Pertamina Foundation Luncurkan PFsains, Kompetisi Inovasi Energi Berbasis Technopreneur

Friday, 9 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. Pertamina

dok. Pertamina

DAELPOS.com ― Pertamina Foundation kembali luncurkan program PFseries, kali ini program PFsains 2021 yang merupakan ajang kompetisi implementasi karya hasil penelitian terkait inovasi energi baru dan terbarukan.

Koeshartanto, Ketua Dewan Pembina Pertamina Foundation membuka dengan menyampaikan harapan besarnya terhadap program ini.

“Saya percaya bahwa program-program seperti ini bisa berhasil dan diikuti dengan antusiasme yang tinggi. Apabila trennya semakin besar, kita menuju pada titik yang kita harapkan bersama. Dalam perjalanan menuju revolusi industri 5.0, kami yakin tidak akan bisa dihindarkan dari peran strategis energi dan generasi muda dalam mengawal dan mengembangkannya,” ujar Koeshartanto, Kamis (8/4).

Setelah sukses di tahun 2020, tahun ini kompetisi PFsains kembali digelar dengan mengusung tema “Inovasi Energi Berbasis Technopreneur”.

Pertamina Foundation mengundang masyarakat luas, baik mahasiswa, akademisi, pakar dan praktisi, serta pengabdi masyarakat untuk melakukan implementasi dari penelitian, temuan baru, dan praktik-praktik inovasi teknologi pengembangan EBT.

Cerita sukses dari perjalanan PFsains 2020 datang dari penerapan 3 proyek EBT terbaik dari peserta yang telah diimplementasikan bersama Pertamina Foundation. Proyek tersebut di antaranya: Smartfocs Power pembangkit listrik bagi masyarakat pesisir, Microbial Desalination Cell penghasil air bersih di Nusa Tenggara Timur, dan Smart Generator dengan sistem hybrid. Ketiganya akan menjadi barometer di tahun 2021 dengan temuan-temuan yang lebih implementatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari, mengatakan PFsains 2021 menjadi bentuk komitmen Pertamina dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang energi.

“Program PFsains yang menjadi bagian dari PFseries merupakan ajang kompetisi kreativitas EBT. Diharapkan melalui berlangsungnya program ini dapat menggerakkan partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam pengembangan EBT menuju kemandirian energi nasional,” ungkap Agus

See also  PTPP Bersama PT CNI Laksanakan Groundbreaking Proyek Smelter Kolaka

Dukungan juga disampaikan langsung oleh Arya Dwi Paramitha selaku VP CSR PT Pertamina (Persero).

“PT Pertamina (Persero) mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui program-program CSR. Sejalan dengan hal tersebut, kami berterima kasih kepada Pertamina Foundation karena program PFsains juga berpotensi mendorong dan mewujudkan salah satu program kami, Desa Berdikari. Desa yang memiliki kemampuan untuk mengelola energi alternatif secara mandiri,” terang Arya.

Dengan demikian, PFsains mampu menjadi langkah percepatan tercapainya target penggunaan energi baru terbarukan Indonesia pada tahun 2025.

“Pemerintah sedang menargetkan penggunaan energi baru terbarukan mencapai 23% pada tahun 2025. Untuk itu diperlukan percepatan, karena pada saat ini capaiannya baru sekitar 11,20%. Langkah ini diperlukan sebagai masa transisi energi sehingga kita tidak bergantung pada energi fosil,” kata Ani Wiyanti selaku Ditjen EBTKE Kementerian ESDM.

Pendaftaran program dibuka pada tanggal 15 April 2021 hingga 22 Mei 2021.

Seleksi ketat akan terjadi sejak awal. Setelah pendaftaran secara online, peserta dihadapkan pada penilaian proposal beserta kelengkapannya. Lolos tahap ini, peserta diminta membuat prototipe dari karya temuannya. Karya prototipe beserta video dan paper presentasi menjadi materi wajib untuk seleksi wawancara.

Dalam tahap wawancara, peserta akan berhadapan dengan juri independen berlatar praktisi energi, pakar profesional, akademisi yang kuat dalam konsep serta juri profesional lain dari bidang terkait yang diharapkan nantinya ditemukan karya terbaik yang siap diimplementasikan.

Menjelang babak final, disiapkan paket Webinar Series yang salah satunya temanya mengangkat isu energi dan teknologi masa depan.

Persentase bobot lebih tinggi diberikan pada penilaian tingkat kebaruan penelitian (novelty), kelayakan (feasibility) serta keberlanjutan (sustainability)

Tahun ini total hadiah dan bantuan implementasi yang diberikan sebesar Rp900.000.000. Hadiah ini termasuk apresiasi Rp2.500.000 untuk 20 peserta terbaik dan Rp10.000.000 untuk 10 peserta terbaik. Dari 10 peserta terbaik, akan dipilih 3 peserta untuk mendapat bantuan implementasi proyek.

See also  Ministerial Meeting COP26 Glasgow dan Kesiapan Indonesia

Berlangsungnya program ini akan menggandeng dan bekerja sama dengan Universitas Pertamina dan Research & Technology Center (RTC) Pertamina. Program juga telah mendapat dukungan dari berbagai praktisi, lembaga, serta Kementerian.

Berita Terkait

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis
Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203
Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia Kirim ke Jepang
Jalur Pantai Selatan Jawa Tulungagung Tersambung, Hadirkan Akses pada Koridor Wisata Pesisir
Wujudkan Pendidikan yang Berkeadilan, BULD DPD RI Gelar RDPU dengan Mitra Strategis Pendidikan

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Saturday, 13 June 2026 - 09:52 WIB

Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat

Saturday, 13 June 2026 - 09:49 WIB

Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou

Thursday, 11 June 2026 - 16:21 WIB

Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Thursday, 11 June 2026 - 16:17 WIB

Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB