Optimisme Kerangka Ekonomi Makro dan Kebijakan Fiskal 2024

Wednesday, 7 June 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

 DAELPOS.com – Setiap tahun Pemerintah menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) untuk melaksanakan agenda pembangunan di sepanjang tahun berikutnya.

Sebelum memulai penyusunan Nota Keuangan dan RAPBN, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terlebih dahulu merancang Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF). Dokumen KEM-PPKF memberikan perkiraan antara lain untuk pertumbuhan ekonomi, inflasi, defisit, penerimaan dan pengeluaran negara, serta arah kebijakan fiskal.

Estimasi yang kuat dan kredibel dalam KEM-PPKF menjadi acuan untuk menyusun perencanaan dan pengeluaran negara guna memastikan APBN dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.

Pada 19 Mei 2023 lalu Pemerintah telah menyerahkan dokumen KEM-PPKF Tahun 2024 kepada Dewan Perwakilan Rakyat sebagai bahan Pembicaraan Pendahuluan Penyusunan RAPBN 2024, yang juga merupakan RAPBN terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Arsitektur kebijakan fiskal 2024 diarahkan untuk “Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

See also  Pertamuda Seed & Scale Up, Dukungan Pertamina Untuk Pengembangan Start Up Generasi Muda

Berita Terkait

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun
wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga
Epson Catat Penjualan Kumulatif EcoTank Tembus 100 Juta Unit Secara Global
Ekspor Nonmigas Tumbuh, Defisit Neraca Dagang Juni 2026 Susut
Legalitas Jadi Kunci, Keminveshil/BKPM Dorong UMKM Perempuan Banyumas Naik Kelas
Bank Mandiri-Paramount Perkuat Sinergi, Dorong Ekosistem Properti Berkelanjutan
Bank Jakarta Investasi Talenta Digital, Kejar Transformasi Berkelanjutan
Bank Mandiri Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Generasi Difabel

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 21:12 WIB

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Thursday, 13 August 2026 - 17:59 WIB

wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga

Thursday, 13 August 2026 - 10:42 WIB

Epson Catat Penjualan Kumulatif EcoTank Tembus 100 Juta Unit Secara Global

Wednesday, 12 August 2026 - 15:46 WIB

Ekspor Nonmigas Tumbuh, Defisit Neraca Dagang Juni 2026 Susut

Wednesday, 12 August 2026 - 00:02 WIB

Legalitas Jadi Kunci, Keminveshil/BKPM Dorong UMKM Perempuan Banyumas Naik Kelas

Berita Terbaru