Transformasi Pelayanan Publik Dapat Diwujudkan Lewat MPP

Wednesday, 16 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai abdi negara dapat mewujudkan transformasi pelayanan publik melalui Mal Pelayanan Publik (MPP). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menekankan bahwa saat ini terutama dalam situasi pandemi, merupakan kesempatan bagi para ASN untuk melakukan percepatan dalam mewujudkan transformasi pelayanan.

“Inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar. Saatnya kita bajak momentum krisis ini untuk melakukan lompatan-lompatan besar,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam peresmian MPP Pati, Rabu (16/12).

ASN tidak boleh terjebak dalam rutinitas (comfort zone), tetapi perlu mengembangkan ide, terobosan, dan kreativitas dalam reformasi pelayanan. Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Kabupaten Pati adalah melakukan trasformasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi MPP.
MPP Kabupaten Pati telah menyatukan 305 jenis layanan dalam 22 gerai yang terdiri dari 13 organisasi perangkat daerah (OPD) dan sembilan instansi vertikal. MPP ini merupakan MPP ke-33 secara nasional dan merupakan MPP ke-6 di Provinsi Jawa Tengah.

Sejalan dengan tujuan pembangunan ekonomi nasional, pembentukan MPP diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif dan meningkatkan kemudahan berusaha di Indonesia yang berguna dalam pertumbuhan ekonomi. “Mudah-mudahan dengan adanya MPP ini mempercepat pelayanan kepada masyarakat, mempercepat perizinan, dan investasi di wilayah Pati. Saya rasa ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto mengatakan MPP merupakan bukti nyata sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah yang berhasil menghilangkan ego sektoral demi kesuksesan program pembangunan. Setiap layanan dari masing-masing instansi telah terintegrasi dalam MPP sehingga dapat meminimalisir ego sektoral yang seringkali menjadi hambatan dalam kemajuan.

See also  Selamatkan Anggota Brimob dari Amukan Massa, Sertu Subakri Dirawat di RS

“Seluruh OPD dan instansi vertikal yang telah tergabung dapat lebih fokus berkolaborasi dan bersinergi karena memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

Kehadiran MPP bagi masyarakat juga menjadi cerminan komitmen Pemerintah Kabupaten Pati untuk melakukan langkah strategis sebagai bentuk perbaikan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Melalui MPP ini pula Pemerintah Kabupaten Pati mengupayakan langkah progresif dalam menjawab kebutuhan publik akan kemudahan pelayanan.

Berita Terkait

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Berita Terbaru