Integrasi dan Kolaborasi Kunci Sukses Hadirkan MPP

Tuesday, 23 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Mal Pelayanan Publik (MPP) tidak mungkin terwujud tanpa adanya koordinasi dan komunikasi yang efektif antara seluruh pihak yang terlibat dalam membangun MPP. Pembentukan MPP memerlukan komitmen yang kuat dari para kepala daerah untuk menghadirkan pelayanan yang modern dan cepat.

Setiap unit pelayanan perlu meningkatkan kapasitasnya untuk memberi layanan prima sesuai perkembangan sosial ekonomi, globalisasi, dan aspek lingkungan. “Diharapkan menciptakan lingkungan pemerintahan yang kolaboratif antar-penyedia layanan sehingga terwujud budaya inovatif yang berkelanjutan,” ujar Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan, Kebijakan, dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah II Kementerian PANRB Noviana Andrina saat membuka acara Rapat Koordinasi Pendampingan Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik di Lingkup Wilayah I secara virtual, Selasa (23/03). 

Noviana mengatakan, pemerintah daerah yang hendak membangun MPP juga harus memperhatikan kerja sama antar-penyelenggara layanan, serta menekankan kualitas pelayanan dan profesionalisme SDM. Ia menegaskan bahwa dalam membangun MPP harus melalui sejumlah tahapan antara lain koordinasi pelayanan, pengaturan mekanisme kinerja, penyiapan sarpras dan SDM, penandatanganan MoU, dan peresmian.

Selain itu, ada enam prinsip utama dalam membangun MPP. Diantaranya, keterpaduan serta integrasi data dengan berbagai layanan, berdaya guna, koordinasi dengan setiap instansi yang terlibat, akuntabilitas, aksesibilitas, serta kenyamanan.

Lebih lanjut dikatakan, salah satu tujuan berdirinya MPP adalah mendukung perkembangan ekonomi daerah dan nasional serta meningkatkan kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB). “Penyelenggaraan MPP diharapkan mampu memberikan kontribusi pada tingkat kepuasan masyarakat dan pada akhirnya mampu menciptakan lingkungan kemudahan berusaha yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Administrasi FISIP UI Amy Yayuk Sri Rahayu mengatakan sistem integrasi pelayanan publik dipandang mampu mengurangi permasalahan inefisiensi, lemahnya kinerja layanan publik, akan mempersingkat waktu, mengurangi prosedur, serta dapat memangkas pengeluaran masyarakat.

See also  Tol Trans-Sumatra Hadirkan Peluang Kerja, HKA Rekrut Tenaga Lokal di Padang – Sicincin

Amy menjelaskan, ada 4 komponen pokok dalam strategi pelayanan terintegrasi. Pertama, planning yang meliputi kesiapan, regulasi, standar, SDM, sarpras, keuangan. Kedua, implementing meliputi delivery, tangibility, responsibility, empathy, reliability, dan  complaint handling.
 
Komponen selanjutnya adalah monitoring, meliputi periode melakukan monitoring terhadap penyelenggaraan pelayanan yang telah dilakukan. Serta yang terakhir evaluating adalah pelaksanaan evaluasi terhadap indeks kepuasan masyarakat (IKM), proses bisnis internal, kepuasan pegawai, dan evaluasi diri.

Dengan adanya penyelenggaraan MPP, maka kesadaran untuk mengubah paradigma dalam melayani masyarakat sudah semakin bertumbuh. Pelayanan prima meliputi kepuasan masyarakat, efektivitas dan efisiensi, serta peningkatan EoDB. “Apabila ini semua sudah dijalankan dengan baik, maka pelayanan terintegrasi akan lebih maksimal,” ujarnya.

Berita Terkait

RUU Daerah Kepulauan Jadi Jalan Rekonsiliasi Pusat dan Daerah
Kementerian PU Tangani 1.024 Infrastruktur Pascagempa NTT, Penanganan Layanan Dasar Terus Berjalan
Unjuk Gigi di INACRAFT 2026, Empat UMK Binaan Hutama Karya Grup Tampilkan Kerajinan Etnik Berbasis Inovasi
28 Tahun Bank Mandiri, Berbagi Apresiasi Bersama Pekerja Rentan melalui Livin’ Mandiri Berbagi
Wamen Viva Yoga Dorong Balai Transmigrasi Denpasar Go Global
BNI Gandeng Indomaret, Akses Modal Mitra Usaha Diperkuat
Komite IV DPD RI Dalami Pelaksanaan UU Perpajakan di Papua, Soroti Kesenjangan Penerimaan dan Kesiapan Coretax
Kementerian PU Kerahkan 20 Pompa Untuk Penanganan Kekeringan di Pakisjaya, Karawang

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 08:20 WIB

RUU Daerah Kepulauan Jadi Jalan Rekonsiliasi Pusat dan Daerah

Thursday, 8 October 2026 - 08:17 WIB

Kementerian PU Tangani 1.024 Infrastruktur Pascagempa NTT, Penanganan Layanan Dasar Terus Berjalan

Thursday, 8 October 2026 - 08:07 WIB

Unjuk Gigi di INACRAFT 2026, Empat UMK Binaan Hutama Karya Grup Tampilkan Kerajinan Etnik Berbasis Inovasi

Wednesday, 7 October 2026 - 12:39 WIB

28 Tahun Bank Mandiri, Berbagi Apresiasi Bersama Pekerja Rentan melalui Livin’ Mandiri Berbagi

Wednesday, 7 October 2026 - 08:23 WIB

Wamen Viva Yoga Dorong Balai Transmigrasi Denpasar Go Global

Berita Terbaru