar Beringharjo, Rabu (5/8). “Saya diminta Presiden Jokowi untuk turun ke lapangan, menginvetaris dampak Covid-19, terutama bagi para pedagang pasar-pasar tradisional,” ucap Teten kepada wartawan.

Tujuannya, lanjut Teten, agar program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk koperasi dan UMKM berjalan dengan efektif dan tepat sasaran.

“Kita memiliki Bansos modal kerja untuk pelaku usaha mikro dan kecil yang belum bankable, yang belum pernah mendapat pembiayaan dari lembaga keuangan. Kita akan menyasar 12 juta pelaku usaha dengan bantuan modal kerja sebesar Rp2,4 juta per orang,” papar MenkopUKM yang didampingi Dirut LPDB KUMKM Supomo dan Ketua KSPPS BMT Beringharjo Mursida Rambe.

Selain itu, Teten ingin memastikan bahwa program PEN selain tepat sasaran, juga cepat berjalan dan sesuai kebutuhan pelaku UMKM. “Kita juga ada program membeli produk UMKM, terutama di sektor pangan, sehingga mereka terbantu tak hanya dari masalah pembiayaan tapi juga penjualan”, tukas Teten.

Teten mengakui, para pelaku UMKM termasuk pedagang pasar amat terpukul atas pandemi Covid-19. “Ketika wisatawan menurun drastis, prioritas belanja masyarakat lebih ke makanan dan minuman, maka pedagang baju, aksesoris dan lainnya jelas terpukul”, kata MenkopUKM.

Untuk itu, Teten menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan kerjasama dengan KSPPS BMT Beringharjo untuk meringankan cashflow para pedagang di Pasar Beringharjo.

See also  Paksakan Pilkada, Sultan ingatkan KPU untuk tangungjawab bila TPS jadi klaster baru

“Kita ada perkuatan permodalan dana bergulir dari LPDB KUMKM. Silakan dimanfaatkan dengan baik”, tegas Teten.

Teten optimis, ekonomi dan bisnis di Yogyakarta akan cepat bangkit kembali, karena Yogyakarta dikenal sebagai Kota Kreatif dan memiliki daya saing yang kuat. “Saya berharap, pelaku UMKM di Yogyakarta terus membangun jaringan bisnis dan ekosistemnya secara terintegrasi”, kata MenkopUKM.

Hanya saja, Teten mewanti-wanti para pedagang Pasar Beringharjo tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan. “Salah satunya, memakai masker dalam keseharian berdagang harus sudah menjadi kebiasaan yang terus diterapkan,” tukas Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KSPPS BMT Beringharjo Mursida Rambe mengatakan, pihaknya sudah melakukan relaksasi bagi para pedagang pasar anggota koperasi BMT Beringharjo.

“Bahkan, kita menyarankan para anggota untuk menabung setiap hari di koperasi. Nilainya bisa berapa saja, tergantung dari hasil penjualannya. Nantinya, tabungan itulah yang dibayarkan ke koperasi untuk cicilan kreditnya”, pungkas Mursida.

Berita Terkait

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB