Pertamina Fasilitasi Bank Sampah Produksi Energi Terbarukan

Thursday, 19 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pertamina melalui Program CSR memfasilitasi Bank Sampah yang menjadi mitra binaannya untuk mengolah sampah menjadi energi terbarukan.  

Pertamina menggandeng PT Pegadaian yang juga memiliki mitra binaan Bank Sampah untuk sama-sama mendorong produksi energi terbarukan yang ramah lingkungan. 

Pjs. Vice President Corporate Communication Pertamina Heppy Wulansari mengatakan sinergi kedua BUMN mengedepankan aspek inklusif dan kolaboratif untuk membangun kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.

“Melalui program ini, diharapkan Pertamina dan Pegadaian dapat berkontribusi mendukung pemerintah pada pencapaian SDGs poin 7 yakni energi bersih dan terjangkau serta poin 8 yakni peningkatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Heppy. 

Selain itu, imbuh Heppy,  program ini juga mendukung SDGs poin 12 yakni konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta pencapaian SDGs poin 17 yakni revitalisasi kemitraan global.

“Kerja sama ini diharapkan bisa semakin memaksimalkan potensi pengelolaan Bank Sampah yang dikelola Pertamina maupun Pegadaian,” imbuh Heppy. 

Sebagai langkah awal, pada minggu ke-4 Oktober 2020 telah dilaksanakan knowledge sharing antara Bank Sampah KSM Ramah Lingkungan binaan EP Tarakan dan Bank Sampah Panggungharjo Yogyakarta binaan Pegadaian. 

KSM Ramah Lingkungan menjelaskan terkait pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel, dengan menggunakan bioethanol dari ampas buah dan ampas nasi. Produk samping dari pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel ini adalah gliserol yang kemudian bisa diolah menjadi sabun. 

Sementara Bank Sampah Panggungharjo Yogyakarta membagikan pengalaman mereka dalam mengolah sampah menjadi barang-barang kreatif lainnya seperti tas, vas bunga, kotak tisu, lampu hias, dan lain-lain. 

Anwar, pengelola KSM Ramah Lingkungan berterima kasih kepada Pertamina dan Pegadaian yang menggagas kegiatan ini sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka selaku pengelola bank sampah untuk mencari alternatif lain dalam pengelolaan sampah.

See also  Luhut: Kita kenal nya Karantina Wilayah, Bukan Lockdown

Hal senada diungkapkan Eko, pengelola bank Sampah Panggungharjo. Menurutnya program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk lebih terpacu memanfaatkan sampah sebagai salah satu alternatif sumber energi baru terbarukan.

Berita Terkait

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal
Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu
KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 09:20 WIB

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sunday, 7 June 2026 - 18:16 WIB

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Saturday, 6 June 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Utama

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:31 WIB

Berita Utama

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:29 WIB

foto ist

News

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 Jun 2026 - 17:02 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen

Monday, 8 Jun 2026 - 16:57 WIB