Kasus Melonjak, Kota Bekasi Telusuri Kemungkinan Covid-19 Varian Baru

Sunday, 4 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ilustrasi

foto Ilustrasi

DAELPOS.com – Dinas Kesehatan Kota Bekasi belum memastikan Covid-19 yang menginfeksi warga Bekasi merupakan Covid varian baru yang bernama alpha, beta, delta, dan gamma. Saat ini penyebaran virus corona semakin massif di Kota Bekasi.

”Belum dipastikan ini varian Covid apa, tapi kami akan berdiskusi dengan tim dokter spesialis guna mencari tahu kemungkinan masuknya varian baru di Kota Bekasi,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, Jumat (2/7/2021).

Menurut dia, pemerintah daerah terus mengantisipasi penularan yang begitu cepat dua pekan terakhir ini apakah masuk varian delta atau varian lainya.”Kita akan mengundang sesegera mungkin tim kesehatan dan dokter-dokter spesialis untuk mendapatkan informasi yang lehih jelas, kalau memang ini varian baru sangat berbahaya,” ujarnya.

Tanti menjelaskan, saat ini proses analisa dengan menggunakan metode whole genome sequencing (WGS) di laboratorium sebelum pihaknya mencapai kesimpulan mengenai jenis varian Covid-19 di wilayahnya. Untuk itu, tim nya masih melakukan penelusuran dan pengecekan langsung ke pasien yang terpapar.

”Apakah ini varian baru yang memang sekarang sedang cukup lumayan santer, Delta atau jenis yang lain, tapi kami tidak bisa dulu menyimpulkan karena harus terlengkapi semua datanya,” tegasnya. Untuk itu, Tati meminta masyarakat Bekasi untuk tetap mengetatkan protokol Kesehatan dan tetap berdiam dirumah agar terhindar dari penyebaran wabah corona.

See also  Perusahaan Jepang Tawarkan LCCN Untuk Pengelolaan Sampah di Banten

Berita Terkait

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Berita Terbaru

Berita Utama

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset

Thursday, 1 Oct 2026 - 15:08 WIB

Hukum

OJK Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

Thursday, 1 Oct 2026 - 15:02 WIB