Gus Halim: Jejaring Desa ASEAN Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat ASEAN

Thursday, 11 May 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan pembentukan Jejaring Desa ASEAN atau ASEAN Village Network (AVN) bertujuan untuk bersama-sama meningkatkan taraf hidup masyarakat ASEAN secara berkelanjutan.

Maka dari itu, Jejaring Desa nantinya akan difokuskan pada program-program kolaboratif antar negara ASEAN dalam pengembangan desa wisata, desa digital serta pengembangan produk unggulan atau One Village One Product (OVOP).

“Fokus Jejaring Desa ASEAN itu ada tiga, yaitu Pertama Desa Wisata. Dalam hal ini anggota KTT ASEAN saling berkolaborasi dalam mengembangkan desa wisata,” kata pria yang akran disapa Gus Halim ini, Rabu (10/5/2023).

Dengan pengembangan desa wisata yang dilakukan secara berjejaring, antardesa di ASEAN nantinya akan saling terkoneksi secara promosi satu dengan lain.

Yang kedua lanjut Gus Halim adalah Desa Digital. Menurutnya pengembangan desa digital penting untuk mempercepat literasi digital di tingkat desa agar masyarakat tidak mudah terpapar berita-berita hoax.

“Ketiga, One Village One Product. Jadi, setiap desa mempunyai produk-produk unggulan yang bisa bekerja sama dengan lintas negara,” kata Doktor Honoris Causa daro UNY ini.

Dengan demikian, Gus Halim mengatakan, ruang gerak desa yang ada di Indonesia sekarang tidak lagi terbatas pada desa-desa yang ada dalam negeri, juga bisa melakukan kerja sama dengan desa di negara lain.

Inisiatif Indonesia yang diwakili Kemendes PDTT dalam pembentukan Jejaring Desa ASEAN atau AVN dengan tiga program tersebut mendapat sambutan hangat dari negara-negara anggota KTT ke-42 ASEAN.

Mereka menganggap Indonesia telah berhasil membangun negaranya yang dimulai dari pembangunan desa. Salah satunya dengan menetapkan SDGs Desa sebagai arah pembangunan desa.

“Adanya AVN di Indonesia, negara-negara di ASEAN akan berupaya untuk pelokalan SDGs di tingkat desa,” kata Gus Halim.

See also  Kemendagri Terima Audiensi Pemkab Pegunungan Arfak Soal Usulan Pembentukan Kampung

Gus Halim berharap dengan terbentuknya Jejaring Desa ASEAN akan memperkuat Kolaborasi Regional ASEAN di tingkat Desa. Disamping itu, untuk membangun peningkatan kesejahteraan masyarakat serta menjadikan kebijakan pembangunan Desa di Indonesia sebagai tolok ukur dan etalase pembangunan Desa di negara lain.

Untuk diketahui, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN dilaksanakan di Labuan Bajo, Nusa diikuti oleh 8 kepala negara anggota ASEAN, Sekjen ASEAN, dan Perdana Menteri Timor Leste. Posisi Indonesia sendiri terhadap ASEAN bukan sebatas anggota, juga menjadi salah satu negara pelopor atau penggagas berdirinya organisasi ini.

Melalui ASEAN, Indonesia bekerja sama dengan negara anggota lainnya dalam berbagai bidang, termasuk politik, ekonomi, sosial budaya, maupun keamanan. Hasilnya pada dua dekade terakhir, ASEAN telah mengalami penurunan kemiskinan dari 47% di tahun 1990 menjadi 15% di tahun 2015.

Namun, kemiskinan terus berlanjut di kawasan ASEAN. Hal ini dikarenakan ketidakmampuan masyarakat ASEAN untuk membeli dan mengakses kebutuhan dasar, seperti makanan, kesehatan dan pendidikan.

Mempertimbangkan sifat kemiskinan yang multidimensi, ASEAN mempromosikan pendekatan multisektoral dalam memberantas kemiskinan serta mewujudkan visi ASEAN di tahun 2025 dan pembangunan berkelanjutan.

Fakta inilah yang mendorong lahirnya Senior Official Meeting on Rural Development and Poverty Eradication (SOMRDPE).

Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat ASEAN dengan menggunakan forum pembelajaran kolaboratif.

Pada 2021, Direktorat Jendral Pembangunan Desa dan Perdesaan (Ditjen. PDP) ditetapkan sebagai penanggung jawab penyelenggara kegiatan pimpinan nasional ASEAN SOMRDPE oleh Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar.

Pada tahun 2023, Kepdirjen PDP membentuk Tim SOMRDPE untuk Indonesia serta membentuk tim kerja pengelolaan The Association of Southeast Asian Nation (ASEAN) Village Network (AVN).

See also  Wamen BUMN Tinjau Pengaturan Lalu Lintas Libur Nataru

Direktur Ditjen PDP Kemendes PDTT. Sugito dalam pemaparannya di KTT ASEAN ke-42 menyampaikan bahwa jejaring desa ASEAN adalah jaringan desa, kelompok desa dan asosiasi desa yang terbuka, mandiri, dan dari bawa ke atas di seluruh negara anggota ASEAN yang bertujuan untuk bertukar pandangan serta solusi cerdas dalam tantangan perdesaan.

Selama KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo berlangsung telah diadakan pekan pameran budaya, paket wisata, BUMDes Expo, produk unggulan, kuliner, serta keberhasilan pembangunan desa di tingkat ASEAN.

Berita Terkait

Informasi Terkini Trafik Mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Periode 14 Maret 2026
Kementrans Jajaki Kolaborasi dengan Perusahaan Keramik untuk Pemberdayaan Transmigran
Arus Mudik Mulai Terasa, Lalin di GT Cileunyi Naik
Gelar Program Budaya Berbagi, Jasa Marga Bagikan 900 Paket Takjil di Ruas Tol Belmera
Kementerian PU Lepas 300 Peserta Mudik Nyaman Bersama Tahun 2026
Kementerian PU dan Google Hadirkan Posko Mudik di Google Maps
Mendes Dorong Pembangunan Infrastruktur Desa di Papua Pegunungan
Kementerian PU Hadirkan mudik.pu.go.id, Masyarakat Bisa Pantau Jalur Mudik Melalui 1.351 CCTV

Berita Terkait

Sunday, 15 March 2026 - 14:06 WIB

Informasi Terkini Trafik Mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Periode 14 Maret 2026

Saturday, 14 March 2026 - 12:53 WIB

Kementrans Jajaki Kolaborasi dengan Perusahaan Keramik untuk Pemberdayaan Transmigran

Saturday, 14 March 2026 - 12:27 WIB

Arus Mudik Mulai Terasa, Lalin di GT Cileunyi Naik

Saturday, 14 March 2026 - 12:22 WIB

Gelar Program Budaya Berbagi, Jasa Marga Bagikan 900 Paket Takjil di Ruas Tol Belmera

Friday, 13 March 2026 - 17:50 WIB

Kementerian PU Lepas 300 Peserta Mudik Nyaman Bersama Tahun 2026

Berita Terbaru

Ketua Umum PBVSI Komjen Pol (P) Drs. Imam Sudjarwo, M.Si / foto ist

Olahraga

4 Atlet Brasil Masuk Radar Naturalisasi PBVSI

Monday, 16 Mar 2026 - 05:35 WIB

Olahraga

Indonesia Turunkan Dua Tim di AVC Men’s Volleyball 2026

Monday, 16 Mar 2026 - 05:23 WIB