Mendagri Launching Pembagian Jutaan Masker di Kabupaten Kuningan

Saturday, 15 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian terus mendorong para kepala daerah membagikan masker dan sosialisasikan protokol kesehatan Covid-19 ke warganya. Berangkat dari kegelisahan dimana hingga saat ini masih ada masyarakat yang tidak tahu kegunaan masker atau malah tidak mampu membelinya.

Pembagian masker diharapkan dapat membantu warga yang tidak mampu dan mengedukasi masyarakat tentang kegunaan masker di saat pandemi.

Saat ini, di sejumlah daerah secara massif dan serentak mulai membagikan masker dengan melibatkan partisipasi masyarakat, pihak swasta dan tentu saja menggerakkan UMKM dalam pengerjaannya sehingga diharapkan bisa kembali menggeliatkan perekonomian.

Gerakan membagi sejuta masker yang berlangsung di sejumlah daerah di Indonesia berawal dari tantangan langsung Mendagri kepada seluruh Kepala Daerah jika ada yang bisa mendistribusikan minimal satu juta masker maka dirinya akan datang langsung ke daerah tersebut untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemda yang berhasil merealisasikannya.

Seiring waktu berjalan, telah dilakukan launching kampanye bagi masker di Kabupaten Gowa dengan gerakan sejuta masker pada tanggal 7 Juli lalu, Launching Gerakan Bagi Masker 2,5 juta di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada tanggal 5 Agustus, dan Gerakan Bagi Masker 1,5 juta di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu pada tanggal 6 Agustus, dan di Jawa Timur sebanyak 26 juta masker pada tanggal 7 Agustus yang lalu.

Mendagri menekankan bahwa gerakan bagi masker seperti ini sumbernya bukan hanya dari Pemda saja diharapkan ada kontribusi selain dari Pemda, seperti dunia usaha dan masyarakat.

“Di Kabupaten Kuningan sumber dari sumbangan masker banyak melibatkan banyak pihak, yaitu dari BPBD 250 ribu masker, gugus tugas 750 ribu masker, TNI 500 ribu masker, Polri 553 ribu masker, Dinkes 650 ribu masker, Bank Kuningan 125 ribu masker, Bank BJB 350 ribu masker, Korpri 125 ribu masker, Komunitas lainnya 275 ribu 500 masker, pemerintah desa 1.134.289 masker, sehingga total 4.687.789 masker”, urainya.

See also  Bupati Poso Resmikan 3 Pertashop di Kabupaten Poso

Launching Gerakan Bagi Masker di Kabupaten Kuningan dihadiri langsung Mendagri Muhammad Tito Karnavian, Bupati Kuningan Acep Purnama, Walikota Cirebon Nasrudin Azis, Bupati Cirebon Imron Rosadi, Bupati Majalengka Karna Sobahi.

Seperti diketahui, serangkaian gerakan membagikan masker yang dilakukan Mendagri beserta jajarannya dan mendorong seluruh Pemda untuk massif membagikan dan menyosialisasikan penggunaan masker yang baik dan benar ke warganya sejalan dengan arahan Arahan Presiden Joko Widodo yang meminta jajarannya semakin masif menyosialisasikan protokol kesehatan guna menekan angka kasus positif Covid-19.

Presiden ingin protokol kesehatan betul-betul menjadi perhatian. Saat membuka Rapat Terbatas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2020, Presiden menegaskan seluruh jajarannya bergerak dan fokus saja dalam dua minggu ini untuk kampanye mengenai pakai masker. Dalam dua minggu berikutnya dilanjutkan kampanye jaga jarak atau cuci tangan, Presiden meminta kampanye protokol kesehatan tidak dicampur semua.

Menurut Presiden Jokowi, kampanye protokol kesehatan yang dilakukan bersamaan selama ini, kurang efektif di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Berkenaan dengan araha tersebut, Presiden meminta kepada Ketua Umum Tim Penggerak PKK Ibu Tri Tito Karnavian untuk menggerakkan kampanye door to door gerakan penggunaan masker yang melibatkan ibu-ibu PKK di seluruh Indonesia untuk berkontribusi lebih maksimal dalam pembagian masker. 

Berita Terkait

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Monday, 5 Oct 2026 - 13:26 WIB