Sarwono Kusumaatmadja, Patriot Bangsa Penyelamat Lingkungan

Sunday, 28 May 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Innalillahi wa Inna Ilaihi rajiun, telah berpulang ke rahmatullah, Ir. Sarwono Kusumaatmadja salah satu putra terbaik bangsa, seorang suri tauladan yang menjadi kebanggan Indonesia. Almarhum meninggal dunia pada jumat sore (26/05/2023), di salah satu rumah sakit di Penang, Malaysia ketika sedang berobat.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya menjenguk almarhum Ir. Sarwono Kusumaatmadja pada hari Kamis (25/05/2023) dan Jumat (26/05/2023) siang. Tidak lama setelah Kembali ke Jakarta, Menteri Siti menerima kabar duka dari keluarga almarhum, bahwa Ir. Sarwono Kusumaatmadja telah meninggal dunia.

Pada Sabtu (27/05/2023), jenazah almarhum Ir. Sarwono Kusumaatmadja dipersiapkan untuk kembali ke Jakarta, Indonesia untuk dimakamkan. Menteri Siti tak pernah lepas dari segala prosesi sejak kedatangan hingga ke tempat peristirahatan terakhir di tempat pemakaman San Diego Hills, Jawa Barat.

Menteri Siti menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (27/05/2023) sore. Prosesi serah terima jenazah dilakukan oleh pihak Kementerian Luar Negeri kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, karena almarhum meninggal di luar negeri. Negara kemudian menyerahkan jenazah almarhum ke keluarga dan Menteri Siti mengantar jenazah dari bandara hingga ke rumah duka di Jl. Balitung III, Jakarta Selatan.

Prosesi pemakaman almarhum Ir. Sarwono Kusumaatmadja, mulai dari rumah duka, segala prosesinya mengikuti protokol kenegaraan. Negara menugaskan kepada Menteri LHK atas nama pemerintah untuk menerima pelepasan jenazah dari keluarga kepada pemerintah dan bertindak sebagai inspektur upacara di rumah duka pada Minggu (27/05/2023) pagi.

Pada Minggu (28/05/2023) Menteri Siti menjemput dan mendampingi jenazah almarhum Ir. Sarwono Kusumaatmadja dari rumah duka ke Gedung Manggala Wanabakti, dengan maksud untuk memberikan kesempatan kepada para rekan, sahabat dan berbagai pihak, untuk memberikan penghormatan terakhir.

See also  Pertama di Indonesia! PLN Bangun Konstruksi Jaringan Kabel Bawah Tanah Kawasan Kampus UGM Yogyakarta

“Hal ini kita maksudkan karena mengingat Almarhum selama ini berkegiatan sehari-hari di KLHK, sehingga kami memberikan kesempatan terakhir kepada internal KLHK dan para pihak utk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum,” ungkap Menteri Siti.

Selepas dari Manggala Wanabakti, Menteri Siti mengantarkan jenazah untuk menyelenggarakan pemakaman dengan bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman, yang seharusnya di laksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, namun atas permintaan keluarga diperkenankan dimakamkan berdampingan dengan istri almarhum di Pemakaman umum San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. Perlakuan negara dalam menghormati almarhum, tetap mengikuti protokol kenegaraan, seperti halnya di TMP Kalibata. Di sini, Menteri Siti juga kembali menjadi inspektur upacara.

Menurut catatan Menteri Siti bahwa bakti almarhum Sarwono Kusumaatmadja bagi bangsa ini yang sangat besar. Kepercayaan yang sangat tinggi diberikan negara Republik Indonesia kepada beliau dengan berbagai jabatan yang diemban sekaligus peran-peran penting dan strategis dalam bidang administrasi publik dan birokrasi, lingkungan hidup dan perubahan iklim serta eksplorasi kelautan dan dalam diplomasi iklim dan lingkungan internasional, juga kiprah almarhum dengan pendekatan yang dilakukannya yaitu dengan keberpihakan kepada masyarakat, penghargaan dan aktualisasi hak azasi manusia serta anti korupsi.

Menteri Siti melanjutkan, sumbangsih almarhum Sarwono Kusumaatmadja dalam pemikiran, gagasan, inisiatif, inovasi serta pola akomodatif atas berbagai aspirasi menstimulir multistakeholders lingkungan, alam dan iklim terutama di KLHK untuk selalu siaga atas tantangan, dan konsep kerja keberlanjutan atau sustainabilitas, ekonomi dan ekologi, dan antisipasi potensi bencana hidrometeorologi

“Almarhum adalah orang tua, sahabat, mentor dan partner dalam diskusi dengan saran-saran yang bijak, pengetahuan yang luas pemikiran yang inovatif, dan mempermudah kami dalam preparasi kebijakan dan dalam melakukan pengambilan keputusan,” terang Menteri Siti.(*)

Berita Terkait

Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok
Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan
Sidang Isbat Digelar 17 Mei, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei
Mendes Yandri Ajak BPD Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Longsor di Tol Bocimi KM 72, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Material Longsor
Kemendes Ajak ADB Indonesia untuk Genjot Pemberdayaan Masyarakat Desa
Bendung Krueng Pase Kembali Berfungsi, Dukung Pemulihan Pertanian di Aceh Utara
Dari Dermaga ke Sekolah: Hutama Karya Ngebut Bangun Sekolah Rakyat Mamuju

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 10:24 WIB

Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok

Friday, 8 May 2026 - 09:51 WIB

Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan

Friday, 8 May 2026 - 01:20 WIB

Sidang Isbat Digelar 17 Mei, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei

Thursday, 7 May 2026 - 18:08 WIB

Mendes Yandri Ajak BPD Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Thursday, 7 May 2026 - 16:03 WIB

Longsor di Tol Bocimi KM 72, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Material Longsor

Berita Terbaru

Megapolitan

Dukcapil Pastikan Data Pulau Sabira Tetap Akurat

Friday, 8 May 2026 - 16:35 WIB