5 Bulan Beroperasi, Kereta Medik Darurat Tampung 60 Pasien Covid

Saturday, 10 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kereta medik darurat atau emergency medical train (EMT), telah memasuki masa 5 bulan operasional. Pada awal pengoperasiannya tidak banyak pasien yang diisolasi. Baru setelah 2 minggu terkahir ini terdapat lonjakan hingga 60 orang sehingga PT INKA (Persero) bahkan harus mengoperasikan 2 rangkaian sekaligus.

“Jadi 5 bulan yang lalu Covid memang lagi rendah-rendahnya, sehingga saat itu terkesan EMT nya kosong. Paling isinya cuma 10 maksimum 14 selama beberapa bulan, tapi untuk INKA itu sudah sangat bermanfaat,” kata Direktur Pengembangan PT INKA, Agung Sedaju.

Tetapi 2-3 minggu belakangan jumlah pasien yang dirawat melonjak drastis. “Sekarang EMT sudah harus terdiri dari 2 trainset, isinya sekarang sudah didiami 62-63 orang. Per 5 Juli 2021 tercatat 60 orang. Jadi dengan adanya EMT ini benar benar sangat membantu kondisi Covid ini bagi masyarkat INKA dan sekitarnya sini,” tambah Agung.

Selama 4 bulan pertama operasional EMT sangat terbantu oleh tenaga medis dari Pemkot yakni Dinas Kesehatan Madiun dengan biaya operasional ditanggung oleh PT INKA (Persero). Walaupun begitu, juga terdapat donatur dari luar yang turut berkontribusi untuk EMT ini.

“Anak perusahaan semuanya membantu, perbankan juga, ada rekanan INKA juga, kondisi itu juga memperlonggar INKA. INKA sudah bisa merekrut sendiri tenaga kesehatannya. Karena tenaga kesehatan yang dimiliki di klinik INKA sangat terbatas, sehingga kami membutuhkan tenaga kesehatan (nakes) tambahan, ada sekitar 3 perawat dan sekarang harus tambah lagi 1 dokter untuk mengawasi jarak jauh,” ungkapnya.

Agung berharap para karyawan atau siapa saja yang mungkin masih diberikan kelonggaran secara ekonomi juga dapat bergotong royong untuk operasional EMT ini. Donasi bisa diberikan berupa makanan, alat mandi hingga uang tunai.

See also  Sultan Harap Pilkada Menghasilkan Kepala Daerah Yang Mampu Menerjemahkan Program Pemerintah Pusat

Berita Terkait

BBM Bersubsidi Tidak Naik, Mendes Yandri: Presiden Prabowo Bela Rakyat Kecil
Jelang UCLG ASPAC 2026, Kementerian PU Tata Infrastruktur Kendari, Sistem Pengendalian Banjir Disiapkan
Wamen PU Tinjau Progres Sekolah Rakyat DKI, Hutama Karya Dukung Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Berkualitas
Kementerian PU Kebut Jembatan Krueng Tingkeum, Ditarget Fungsional Juli 2026
Pemerintah Kebut Hunian Layak Warga Pinggir Rel, Seskab Teddy Tinjau Proyek di Pasar Senen
Mendes Yandri Dukung DPP LDII Bentuk Desa Binaan Tematik di Berbagai Wilayah
Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat
DPD RI Sahkan RUU Bahasa Daerah : Momentum Lindungi Identitas Bangsa

Berita Terkait

Tuesday, 28 April 2026 - 19:29 WIB

BBM Bersubsidi Tidak Naik, Mendes Yandri: Presiden Prabowo Bela Rakyat Kecil

Tuesday, 28 April 2026 - 19:21 WIB

Jelang UCLG ASPAC 2026, Kementerian PU Tata Infrastruktur Kendari, Sistem Pengendalian Banjir Disiapkan

Tuesday, 28 April 2026 - 18:19 WIB

Wamen PU Tinjau Progres Sekolah Rakyat DKI, Hutama Karya Dukung Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Berkualitas

Monday, 27 April 2026 - 17:22 WIB

Kementerian PU Kebut Jembatan Krueng Tingkeum, Ditarget Fungsional Juli 2026

Monday, 27 April 2026 - 17:15 WIB

Pemerintah Kebut Hunian Layak Warga Pinggir Rel, Seskab Teddy Tinjau Proyek di Pasar Senen

Berita Terbaru