Di Forum PBB, Menteri LHK Sampaikan Langkah dan Upaya Sinergis Indonesia Kelola Air Tanah

Thursday, 8 December 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Air tanah merupakan sumber daya yang tidak terlihat dan tidak mudah divisualisasikan, namun sangat penting bagi kehidupan manusia. Air tanah meliputi 99 persen air di dunia, namun hanya sekitar 25 persen dimanfaatkan dan digunakan secara global, dengan proporsi 50 persen sebagai sumber kebutuhan air minum.

Seiring berjalan waktu, sumber daya yang penting ini terus berkurang dan mengalami tantangan karena tekanan perubahan iklim dan tantangan yang disebabkan oleh aktivitas manusia lainnya. Oleh karena itu, UN Water Summit on Groundwater berupaya membawa perhatian tentang air tanah pada forum internasional tertinggi dan merupakan preparatory event atau konferensi yang dilaksanakan untuk menyongsong penyelenggaraan UN Water Conference 2023 di New York, Amerika Serikat.

“Indonesia pun menyadari akan pentingnya air tanah, yang dibahas sebagai bagian integral dari komponen lain dan relevansi masyarakat dengan upaya sinergis,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya saat menghadiri UN Water Summit on Groundwater di Paris, Perancis, Rabu (7/12) waktu setempat.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Siti menyampaikan berbagai langkah dan upaya sinergis yang dilakukan Indonesia untuk melindungi kualitas dan kuantitas sumber daya air tanah, serta memastikan pemanfaatannya secara berkelanjutan. Pertama, sinergi air tanah dengan air permukaan untuk pengelolaan sumber daya air, penerapan konsep smart water management system (SWMS), untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan permasalahan air tanah saat ini dan di masa mendatang. Kedua, dalam penyusunan dan kebijakan proyek, dengan instrumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan daya dukung, menekankan untuk mempertimbangkan faktor sumber daya air, dan ketersediaannya untuk rencana pembangunan sebagai indikator. Ketiga, sinergi air tanah dengan lingkungan. Keempat, sinergi air tanah dengan teknologi, Kelima, sinergi dengan relevansi dan kegiatan masyarakat khususnya pada penggunaan air yang efisien, menerapkan praktik kebutuhan air tanaman; dan neraca air untuk tindakan adaptasi iklim.

See also  Mendes: BLT Dana Desa Tersalur ke 44 Ribu Desa

“Dalam hal ini, kembali saya tegaskan bahwa penting untuk melindungi kuantitas dan kualitas sumber daya air tanah, memastikan pemanfaatannya secara berkelanjutan, dan melindungi tempat dan wilayah sumber daya air. Selain itu, peningkatan kapasitas kelembagaan dan sinergi antara kementerian terkait, pemerintah daerah dan masyarakat juga merupakan langkah-langkah yang diperlukan,” ujar Menteri Siti.

UN Water Summit on Groundwater mengangkat topik-topik penting pada setiap sesi yang diselenggarakan, dengan fokus pada aspek penting (akselerator) yang dapat mendukung pengelolaan dan pemanfaatan air tanah berkelanjutan untuk akselerasi pencapaian Sustainable Development Goals. Selain itu, Pertemuan ini juga berfokus pada beberapa isu tematik lainnya, termasuk penguatan dialog pada tingkat regional, penguatan kerja sama pengelolaan akuifer lintas batas, pengelolaan air tanah di Afrika, pentingnya sinergi ilmu pengetahuan dan kebijakan, serta peran pemuda.

Selain menyampaikan praktik-praktik baik pengelolaan air tanah di Indonesia, Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga membawa misi untuk mempromosikan ketuanrumahan Indonesia dalam penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Bali pada tahun 2024 dengan tema “Water for Shared Prosperity”. Keindahan Bali siap menyambut para delegasi World Water Forum ke-10 dengan menyeimbangkan work and leisure. Para delegasi UN Water Summit on Groundwater juga diperkenalkan pada kemegahan kebudayaan dan kesenian Bali melalui gelaran tari tradisional yang diiringi dengan gamelan, serta cocktail reception yang menyajikan makanan-makanan khas Indonesia.

Sebagai informasi DELRI yang dipimpin Menteri LHK Siti Nurbaya terdiri dari Staf Ahli Menteri PUPR Endra S. Atmadja, Staf Khusus Menteri PUPR Firdaus Ali, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK Sigit Reliantoro dan Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Pengendalian DAS KLHK Saparis Soeharjanto.

Berita Terkait

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Thursday, 8 October 2026 - 16:18 WIB

Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Berita Terbaru

Energy

Debat Bahasa Inggris, Ancaman AI Jadi Sorotan Mahasiswa ITPLN

Saturday, 10 Oct 2026 - 16:26 WIB

Nasional

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Saturday, 10 Oct 2026 - 11:07 WIB