Dirjen Otda Pastikan ASN yang Bertugas Monitoring Pilkada Netral dan Profesional

Friday, 11 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Akmal Malik menegaskan, tim monitoring dan pemantauan selama proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 9 Desember 2020 kemarin merupakan Aparatur Sipil Negara yang sudah bersumpah dan berjanji untuk netral dan profesional dalam menjalankan tugas. Hal itu dikatakan saat konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (11/12/20).

Akmal mengatakan, Kemendagri mendukung dan memfasilitasi penyelenggaraan Pilkada dengan menyiapkan berbagai regulasi, data kependudukan, keuangan dan juga dukungan-dukungan teknis lain di lapangan agar Pilkada dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman. Untuk itu, Kemendagri telah menerjunkan tim monitoring dan melakukan pemantauan ke 32 provinsi atau kurang lebih 309 kabupaten/kota, provinsi se-Indonesia.

Akmal memastikan tim monitoring yang dibentuk tersebut, selain memastikan Pilkada berlangsung dengan baik, juga ASN tersebut sudah disumpah dan berjanji untuk menjalankan tugasnya dengan profesional dan netral. “Jadi kami pastikan petugas kami yang bertugas untuk melakukan monitoring dan pemantauan melaksanakan tugasnya secara netral dan profesional. Dan sekali lagi Dirjen Otda bertanggung jawab untuk memastikan, apabila ada petugas yang tidak netral kami akan melakukan klarifikasi dan investigasi,” tegas Akmal.

Seperti diketahui pada Pilkada 9 Desember lalu Kemendagri telah membentuk 4 tim monitoring dan pemantauan di daerah pemilihan. Tim pertama, tim anggaran yang dikoordinir oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah (Dirjen Bina Keuda) bersama dengan Inspektorat Jenderal (Itjen) yang bertugas memastikan pembiayaan dan realisasi anggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD) masing-masing daerah sudah berjalan dengan baik. Tim kedua dipimpin Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) yang bertugas membantu penyelenggara menyiapkan data kependudukan atau melakukan perekaman bagi warga negara yang belum sempat untuk melakukan perekaman dalam rangka sebagai syarat untuk melaksanakan Pilkada.

See also  KLHK Berkomitmen Menyudahi Penggunaan Merkuri di Indonesia

Kemudian tim ketiga melakukan pemantauan di 23 kabupaten/kota yang memantau pelaksanaan pemilihan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Terakhir pemantauan yang dikoordinir oleh Dirjen Otonomi Daerah sebagai penanggung jawab yang bertugas memastikan semua tahapan Pilkada berjalan dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan.

Berita Terkait

Mendes Yandri Apresiasi Desa Berkinerja Baik, Tekankan Pencegahan Stunting
Dari Air untuk Sawah hingga Energi Mandiri, Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE
Mendes Tantang GMH Majukan Desa, Kolaborasi Wujudkan Asta Cita
Menteri Rosan Jajaki Investasi Hilirisasi Aspal Buton, Tekstil, dan Energi di Shanghai
Kinerja Solid dan Sehat, BNI Catat Laba Operasional Sebesar Rp27,5 Triliun
Ketua DPD RI Sultan Dorong REI Jadi Motor Percepatan Program 3 Juta Rumah
Kementerian PU Targetkan Bendali Hulu Sungai Ampal Tuntas Desember 2026, Reduksi 15% Banjir Balikpapan
“Dua Kekuatan, Satu Tujuan: Indonesia Maju”

Berita Terkait

Friday, 30 October 2026 - 00:08 WIB

Mendes Yandri Apresiasi Desa Berkinerja Baik, Tekankan Pencegahan Stunting

Thursday, 29 October 2026 - 13:00 WIB

Dari Air untuk Sawah hingga Energi Mandiri, Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Thursday, 29 October 2026 - 08:35 WIB

Mendes Tantang GMH Majukan Desa, Kolaborasi Wujudkan Asta Cita

Thursday, 29 October 2026 - 08:30 WIB

Menteri Rosan Jajaki Investasi Hilirisasi Aspal Buton, Tekstil, dan Energi di Shanghai

Wednesday, 28 October 2026 - 09:42 WIB

Kinerja Solid dan Sehat, BNI Catat Laba Operasional Sebesar Rp27,5 Triliun

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues

Friday, 30 Oct 2026 - 00:05 WIB