Tito Minta Penyusunan RKPD Provinsi Kaltara Tahun 2022 Dorong Pemberdayaan SDM dan Transformasi Ekonomi

Tuesday, 13 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2022 ikut mendorong pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan transformasi ekonomi menuju Indonesia Maju. Hal itu agar sejalan dengan 5 visi dan misi Presiden Joko Widodo.

“Saya ingin agar pemikiran Bapak Presiden inilah yang mewarnai perencanaan semua elemen bangsa ini, karena kita komandonya ya dari satu, komando tunggal sebagai pimpinan negara, pimpinan pemerintahan,” kata Mendagri pada saat memberikan sambutan di acara Musrenbang Penyusunan RKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2022, di Ruang Rapat Mendagri, Jakarta Pusat, Selasa (13/04/2021).

Menurutnya, salah satu persoalan besar bangsa Indonesia yaitu adanya pertumbuhan penduduk yang sangat cepat. Bonus demografi menyebabkan pemerintah harus menyelaraskan jumlah angkatan kerja (usia produktif) dengan lapangan pekerjaan yang mampu menampungnya. Sebaliknya, bonus demografi dapat menjadi bencana apabila tidak dikelola dengan baik.

“Namun ini akan menjadi bencana demografi kalau angkatan kerja yang besar itu tidak mampu tertampung, tidak mampu ditampung, mereka tidak bisa mendapatkan pekerjaan dan yang terjadi nanti adalah pengangguran,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo memberikan amanat agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah membuat perencanaan yang matang untuk memperkuat pembangunan SDM. Sebab, apabila SDM unggul, akan lahir tenaga kerja produktif yang mampu bersaing secara global.

Mendagri mengatakan, ada dua pembangunan SDM yang harus difokuskan. Pertama, meningkatkan kualitas bidang pendidikan, baik formal dan informal. Kedua, bidang kesehatan agar angkatan kerja memiliki kondisi tubuh yang sehat sehingga mampu bekerja dengan optimal.

“Sekali lagi pembangunan SDM dengan fokus pada pendidikan dan kesehatan menjadi hal yang utama dan ini dalam sistem pemerintahan kita UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah,” kata Mendagri.

See also  Menaker Ida Akan Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Penyaluran BSU di Sulteng

Lanjutnya, ia juga meyakini apabila SDM dan SDA, keduanya dikelola dengan baik, maka Provinsi Kaltara akan mampu meningkatkan ekonomi di daerahnya. “SDM menjadi nomor satu baru SDA. Kalau SDA-nya luar biasa seperti Kaltara dan SDM-nya unggul terdidik, terlatih dan sehat, saya yakin Kaltara ini akan melompat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Mendagri juga meminta agar pemerintah daerah mengembangkan industri manufaktur sebagai sarana untuk melakukan transformasi ekonomi. Misalnya dengan memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan SDA agar hasilnya lebih maksimal.

“Nah, oleh karena itulah Presiden ingin jangan hanya bergantung pada SDA, tetapi kembangkan juga ekonomi yang berbasis manufaktur, industri, kemudian jasa modern. Jangan hanya berpikir SDA tetapi juga jasa modern, apalagi kalau jasa modern yang dikaitkan dengan SDA. Misalnya pertanian tetapi pertanian modern, jasa modern ini misalnya yang berbasis teknologi atau penggunaan teknologi digital,” terangnya.

Tak lupa, Mendagri mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat muslim yang tengah menjalankan. Ia juga mendoakan agar dilancarkan dalam beribadah. “Saya menyampaikan selamat melaksanakan ibadah puasa bagi saudara-saudara yang beragama Islam. Kita semua berdoa supaya dilancarkan barokah dan mendapatkan pahala sebanyaknya dari Allah SWT,” pungkasnya.

Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Jateng
Kementerian PU Suplai Air Untuk Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng dan Malut
Penanganan Dampak El Nino 2026, Kementerian PU Bantu Pemadaman 141 Titik Api Karhutla
Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai
Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air
Atasi Penyediaan Air Bersih di Pulau Palue, Kementerian PU Siap Jajaki Teknologi BRIN
Tiba di Sikka, Menteri Dody: Pemulihan Konektivitas Menjadi Salah Satu Prioritas Penanganan Pasca Gempa
Kementerian PU Alirkan Air Irigasi Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh

Berita Terkait

Wednesday, 26 August 2026 - 09:43 WIB

Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Jateng

Tuesday, 25 August 2026 - 14:11 WIB

Kementerian PU Suplai Air Untuk Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng dan Malut

Tuesday, 25 August 2026 - 00:06 WIB

Penanganan Dampak El Nino 2026, Kementerian PU Bantu Pemadaman 141 Titik Api Karhutla

Monday, 24 August 2026 - 23:53 WIB

Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai

Monday, 24 August 2026 - 18:45 WIB

Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan

Wednesday, 26 Aug 2026 - 19:19 WIB

Berita Utama

Perkuat Hubungan Diplomasi, Kuwait-Indonesia Akan Kolaborasi Bangun Desa

Wednesday, 26 Aug 2026 - 19:14 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid mengambil sumpah jabatan dan mengukuhkan Anggota KPI Pusat Periode 2026–2029 di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (26/08/2026). Foto: Komdigi

Berita Utama

Meutya Hafid Dorong KPI Adaptif Hadapi Era Streaming

Wednesday, 26 Aug 2026 - 18:58 WIB