Tinjau Penanganan Longsor di Cisarua, Menteri Dody Pastikan Dukungan Penuh Proses Evakuasi

Sunday, 25 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026). Longsor terjadi pada Jumat (23/1/2026) pukul 03.00 WIB akibat hujan dengan intensitas tinggi tepatnya di Kampung Pasirkuning RT 05/11 dan Kampung Pasirkuda RT 01/10.

Menteri Dody menginstruksikan seluruh balai di Jawa Barat untuk terus siap siaga di lokasi memberikan dukungan penanganan darurat dan evakuasi korban yang masih berlangsung.

“Fokus utama saat ini adalah membantu penanganan darurat dan evakuasi oleh Basarnas dan tim SAR gabungan dengan menyiagakan alat berat serta sarana pendukung yang dibutuhkan lainnya,” kata Menteri Dody.

Selain itu, setelah tahap tanggap darurat dan evakuasi selesai, Menteri Dody meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk segera melakukan kajian teknis menyeluruh terhadap jalur air dari bagian hulu di Gunung Burangrang hingga ke wilayah hilir agar aliran air dapat dikendalikan dan mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang. “Sedangkan untuk relokasi warga terdampak, kami akan diskusikan dulu dengan pemerintah daerah di mana lokasi terbaik untuk relokasinya,” ujarnya.

Untuk mendukung penanganan darurat, Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat telah mengerahkan alat berat antara lain 3 unit excavator PC 75 yang standby di lokasi serta 3 unit excavator PC 75 lainnya dalam proses mobilisasi.
Selain itu, BBWS Citarum menyiagakan 1 unit excavator PC 200 di lokasi serta memobilisasi 1 unit excavator PC 55. Dukungan tambahan juga datang dari BBWS Cimanuk Cisanggarung yang memobilisasi 1 unit excavator PC 55.

“Dari 9 alat berat yang dikerahkan, sebanyak 6 sudah disiagakan di lokasi. Sudah ada yang mulai dioperasikan untuk membantu evakuasi tapi karena tadi ada longsor susulan, sementara ini alatnya diminta untuk standby dulu sambil menunggu arahan lebih lanjut dari Basarnas,” kata Kepala BBWS Citarum Marasi Deon Joubert.

See also  Kemenperin Jamin Keamanan dan Investasi di KI Cikande

Selain dukungan alat berat, Kementerian PU melalui tim Tanggap Darurat Air dan Sanitasi (TARAT) Cipta Karya Jawa Barat juga telah berada di lokasi tenda pengungsian dan melakukan koordinasi terkait kebutuhan sarana dan prasarana dasar. Untuk mendukung kebutuhan pengungsi, Kementerian PU menyiapkan sarana dan prasarana pendukung berupa 2 unit toilet portabel, 2 unit tangki air berkapasitas 4.000 liter, serta 2 unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter yang ditempatkan di sekitar lokasi dan posko terpadu.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 44 rumah warga terdampak material longsoran. Berdasarkan data per Jumat malam, tercatat 112 orang dilaporkan hilang, 23 orang selamat, dan 9 orang meninggal dunia, sementara 80 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menjelaskan material longsoran berasal dari lereng kaki Gunung Burangrang yang runtuh akibat hujan deras berturut dan terbawa aliran air deras menuju kawasan permukiman. Kondisi tanah di lokasi kejadian saat ini masih labil dan berkadar air tinggi, sehingga proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dan bertahap untuk menghindari risiko longsor susulan.

“Untuk proses evakuasi, hari ini kita sudah mulai menggunakan alat berat terpilih di sektor-sektor tertentu. Mudah-mudahan bisa membantu kita mempercepat penemuan korban,” katanya. (*)

Berita Terkait

Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang
HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain
Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar
Peringati Hari Anak Nasional, Hutama Karya dan Yayasan KAKAK Perkuat Perlindungan Anak di Karanganyar
Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar
Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah
Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino

Berita Terkait

Sunday, 26 July 2026 - 01:23 WIB

Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang

Saturday, 25 July 2026 - 17:08 WIB

HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain

Saturday, 25 July 2026 - 09:55 WIB

Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar

Friday, 24 July 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Hutama Karya dan Yayasan KAKAK Perkuat Perlindungan Anak di Karanganyar

Tuesday, 21 July 2026 - 18:40 WIB

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Sunday, 26 Jul 2026 - 01:39 WIB