MenkopUKM Ajak Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kembangkan Koperasi dan UMKM

Friday, 9 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak Himpunan Pengusaha Nahdliyin untuk turut serta terlibat dalam upaya pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia.

“Saya mengajak para nahdliyin, terutama yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Nahdliyin, untuk ikut serta membangun dan mengembangkan koperasi dan UMKM,” kata Teten Masduki dalam acara Hari Lahir Ke-9 Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) yang digelar secara virtual, Jumat (9/10/2020).

Teten mengatakan selama ini banyak koperasi yang berkembang di lingkungan Nahdliyin dan hal ini dapat menjadi modal pendukung untuk kerja sama tersebut.

Ia juga berharap para pengusaha Nahdliyin menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi Indonesia di tengah pandemi COVID-19.

Selebihnya, ia menekankan bahwa struktur ekonomi Indonesia memiliki formasi 99 persen UMKM, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 97 persen, dan kontribusi ke PDB hingga 60 persen. “Kontribusi dari UMKM itu sangat besar, sehingga ekonomi Indonesia ini sebenarnya UMKM; namun sayangnya produktivitas UMKM masih terlalu rendah dibandingkan dengan usaha besar atau korporasi yang jumlahnya 1 persen; inilah tantangan utama kita,” katanya.

Di tengah pandemi, kata Teten, UMKM mengalami dampak yang luar biasa, dan kondisinya berbeda dengan krisis 1998 di mana ketika usaha besar berjatuhan, UMKM justru menyelamatkan ekonomi Indonesia.

“Saat ini beda, seluruh dunia sekarang mengalami krisis; UMKM sangat terdampak dari sisi supply maupun demand. Banyak survei dilakukan, salah satunya dari ADB, yang mencatat bahwa 50 persen UMKM diperkirakan akan menutup usahanya, sementara 88 persen usaha mikro sudah tidak lagi memiliki tabungan,” katanya.

Untuk itu, ia mengatakan, Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp123,46 triliun untuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional khusus sektor UMKM. Per 5 Oktober 2020, progress sementara mencapai 67,99% atau telah disalurkan sebesar Rp83,9 triliun.

See also  Gala Dinner di Akmil Magelang, Prabowo Banggakan Menteri Transmigrasi

Program PEN Kementerian Koperasi dan UKM meliputi Banpres Produktif untuk Usaha Mikro, Pembiayaan Investasi Kepada Koperasi melalui LPDB-KUMKM, subsidi KUR, dan subsidi Non-KUR (BLU-Koperasi).

MenkopUKM menambahkan, sejumlah program lain yang juga digalakkan di antaranya adalah pelibatan UMKM dalam Pengadaan Barang dan Jasa, menyelenggarakan Pasar Digital UMKM (PaDi), Korporatisasi Petani/Nelayan (Pengembangan Koperasi Pangan), juga program Belanja Di Warung Tetangga, serta menyerap produk koperasi dan UMKM melalui kolaborasi dengan Bulog, PTPN dan 9 klaster pangan BUMN yang akan menyalurkan produk ke warung-warung tradisional.

Pada kesempatan itu, Teten menyampaikan ucapan selamat kepada Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) dan menanti kontribusi besar mereka dalam upaya turut serta memberdayakan koperasi dan UMKM di tanah air.

“Dirgahayu untuk Himpunan Pengusaha Nahdliyin yang sudah berusia 9 tahun, semoga terus berkembang,” kata Teten Masduki.

Berita Terkait

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal
Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu
KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 09:20 WIB

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sunday, 7 June 2026 - 18:16 WIB

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Saturday, 6 June 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Utama

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:31 WIB

Berita Utama

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:29 WIB

foto ist

News

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 Jun 2026 - 17:02 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen

Monday, 8 Jun 2026 - 16:57 WIB