Perang Semesta Melawan Bencana !

Sunday, 18 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasanuddin Koordinator 98 / Ist

Hasanuddin Koordinator 98 / Ist

DAELPOS.com – Sebelum Indonesia merdeka, kita pernah mengalami Bencana Penjajahan, tidak tanggung-tanggung ratusan tahun lebih, dan jutaan gugur.

Gerilyawan, laskar dan pejuang kita bertempur di Garda terdepan menghadapi penjajahan.

Banyak yang gugur di medan perang.

Tidak sampai disitu, Penjajah masuk ke kampung-kampung dan membakar rumah penduduk, bahkan banyak yang gugur di perkampungan.

Semangat dan jiwa patriotik tumbuh seiring dengan banyaknya garda terdepan yang gugur.

Demikian juga dengan rakyat di garda perkampungan.

Bahu-membahu dengan garda terdepan, mensuplai logistik, melindungi pejuang dan sesekali ikut bertempur sampai titik darah penghabisan.

Meski demikian ada juga yang berpikir bahwa ini sudah takdir, meminta kaum pejuang pekerjasama dengan penjajah, ada yang bahkan berbelok dan balik menyerang garda terdepan dan rakyat.

Meski begitu, Gerilyawan kita dan rakyat terus melawan. Melawan bencana penjajahan.

Dalam kondisi lapar, terancam kematian, kita tetap bersemangat dan terus bertempur menghadapi bencana peperangan.

Dan Indonesia menang, kita merdeka !

Kebersamaan antara Garda terdepan dan rakyat di garda perkampungan, melahirkan perang semesta melawan bencana yang diakibatkan penjajahan.

Ya, perang semesta..

Gotong royang bersama,
Saling melindungi dan menyemangati.

Ini pelajaran yang kita dapat dari bangku sekolah, dan selalu kita peringati setiap tahun pada hari kemerdekaan; 17 Agustus 1945.

Lalu, apa yang bisa kita ambil pelajaran dari menghadapi bencana kesehatan saat ini (Covid 19) dari peristiwa itu dimasa lalu?.

See also  Pemerintah dan DPR Segera Bentuk Panja BPIH 1445H

Berita Terkait

Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen I dan II Perkuat Konektivitas Wilayah Papua Selatan
HKA Optimalkan Ruas Tol dan Rest Area demi Kenyamanan Imlek 2026
Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi
Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota
Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa
Menteri Dody Tinjau IJD Ruas Banjarkemantren–Prasung, Dukung Konektivitas Kawasan Industri Prioritas di Sidoarjo
Soal Board of Peace, LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo
Penerimaan Negara 2025 Pulih di Paruh Kedua

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 13:05 WIB

Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen I dan II Perkuat Konektivitas Wilayah Papua Selatan

Tuesday, 10 February 2026 - 10:26 WIB

HKA Optimalkan Ruas Tol dan Rest Area demi Kenyamanan Imlek 2026

Monday, 9 February 2026 - 14:05 WIB

Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi

Monday, 9 February 2026 - 09:49 WIB

Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota

Sunday, 8 February 2026 - 22:47 WIB

Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa

Berita Terbaru