DAELPOS.com – Kelompok Kerja (Pokja) IV TP-PKK Pusat menggagas dan mendorong Keluarga PKK Tanggap dan Tangguh Bencana (Keluarga PKK Gagah Bencana) dalam program prioritas 2021-2024. Keluarga PKK Tanggap & Tangguh Bencana (Keluarga PKK Gagah Bencana) adalah suatu Desa/Kelurahan binaan PKK untuk mewujudkan keluarga dan lingkungan yang sehat melalui program kesehatan, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.
“Keluarga PKK Gagah Bencana dibina untuk menjadikan seseorang, keluarga atau masyarakat agar mampu menolong dirinya sendiri (mandiri) dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan dari aspek fisik manusia maupun lingkungannya,” kata Ketua Pokja IV, Susi R. Puspitadewi Rizal dalam pendalaman materi di Ruang Sidang Utama Gedung A Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (10/3/21).
Ada sembilan capaian Program Keluarga PKK Gagah Bencana, yakni penurunan angka stunting; meningkatnya kesehatan masyarakat; menurunnya angka kematian ibu, bayi dan balita; terwujudnya keluarga yang tanggap dan tanggung terhadap bencana rumah tangga; terwujudnya desa/kelurahan yang tanggap dan tangguh dalam penanganan darurat bencana alam; meningkatnya komitmen masyarakat guna menjaga kelestarian lingkungan; meningkatnya jumlah peserta KB; terwujudnya Keluarga yang tanggung dalam perencanaan keuangan; dan meningkatnya kelahiran bayi cukup bulan dan berat normal.
“Keberhasilan Keluarga PKK Gagah Bencana dapat tercapai apabila adanya pelibatan dan dukungan masyarakat, perencanaan yang matang, sosial dan budaya (kearifan lokal), pembekalan dan supervisi, dukungan SDM, serta data dan pelaporan,” ujarnya.
Untuk mendukung keberhasilan dan capaian program, ke depannya, TP PKK Pusat juga mewacanakan akan memberikan reward kepada desa/kelurahan terbaik dalam bentuk piagam penghargaan atau bentuk lainnya, yang diikuti oleh TP PKK Provinsi dan TP PKK Kabupaten/Kota.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

