Sempurnakan Model Pendampingan, Mendes PDTT Ingin Eksistensi Pendamping Desa Makin Diakui

Friday, 14 October 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus menyempurnakan model pendamping desa-desa di seluruh Indonesia. Hal demikian dilakukan agar eksistensi dan kapasitas pendamping desa semakin diakui dalam pembangunan desa.

Pesan ini disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar saat bertemu dengan para tenaga pendamping profesional yang dikenal Pendamping Desa se-Maluku Utara di Ternate, Kamis (13/10/2022) malam.

“Kita ingin membangun eksistensi kemapanan di pendampingan desa dengan menyusun konsep yang dimulai dengan sejarah pendampingan desa,” ujar Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini.

Gus Halim mengatakan, model pendampingan hari ini adalah penyempurnaan dari model yang telah dijalankan tahun-tahun sebelumnya. Langkah evaluasi pendampingan dan peningkatan kapasitas terus dilakukan agar percepatan pembangunan selaras dengan kebutuhan desa.

“Karena 91 persen wilayah Indonesia ada di desa dan 71 kependudukan di Indonesia ada di desa artinya desa amat strategis,” Doktor Honoris Causa dari UNY.

Gus Halim juga menegaskan akan terus berjuang untuk mensejahterakan pendamping desa dan Pendamping Lokal Desa (PLD). Olehnya, kebijakan yang diambil terkait pendamping desa bermuara pada penguatan eksistensi anak kandung Kemendes PDTT itu.

Sebut saja penerapan Daily Report Pendamping (DRP); pemberian sertifikasi gratis untuk PD dan PLD; Penetapan 7 Oktober sebagai Hari Bakti Pendamping Desa hingga usulan status Pendamping Desa menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Yang terbaru, lanjut Gus Halim, Kemendes PDTT saat ini sedang memaksimalkan Dashboard Aplikasi Khusus yang harus dikuasai oleh PLD dan PD. Aplikasi tersebut berbasis data yang menggambarkan kondisi desa yang didampingi, termasuk soal perencanaan pembangunan nantinya.

“Masih setahun sudah saya pikirkan, saling cintanya saya kepada Pendamping Desa,” pungkas Gus Halim.

See also  Sasaran Warga Miskin Diperluas Jadi 60%, Kemensos Sempurnakan DTKS

Turut hadir dalam pertemuan itu, Sekjen Kemendes Taufik Madjid, Dirjen PEID Harlina Sulistyorini, Dirjen PDP Sugito, Dirjen PPDT Eko Sri Haryanto, Plt Dirjen PPKTrans Rajumber Prihatin, pejabat tinggi madya Kemendes PDTT, Koordinator Provinsi Maluku Utara.

Berita Terkait

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan
Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka
Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor

Berita Terkait

Thursday, 5 November 2026 - 19:00 WIB

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Wednesday, 4 November 2026 - 13:38 WIB

Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad / foto ist

Nasional

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 Nov 2026 - 19:00 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Ekonomi Jakarta Catat Pertumbuhan 5,87 Persen

Thursday, 5 Nov 2026 - 18:22 WIB