Kementerian PUPR Bangun Dua Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik di Yogyakarta

Thursday, 25 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Permasalahan sanitasi, khususnya air limbah domestik, masih menjadi tantangan di beberapa wilayah Indonesia salah satunya di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Dirjen Cipta Karya tengah menyelesaikan pembangunan dua Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) yaitu SPALD Depok di Kabupaten Sleman dan SPALD Bambanglipuro di Kabupaten Bantul.

“Pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk meningkatkan layanan sanitasi masyarakat dan mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh air limbah domestik yang dibuang secara langsung ke sungai maupun tanah,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Secara teknis, sistem pengelolaannya dilakukan dengan cara mengalirkan air limbah domestik yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga dialirkan langsung kejaringan perpipaan menuju instalasi pengolahan air limbah secara gravitasi.

SPALD Depok yang berada di Kabupaten Sleman mulai dibangun sejak 14 Agustus 2020 hingga 9 Juni 2021 selama 300 hari kalender sesuai kontrak. Adapun kontraktor pelaksana PT. Karaga, KSO Martua dengan anggaran sebesar Rp. 31,9 miliar. Saat ini progresnya mencapai 41,16 % dengan cakupan layanan meliputi 2 wilayah yaitu Kelurahan Caturtunggal dan Condongcatur.

Adapun pekerjaannya meliputi pekerjaan unit grid chamber, unit equalisasi, unit SDB, unit aerasi, unit clarifier, unit revetment, unit kolam indikator, mekanikal elektrikal, ruang kantor, laboratorium gudang, rumah blower & genset, pekerasan jalan operasional IPAL, landscape, pagar, gapura & papan nama, dan jaringan perpipaan.

Selanjutnya SPALD Bambanglipuro yang berada di Kabupaten Bantul mulai dibangun sejak 16 April 2020 hingga 6 Mei 2021 selama 385 hari kalender sesuai kontrak. Adapun kontraktor pelaksana PT. Indo Pratama – KSO dengan anggaran sebesar Rp. 46 miliar. Saat ini progresnya mencapai 84 % dengan cakupan layanan 5 desa yaitu Desa Palbapang, Ringinharjo, Bantul, Trirenggo, dan Sumbermulyo.

See also  7 Pejabat Eselon I Kementerian PU Dilantik untuk Perkuat Kinerja dan Dukung Program Prioritas

Adapun pekerjaannya meliputi pekerjaan unit grid chamber, unit equalisasi, unit SDB, unit aerasi, unit clarifier, unit revetment, unit kolam indikator, mekanikal elektrikal. Kantor, laboratorium, gudang, rumah blower & genset, pekerasan jalan operasional IPAL, landscape, pagar, gapura & papan nama, dan jaringan perpipaan.

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kabupaten Sleman dan Bantul Provinsi DIY tersebut, maka tuntutan lingkungan hidup semakin meningkat, maka sangat diperlukan penanganan air limbah yang memadai.(*)

Berita Terkait

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat
Di Peking University, Mentrans Iftitah Paparkan Industrialisasi di Luar Jawa untuk Buka Lapangan Kerja
Puan Minta Keselamatan Korban Banjir Padang Jadi Prioritas

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Saturday, 17 October 2026 - 18:22 WIB

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Thursday, 15 October 2026 - 12:54 WIB

SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa

Thursday, 15 October 2026 - 09:30 WIB

Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Bank Mandiri Perkuat Fundamental Bisnis dengan Neraca yang Tetap Sehat

Tuesday, 20 Oct 2026 - 16:10 WIB