25 Tahun Jajaki Dunia Birokrasi, Ini Pesan Mentan Syahrul Untuk Para Bupati

Monday, 21 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menceritakan pengalaman pribadinya selama menjejaki dunia birokrasi lebih dari 25 tahun. Menurut Mentan, salah satu kunci sukses dalam berkarir adalah menjaga sektor pertanian agar tetap tumbuh meski terjadi goncangan ekonomi di berbagai belahan dunia.

“Saya pernah jadi kepaka desa Pak, Bu. Pernah jadi camat, jadi bupati sampai jadi gubernur. Saya juga mendapat penghargaan Bintang Mahaputra Utama dari Presiden (Susilo Bambang Yudhoyono). Dan percayalah semua prestasi saya itu didapat karena saya menjaga sektor pertanian,” ujar Mentan Syahrul kepada para Bupati dalam pengukuhan pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Nusa Dua Convention Center Bali, Sabtu, 19 Juni 2021.

Mentan mengatakan, semua prestasi dalam meniti karir di pemerintahan bisa didapat dengan mudah jika seorang kepala daerah atau seorang pemimpin wilayah mampu menunjukan keseriusanya terhadap pembangunan dan pengembangan sektor pertanian.

“Jadi Bupati itu awal yang sangat bagus. Kalian tinggal jaga saja sektor pertaniannya. Saya mau bilang pertanian itu tidak pernah mengingkari janji kalau kamu sukses ukurannya adalah pertanian,” katanya.

Ditambahkan Mentan, seorang Bupati yang baik harus bisa menembus langit dan melanjutkan karirnya sampai puncak tertinggi. Seorang Bupati juga harus memiliki cita-cita yang pasti dan menjamin kebutuhan rakyat terpenuhi.

“Kamu kemana besok pasti Tuhan membayar keringatmu. Tuhan pasti membayar ketulusan dan Tuhan pasti membayar apa yang kamu lakukan. Kalian harus menembus langit dan melawan setiap tantangan yang dihadapi,” katanya.

Sebelumnya Mentan Syahrul memberikan 3 arahan penting sektor pertanian untuk para Bupati dan pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

Ketiga arahan tersebut meliputi konsolidasi antar pemimpin daerah, merancang konsep tepat guna serta memanfaatkan penggunaan alat mesin pertanian. Di samping itu, tiap daerah juga diharapkan mampu menghitung komoditas apa saja dalam memenuhi kebutuhan pasar ekspor.

See also  Kemendes PDT Dapat Tambahan Anggaran Rp 345 Miliar dari PHLN untuk Program P3PD dan TEKAD

Berita Terkait

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka
Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama
Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Wednesday, 4 November 2026 - 13:38 WIB

Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP

Monday, 2 November 2026 - 17:50 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga

Monday, 2 November 2026 - 13:12 WIB

Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka

Sunday, 1 November 2026 - 00:08 WIB

Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor

Berita Terbaru