MenkopUKM Fokus Siapkan Koperasi Percontohan di Sektor Pangan

Thursday, 1 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Situasi pandemi Covid-19 menjadi momentun bagi koperasi di sektor pangan untuk berkembang dan menjadi pemain di skala global. Dibanding sektor lain, komoditas pangan selama pandemi ini mengalami pertumbuhan yang positif.

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki usai mengunjungi sentra pertanian komoditas edamame di lahan Koperasi KSU Keluarga Mitra Tani, di Desa Jengawah, Jember, Jawa Timur, Kamis (1/10/2020). Dalam kesempatan itu, MenkopUKM secara simbolis juga melakukan panen dan penanaman edamame.

Turut hadir, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo, Deputi bidang Kelembagaan Kemenkop UKM RullI Nuryanto, Ketua Koperasi KSU Keluarga Mitra Tani Nurhadi, Direktur PT Mitra Tani Untung Mulyono, dan Direktur PTPN X Aris Tohariman. 

Dalam sambutannya, Menteri Teten mengapresiasi Koperasi KSU Keluarga Mitra Tani yang mampu mengelola komoditas edamame hasil produksi petani secara terintegrasi dan menembus pasar ekspor, karena telah bermitra dengan PT Mitra Tani Dua Tujuh sebagai offtaker. 

“Sedikit koperasi yang terintegrasi seperti ini. Ini model bisnis bagus, koperasi berhadapan dengan market dan offtaker. Dengan ada kepastian market seperti ini, koperasi menjadi mudah untuk mendapatkan pembiayaan guna mengembangkan usahanya,” ungkap MenkopUKM. 

MenkopUKM menyebutkan saat ini jumlah koperasi pangan yang aktif hanya 11% atau 13.821 unit dari 123.048 unit yang tersebar di berbagai daerah. Hal ini terjadi karena koperasi tidak memiliki model bisnis dan tidak terintegrasi dalam produksinya.

Untuk itu, MenkopUKM mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan piloting project koperasi sektor produksi di Tanah Air, mencakup sektor pangan, hasil laut, perkebunan, dan peternakan. Menurut MenkopUKM, Indonesia memiliki keunggulan domestik dan peluang usaha yang besar bagi koperasi di sektor-sektor tersebut.

“KemenkopUKM punya rencana besar untuk memperkuat koperasi di sektor pangan . Kita akan masuk ke komoditas sawit di Sumatera dengan 4 juta hektare lahan sawit mandiri, pilot project koperasi padi di Demak Jawa Tengah. Kemudian juga koperasi pangan di wilayah perhutanan sosial, model ini akan kita kembangkan, komoditinya tergantung potensi daerah masing-masing,” ucapnya.

See also  PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Gandeng BRIN Untuk Tingkatkan Optimalisasi Budidaya Anggur Laut

Dalam kesempatan itu, Menteri Teten juga menyerahkan bantuan modal dari LPDB-KUMKM senilai Rp30 miliar kepada KSU Keluarga Mitra Tani. Koperasi ini mengelola 300 hektare lahan petani dengan produksi per hari 2.000 ton edamame, dengan mayoritas hasil produksi di ekspor ke Jepang, Amerika Serikat dan negara di Timur Tengah.

“Bantuan ini sangat membantu kami, khususnya bagi para petani. Rencananya, bantuan tersebut digunakan untuk pengembangan lahan, investasi, pembangunan pabrik, cold storage dan packaging,” kata Ketua Koperasi KSU Keluarga Mitra Tani, Nurhadi.

Menteri Teten pada kunjungan kerjanya di Jember, Jawa Timur, tersebut juga mengunjungi PT Mitra Tani Dua Tujuh, perusahaan eksportir edamame, untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan cold storage dan pelepasan ekspor edamame sebanyak 22 ton ke Jepang.

Direktur Utama PT Mitra Tani Dua Tujuh, Untung Mulyono, mengatakan setiap tahun mengekspor 12 ribu ton edamame dengan nilai Rp360 miliar. Kedepan produksi akan terus ditingkatkan untuk mengalahkan Taiwan sebagai eksportir utama edamame. 

“Kami ekspor dengan nilai Rp360 miliar pertahun. Ini menyumbang devisa negara. Kita bisa tambah kapasitas dengan dukungan dari mitra-mitra dan petani, karena kami ingin mengejar Taiwan,” 

Plt Bupati Jember, Muqit Arif mengapresiasi perhatian Kemenkop UKM terhadap koperasi dan petani edamame di Jember. Komoditas edamame, tambah Muqit merupakan usaha kebanggaan masyarakat Jember, apalagi di masa pandemi saat perusahaan lain banyak tumbang PT Mitra Tani Dua Tujuh tetap kokoh dan menyerap ribuan tenaga kerja.

Berita Terkait

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor
Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan
Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka

Berita Terkait

Friday, 6 November 2026 - 09:46 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor

Thursday, 5 November 2026 - 19:00 WIB

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Berita Terbaru

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani.

Ekonomi - Bisnis

Indonesia Gaet Komitmen Investasi Rp6,3 Triliun di IIF 2026 London

Saturday, 7 Nov 2026 - 00:53 WIB