Gus Halim: IDM Bantu Fokuskan Arah Pembangunan Desa

Friday, 11 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar. / foto ist

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar. / foto ist

DAELPOS.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) menyatakan Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan salah satu pendekatan strategis yang digunakan untuk mengukur dan memantau kemajuan pembangunan desa berdasarkan data. Dengan pendekatan ini, pemerintah dan stakeholder terkait dapat mengambil langkah yang lebih terarah dan strategis dalam percepatan pembangunan di desa-desa.

“Indeks Desa Membangun adalah salah satu strategi dalam mewujudkan pembangunan desa berbasis data dan menetapkan status kemajuan dan kemandirian Desa,” ujar Gus Halim, Kamis (10/8/2023).

Gus Halim mengungkapkan berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor 21 tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, IDM menjadi landasasan berbagai kebijakan perencanaan pembangunan desa maupun supradesa. Oleh karena itu keberadaanya sangat krusial.

“Selain itu, IDM juga sangat membantu pemerintah dalam mengambil langkah intervensi pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa,” katanya.

Begitu strategisnya posisi IDM, kata Gus Haim maka proses pemutakhiran data IDM juga harus dilakukan dengan hati-hati. Proses pemuktahiran tersebut harus melibatkan partisipasi masyarakat.

“Dengan demikian data yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan penduduk setempat. Sehingga dapat menjadi acuan pemerintah desa dalam menetapkan prioritas pembangunan,” katanya.

Gus Halim menjelaskan tugas masing-masing pihak dalam pemutakhiran data IDM, dimulai Tugas Pendamping Lokal Desa (PLD) melakukan pendampingan pengisian kuisioner IDM di masing – masing Desa. Data tersebut kemudian diverifikasi di tingkat kecamatan, Kabupaten dan Provinsi serta terakhir kontrol atas penginputan di Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan.

“Dengan verifikasi model berjenjang, maka data IDM benar-benar merupakan cerminan dari fakta di lapangan,” katanya.

Terdapat kenaikan status desa pada Pemutakhiran IDM tahun 2023 yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Desa PDTT Nomor 174 Tahun 2023 Tentang Status Kemajuan Dan Kemandirian Desa Tahun 2023 kinerja desa semakin lebih baik. Merujuk pada Data IDM Tahun 2023, Jumlah Desa Mandiri bertambah menjadi 11.456 Desa dari sebelumnya 6.238 pada tahun 2022. Jumlah Desa Maju pun melesat menjadi 23.035 Desa dibandingkan tahun 2022 hanya 20.249 Desa.

See also  Jasa Marga Luncurkan Gempas Peduli untuk Warga Pasuruan

“Jumlah Desa Berkembang pada tahun 2023 menurun jadi 28.766 dari tahun sebelumnya 33.902. Begitu juga Desa Tertinggal turun jadi 7.154 Desa dan Sangat Tertinggal tersisa 4.850 Desa,” kata Gus Halim.

Berita Terkait

Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Tegaskan Transformasi Human Capital sebagai Penggerak Bisnis
Sempat Gratis, Tol Bayung Lencir-Pijoan Segera Berlaku Tarif
Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun
wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga
Epson Catat Penjualan Kumulatif EcoTank Tembus 100 Juta Unit Secara Global
Ekspor Nonmigas Tumbuh, Defisit Neraca Dagang Juni 2026 Susut
Legalitas Jadi Kunci, Keminveshil/BKPM Dorong UMKM Perempuan Banyumas Naik Kelas
Bank Mandiri-Paramount Perkuat Sinergi, Dorong Ekosistem Properti Berkelanjutan

Berita Terkait

Sunday, 23 August 2026 - 23:12 WIB

Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Tegaskan Transformasi Human Capital sebagai Penggerak Bisnis

Thursday, 20 August 2026 - 19:13 WIB

Sempat Gratis, Tol Bayung Lencir-Pijoan Segera Berlaku Tarif

Saturday, 15 August 2026 - 21:12 WIB

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Thursday, 13 August 2026 - 17:59 WIB

wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga

Thursday, 13 August 2026 - 10:42 WIB

Epson Catat Penjualan Kumulatif EcoTank Tembus 100 Juta Unit Secara Global

Berita Terbaru